Viral Pencurian Velg dan Ban Mobil yang Sedang Diparkir, Ini Kata Polisi - PANTAIPOKER

Breaking

Tuesday, February 11, 2020

Viral Pencurian Velg dan Ban Mobil yang Sedang Diparkir, Ini Kata Polisi

Viral Pencurian Velg dan Ban Mobil yang Sedang Diparkir, Ini Kata Polisi

Viral Pencurian Velg dan Ban Mobil yang Sedang Diparkir, Ini Kata Polisi



Pantaipoker Dominokiu - Aksi para perampok onderdil kendaraan makin nekat. Tak cuma spion mahal yang jadi incaran, kini beredar video yang memperlihatkan aksi pencurian ban dan pelek mobil di Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, jadi viral.

Dikutip dari Merdeka.com, Rabu 29 Januari 2020, video pertama yang didapatkan merdeka.com diduga pencurian di daerah Pasir Gombong, Cikarang Utara. Empat ban tersebut veleg mobil Honda Brio berwarna putih D 1753 WY raib.

" Pencurian baru di daerah Cikarang, Pasir Gombong. Ban velg mobil hilang. Parah, parah, parah," ujar seorang di balik video tersebut.

Video aksi pencurian lain terjadi pada sebuah mobil minibus tipe Toyota Rush B 2185 KOB. Kali ini roda dan velg ban yang hilang cuma di bagian belakang. Lokasinya diduga di sebuah parkiran di pusat perbelanjaan di Cikarang. Beberapa orang nampak berbincang mengupas pencurian itu.

" Masa sekuriti enggak lihat," kata seorang perempuan pemilik mobil.

Kapolres Metro Bekasi, Kombes Hendra Gunawan, ketika dikonfirmasi, mengatakan, polisi akan melakukan penyelidikan berkenaan beredarnya video dugaan pencurian ban tersebut velg mobil.

Belakangan ini pencurian ban mobil marak terjadi. Terutama di daerah Cikarang, Bekasi, Jawa Barat, tersedia dua video pencurian ban yang viral di jejaring sosial.

Video pertama, terlihat pencurian ban mobil Honda Brio. Keempat ban beserta peleknya raib digasak maling. Yang kedua, minibus Toyota Rush. Ban beserta pelek di bagian kanan belakang digondol si panjang tangan. Lokasinya terjadi di pusat perbelanjaan di Cikarang, Jawa Barat.

Dari sekian pencurian ban, para pencuri mengincar ban dan pelek. Kemudian, mobil “ disangga” bersama dengan batu bata sehingga terlihat tinggi dan tidak mencurigakan.

Bahkan, mobil yang “ berkerudung” juga jadi sasaran empuk para pencuri.

Pemilik kendaraan bermotor, juga sepeda motor, tentu dulu mengganti velg ban. Alasannya beragam. Ada yang sebetulnya udah rusak sehingga harus diganti. Beberapa sebab menginginkan menginginkan kendaraannya tampil gahar.

Selasa 8 Januari 2018, velg tak cuma jadi pemanis tetapi juga bagian mutlak bagi mobil. Velg jadi bagian pertama yang berhadapan bersama dengan medan jalan. Selain dapat mobilisasi mobil dan meredam permukaan jalan, velg juga dapat jadi pelengkap kebanggaan pemilik mobil.

Bagi lebih dari satu orang, velg juga merupakan ajang pembuktian kemapanan dan jati diri. Bagian ini juga diasumsikan sebagai sepatu. Semakin terlihat menarik, velg akan memicu makin banyak orang melirik.

Mengganti velg pun tak dapat dijalankan serampangan. Ada tiga perihal yang harus anda perhatian sebelum menggantinya.

Berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan sebelum mengganti velg.

Menambah ukuran velg dan ban dapat memicu penampilan mobil jadi lebih enak dipandang. Mobil seperti Daihatsu Midget atau bemo juga terlihat lebih mahal kecuali disematkan velg yang lebih besar.

Namun, selalu tersedia peraturan yang harus diperhatikan ketika akan mengganti ban dan velg yang lebih besar dari ukuran standar.

Misalkan velg standar anda berdiameter 15 inci dan anda akan menggantinya bersama dengan ukuran 17 inci. Yang harus diperhatikan adalah area di didalam fender. Dimensi velg dan ban yang jadi tambah akan butuh area ekstra. Tujuannya sehingga ban tidak menggerus bagian didalam ataupun bibir fender ketika bermanuver.

Konsultasikan bersama dengan bengkel ban berapa ukuran maksimal velg dan ban yang dapat muat di mobil. Kalau memaksakan bersama dengan modifikasi di bagian tertentu, pastikan modifikasi tersebut selalu safe untuk mobilmu.

Pitch Circle Diameter (PCD) adalah diameter pola baut di roda. Kalau diperhatikan, jarak antar baut di roda dapat tidak sama di tiap tiap merek.

Contohnya, mobil A memiliki empat baut bersama dengan ukuran PCD 100 mm, sedangkan mobil B 114 mm. Kedua mobil ini tidak dapat sharing velg.

Produsen velg juga sediakan ragam PCD dan kuantitas baut. Banyak yang memodifikasi kuantitas baut roda atau PCD sehingga dapat memasangkan velg idaman. Atau, tersedia yang dapat menyesuaikan kuantitas dan PCD baut di velg itu sendiri.

Cara ini sebetulnya tidak disarankan. Ban dan velg merupakan satu kesatuan dan benda pertama yang merasakan benturan dari permukaan jalan. Perubahan PCD dan kuantitas baut serta modifikasi velg akan mengakibatkan beragam risiko sebab membuat perubahan kekuatan dan geometri sistem penggerak. Ban dapat saja tiba-tiba pecah atau menggelindung menghindari mobil. Tentu ini beresiko dan nyawa dapat jadi taruhan.

Bobot velg tak dapat dianggap enteng. Beratnya mempengaruhi keselamatan dan efisiensi bahan bakar. Setiap pabrikan akan menghitung bobot serta ukuran ban dan velg yang pas, baik dari tehnis maupun ekonomis.

Sisi tehnis disini terkait bersama dengan beragam hal, tetapi kami ambil yang paling simpel saja yakni pengereman. Bayangkan seberapa besar kekuatan rem yang diperlukan untuk menghentikan mobil bersama dengan velg dan ban standar, kemudian kecuali velg berdiameter besar, memiliki bobot yang berat, serta ban yang juga lebih besar dan tentu saja lebih berat, bagaimana efeknya pada rem mobil kamu?

Tentu pengereman akan selalu memicu mobilmu berhenti. Tapi, berapa jarak dan selagi yang diperlukan bersama dengan manfaatkan velg yuang berat?

Kalau berniat mengganti velg standar bersama dengan yang lebih berat, anda harus berkunjung ke bengkel langganan. Kamu harus melakukan kalibrasi kembali pada kekuatan pengereman.

Dari segi ekonomis, ban dan velg yang berat akan memicu mesin bekerja ekstra cuma untuk mobilisasi roda. Kalau mesin dipaksakan, bensin jadi lebih boros.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...