Unik, Jalan Tol TransJawa Bisa `Bernyanyi`

Pantaipoker Ceme - Untuk pertama kalinya, Indonesia mempunyai ruas jalan tol yang dapat 'bernyanyi'. Fasilitas berikut dikenal dengan singing road yang terdapat di Tol Trans Jawa KM 644+200 B arah Surabaya-Solo.
Dikutip berasal dari akun Instagram @official.jasamargatransjawa, Rabu 29 Januari 2020, singing road merupakan marka berwujud rumble strip yang dipasang di badan jalan tol. Tanda ini dapat mengundang suara kalau dilintasi kendaraan yang melaju dengan kecepatan 80 km-100 km per jam.
Singing road berfaedah sebagai sinyal peringatan sehingga pengguna jalan berhati-hati dikala berkendara di jalan tol.
" Ingin merasakan bagaimana sensasinya melalui " Singing Road" di Jalan Tol? Sekarang #KawanJM dapat merasakannya di salah satu Jalan Tol di Indonesia tepatnya di Jalan Tol Ruas Ngawi-Kertosono-Kediri Km 644+200 B (arah Surabaya-Solo). Bagaimana? Ada yang udah dulu mencobanya? Yuk bagikan pengalaman Anda di kolom komentar," tulis @official.jasamargatransjawatol.
Indonesia bukan satu-satunya negara yang menerapkan singing road di jalan tol. Negara-negara lainnya layaknya Korea dan Jepang menggunakan skema ini untuk menghambat kecepatan di jalan tol.
Menurut informasi yang dihimpun Dream, marka berikut kalau dilewati dengan kecepatan tertentu dapat menghasilkan irama lagu “ Selamat Ulang Tahun.” Apakah kamu udah mencobanya.
Pemerintah konsisten menggenjot pembangunan infrastruktur di Kalimantan Timur. Salah satunya, pembangunan jalan tol pertama di Kalimantan: Jalan Tol Balikpapan-Samarinda (Balsam).
“Jalan tol pertama di Pulau Kalimantan akhirnya terwujud juga. Sore ini, berasal dari gerbang tol Samboja di Kabupaten Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, aku meresmikan tiga seksi tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 58,7 kilometer,” tulis Jokowi di akun Instagram @jokowi, Rabu 18 Desember 2019.
Presiden bernama lengkap Joko Widodo itu menjelaskan, panjang keseluruhan tol ini 99,3 kilometer dan terbagi jadi lima seksi. Ada 3 seksi yang udah selesai dan dua lainnya ditargetkan rampung pada April 2020.
Jalan tol ini dapat memangkas jauh pas tempuh perjalanan di pada dua kota utama Kalimantan Timur, Balikpapan dan Samarinda, yang pada mulanya tiga jam melalui jalan biasa, jadi kurang lebih satu jam saja,” kata dia.
Selain itu, lanjut Jokowi, jalan tol itu dapat mendorong pengembangan kawasan-kawasan memproduksi kelapa sawit, batu bara, minyak bumi, dan gas alam, serta komoditas pertanian yang segera membuka dengan jalan distribusi.
“Satu lagi, jalan tol Balikpapan-Samarinda dapat mempercepat akses masuk ke kawasan inti ibu kota negara yang baru,” tulis dia.
Hampir di setiap negara mempunyai akses tol untuk mempermudah pengendara untuk selalu memperoleh akses cepat untuk sampai ke wilayah tujuan.
Ada sebagian perihal formalitas yang mesti dihilangkan dikala tengah melintasi jalan tol yang panjang. Salah satu kebiasaaannya adalah tehnik slipstream atau menggunakan aliran udara.
Senin 23 September 2019, slipstream adalah keadaan pas salah satu mobil ikuti kendaraan lain berasal dari belakang.
Cara ini mengakibatkan mobilmu dapat melaju lebih cepat tanpa membutuhkan tenaga penuh, karena tak berbenturan dengan aliran hawa yang datang berasal dari depan mobilmu.
Biasanya ini dilaksanakan dengan melaju di belakang bis besar atau mobil-mobil lain yang lebih besar daripada mobilmu. Dengan tehnik ini pula, kita dapat menggapai kecepatan tinggi tanpa menggunakan banyak bahan bakar.
Teknik ini merupakan tehnik yang kerap digunakan para pembalap mobil, motor ataupun sepeda di arena balapan yang udah mempunyai banyak pengalaman didalam melakukannya.
Para pembalap ikuti pembalap lain di depannya untuk mengimbangi kecepatannya tanpa mesti mengeluarkan tenaga besar.
Perlu dicatat, aksi ini terlampau membahayakan semua orang. Sebab, pengendara tak dapat memprediksi apa yang dapat berlangsung pada mobil depanmu.
Kalau berlangsung tabrakan, kamu dapat sukar menghindar. Risiko terburuknya, ya, kamu dapat terlibat kecelakaan beruntun dengan mobil di depanmu.
Kalau senang irit, menggunakan tehnik eco-driving. Caranya, menggunakan kecepatan yang digunakan 80 km per jam dengan jarak 80 m.
Atau, kamu dapat menggunakan teori jarak dengan hitungan detik. Kamu memperkirakan kecepatan berikut dapat sampai ke mobil depan sepanjang tiga detik.
Ini tehnik yang lebih tepat diterapkan. Dengan begitu, bahan bakar lebih hemat dan pengendara aman.

No comments:
Post a Comment