Bak Film Final Destination, Mobil Kecelakaan Tertembus Batang Logam

http://www.pokerpantai.org/
Kecelakaan lantas lintas sesungguhnya tak tersedia yang dapat memprediksi. Bisa menimpa siapa saja, kapan saja, dan dimana saja.
Baru-baru kecelakaan fatal dialami sebuah mobil di kota Bangkok, Thailand. Dari foto-foto yang beredar, tiap tiap orang yang melihatnya kemungkinan akan segera terhenyak.
Kejadian kecelakaan lantas lintas ini sama dengan film thriller Final Destination.
Ya, kalau anda pernah memirsa franchise film tersebut, pasti anda sadar kalau kecelakaan dan kematian yang dialami oleh para pembawaan dapat terjadi dengan langkah random dan mengerikan.
Dan perihal itu nyaris saja dirasakan oleh seorang pengemudi mobil yang terjadi pas di depan truk pengangkat batang logam.
diceritakan bahwa terhadap awalannya sebuah truk bermuatan batang logam terjadi dengan jarak yang memadai dekat dengan mobil minibus yang tersedia di depannya.
Tiba-tiba pengemudi minibus itu sedikit mengerem dan membuat sopir truk kager dan turut menginjak pedal rem.
Tanpa dianggap salah satu batang logam yang dibawa truk itu terlempar menusuk bagian belakang minibus. Bahkan hingga menembus ke dashboard.
Beruntung, pengendara minibus tetap selamat usai mobil yang ia kendarai tertembus oleh batang logam.
Peristiwa ini viral usai di posting ke facebook oleh akun MySelangor.
Kurang dari satu jam setelah diposting ke Facebook, foto berikut udah mendapat lebih dari 4,100 share.
Sebuah foto perlihatkan peristiwa mengerikan seperti seperti adegan film Final Destination.
Menurut pengirim foto berikut di Twitter, Cik Senah Ronggeng, kejadian mengerikan itu menimpa kakaknya sendiri.
" Gila, satu balok besi melayang tentang mobil kakakku di HighwayNusajaya. Untung saja tidak kena kepala! Bisa hancur kepalanya kalau kena!" tulis Cik Senah yang warga Malaysia ini.
Ditambahkan Cik Senah melalui komentar di Twitter, besi itu berasal dari truk yang melaju di jalan tol tersebut.
Namun, Cik Senah memberitahu bahwa kakaknya baik-baik saja dan hanya mengalami trauma.
" Nasib baik kakak aku baik-baik saja. Cuma dia menggigil saja. Gila betul. Apalagi dia mengemudi mobil sendirian di dalam suasana hamil waktu kejadian.
" Cuma luka sedikit sebab terkena serpihan kaca. Kasihan dia," kata Cik Senah.
Kejadian berikut mendapat reaksi cepat dari netizen yang umumnya menganjurkan supaya korban membuat laporan ke polisi.
Kurang dari satu jam setelah dikirim ke Twitter, foto berikut udah di-retweet sebanyak 500 kali.
Masih ingat dengan bagian Dewan Perwakilan Daerah (DPD), Evi Apita Maya? Evi pernah diperkarakan ke Mahkamah Konstitusi sebab memanfaatkan foto terlampau cantik waktu kampanye Pemilu 2019.
Evi mengalami kecelakaan kecelakaan di tol Purbaleunyi KM 77, Purwakarta Arah Jakarta. Insiden itu terjadi terhadap Minggu, 17 November 2019.
" Ada tiga kendaraan yang terlibat tabrakan," ujar Kasat Lantas Polres Purwakarta, AKP Ricky Adipratama, Senin 18 November 2019.
Ricky menyatakan peristiwa itu bermula saat Evi yang mengemudikan mobil Honda CRV dengan nomor polisi DR 1063 BH dari Bandung menuju Jakarta hendak mendahului kendaraan di depannya. Tetapi, Evi memanfaatkan bahu jalan untuk menyalip.
Tiba-tiba, kendaraan Evi berbelok ke kanan dan menabrak mobil Datsun berpelat nomor polisi B 1302 NOK.
Mobil Datsun itu lantas oleng ke pembatas jalan yang berada di kanan dan terbalik. Di waktu bersamaan, mobil Suzuki X-Over mampir dan segera menabrak mobil Datsun tersebut.
Beruntung tak tersedia korban jiwa di dalam peristiwa itu. " Kedua pengemudi (Datsun dan X-Over) dan penumpang sebanyak sembilan orang mengalami luka-luka sesudah itu korban dibawa ke RS MH Thamrin Purwakarta," kata Ricky.
Sosok Evi Apita menggegerkan pesta demokrasi lima tahunan Indonesia. Calon bagian legislatif Dewan Perwakilan Daerah (DPD) dari Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) itu digugat sebab menipu publik. http://www.pokerpantai.org/
Bukan kecurangan surat nada atau money politic yang menyebabkannya dilaporkan ke Mahkamah Konstitusi. Peraih nada terbanyak 283.932 itu dituding menipu publik sebab menampilkan foto kampanye dengan muka lebih cantik.
Sang penggugat adalah Farouk Muhammad, pesaing Evi, di dalam perebutan nada di tempat pemilihan tersebut. .
Sosok Evi lahir di Tanjung Enim, Sumatera Selatan. Dia besar dan berkeluarga di Mataram, NTB.
Selain sebagai ibu, Evi juga sosok yang pikirkan pendidikan. Dia merupakan lulusan Fakultas Hukum Universitas Diponegoro. Bahkan, dia juga sempat mengikuti pendidikan hukum yang singkat di Belanda.

No comments:
Post a Comment