Fakta-fakta Tewasnya Wanita di Polewali Mandar Usai Tertimpa Pohon Kelapa - PANTAIPOKER

Breaking

Sunday, November 24, 2019

Fakta-fakta Tewasnya Wanita di Polewali Mandar Usai Tertimpa Pohon Kelapa

Fakta-fakta Tewasnya Wanita di Polewali Mandar Usai Tertimpa Pohon Kelapa

Fakta-fakta Tewasnya Wanita di Polewali Mandar Usai Tertimpa Pohon Kelapa



www.pokerpantai.org
Nasib tragis dialami oleh seorang wanita bernama Amira Amir. Pada Senin 18 November 2019, nyawanya tak tertolong sesudah tubuh dan motor yang dikendarainya tertimpa pohon kelapa setinggi 50 meter.

Peristiwa bermula kala Amira yang tengah mengendarai sepeda motornya melintas di sebuah perkampungan di Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Saat dia melintas, tiba-tiba pohon kelapa tumbang dan menimpanya.

Sejumlah fakta muncul berasal dari peristiwa tersebut, berikut sejumlah fakta tewasnya Amira

1. Tubuh Amira Tertindih Pohon Selama Dua Jam

Setelah pohon itu tumbang dan menimpa Amira, warga kira-kira rupanya tak dapat berbuat banyak. Mereka hanya dapat memandang lantaran pohon kelapa itu ukurannya terlampau besar. Sementara peralatan tidak memadai.

Selang dua jam sesudah alat berat didatangkan. Tubuh Amira akhirnya dapat dievakuasi dan nyawanya tidak dapat diselamatkan.

2. Alami Luka Serius

Dari kontrol awal, Amira diketahui menderita patah di bahu dan leher. Sementara kepalanya remuk akibat tertimpa pohon kelapa setinggi 50 meter.

3. Motor Hancur

Selain itu, motor yang dikendarai Amira juga muncul hancur dihantam kuatnya pohon kelapa yang juga ikut menjepit tubuh korban.


1. Tubuh Amira Tertindih Pohon Selama Dua Jam

Setelah pohon itu tumbang dan menimpa Amira, warga kira-kira rupanya tak dapat berbuat banyak. Mereka hanya dapat memandang lantaran pohon kelapa itu ukurannya terlampau besar. Sementara peralatan tidak memadai.

Selang dua jam sesudah alat berat didatangkan. Tubuh Amira akhirnya dapat dievakuasi dan nyawanya tidak dapat diselamatkan.

2. Alami Luka Serius

Dari kontrol awal, Amira diketahui menderita patah di bahu dan leher. Sementara kepalanya remuk akibat tertimpa pohon kelapa setinggi 50 meter.

3. Motor Hancur

Selain itu, motor yang dikendarai Amira juga muncul hancur dihantam kuatnya pohon kelapa yang juga ikut menjepit tubuh korban.

Mantan pembawa berita televisi India Doordarshan dan instruktur yoga, Kanchan Nath, 58 tahun, mengalami nasib nahas. Dia meninggal dunia dikarenakan tertimpa pohon kelapa di Sant Venkaih Marg.

Menurut laporan The Times of India, peristiwa itu terjadi terhadap Kamis, 20 Juli 2017 usai Kanchan pulang berasal dari area kerjanya di Chembur, Mumbai, India. Saat melintas di jalanan Sant Venkaih Marg, hujan deras tengah terjadi.

Tiba-tiba, pohon kepala itu tumbang dan menimpa tubuh Kanchan. Dia sempat ditolong beberapa warga dan membawanya ke Rumah Sakit Sushrut. Tetapi, akibat luka yang parah, dia meninggal terhadap Sabtu, 22 Juli 2017.

Peristiwa itu tertangkap kamera CCTV. Rekaman itu menjadi ramai di fasilitas sosial India.

Insiden itu sebabkan warga geram. Warga setempat menyalahkan otoritas Kota Mumbai.

Rajat, suami Kanchan, meminta pertanggungjawaban otoritas Kota Mumbai. Sebab, menurut dia, salah seorang pemilik bungalow terhadap Februari 2017 sudah meminta agar pohon kelapa itu ditebang.

" Pemilik bungalow, Avinash Pol sudah protes ke otoritas kota Mumbai agar pohon kelapa itu ditebang. Tapi, pegawai berasal dari otoritas kota Mumbai menyebutkan pohon kelapa itu tak kudu ditebang," kata Rajat.

Sepanjang 10 Juni hingga 21 Juli, otoritas kota Mumbai memang sudah menerima 1.250 keluhan pohon tumbang. Tetapi, rupanya keluhan semacam itu tak diperhatikan oleh pejabat setempat.

Seorang pemetik kelapa biasanya sudah terlampau lihai dalam " menaklukkan" tingginya pohon. Jika sudah naik, pasti mereka dapat turun.

Tapi tidak bersama dengan pemetik kelapa yang satu ini. Ruswanto dapat memanjat pohon kelapa, tapi kudu tinggal di atas.

Entah apa yang terjadi terhadap Ruswanto hingga tiba-tiba ia tak berani turun berasal dari pohon kelapa yang sudah dipanjatnya. Peristiwa menegangkan ini terjadi di Pasinggangan, Banyumas, Jawa Tengah.  www.pokerpantai.org

Ruswanto selama ini memang sudah teratur memanjat pohon untuk menuai kelapa. Tetapi, entah mengapa terhadap Senin, 17 Juli 2017 lalu, tepatnya pukul 16.30 WIB, pria berusia 60 tahun itu tiba-tiba kecemasan untuk turun lagi ke bawah berasal dari pohon kelapa setinggi 10 meter.

Ruswanto pun terpaksa bertahan di pucuk pohon kelapa hingga sementara Maghrib tiba. Hingga akhirnya anak Ruswanto, Rofik, 20 tahun, mengetahui keberadaan sang bapak yang tengah kecemasan di atas pohon kelapa.

Rofik pun meminta bantuan terhadap warga sekitar. " Saksi (Rofik), sesudah itu meminta tolong lagi ke warga kira-kira untuk mengamankan Ruswanto bersama dengan pakai sarung dan tali dadung lantas dikaitkan lagi di pohon kelapa," tulis laporan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banyumas, dikutip Rabu,19 Juli 2017.

Setelah itu, baru sesudah itu warga melaporkan kasus itu ke BPBD setempat. Tepat pukul 20.55 WIB, Ruswanto akhirnya dapat dievakuasi berasal dari atas pohon kelapa.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...