Mantan Perangkat Desa di Malang Beli Cabai 1/4 Kg Pakai Uang Palsu - PANTAIPOKER

Breaking

Tuesday, February 18, 2020

Mantan Perangkat Desa di Malang Beli Cabai 1/4 Kg Pakai Uang Palsu

Mantan Perangkat Desa di Malang Beli Cabai 1/4 Kg Pakai Uang Palsu

Mantan Perangkat Desa di Malang Beli Cabai 1/4 Kg Pakai Uang Palsu



Pantaipoker Dominokiu - Aparat Polres Malang, Jawa Timur menangkap mantan perangkat desa di Kabupaten Malang, Jawa Timur bernama Sutinggal. Polisi menangkap Sutinggal berkenaan kasus peredaran duwit palsu.

Kasubag Humas Polres Malang, AKP Ainun Djariah mengatakan, pelaku ditangkap sebab telah membeli seperempat kilogram cabai manfaatkan duwit palsu Rp50 ribu di Pasar Waringin, Kedongwetan, Kecamatan Turen.

" Tersangka membelanjakan lembaran duwit pecahan Rp50 ribu dengan ciri-ciri nomer seri EAR395999 yang dikira palsu. Pelaku membeli seperempat kilogram cabai rawit," ujar Ainun dikutip dari Merdeka.com, Senin 20 Januari 2020.

Setelah menangkap pelaku, polisi turut mengambil lebih dari satu lembar duwit palsu yakni Rp 20 ribu sebanyak 28 lembar, Rp50 rbu 115 lembar dan 100 ribu sebanyak 16 lembar.

Menurutnya, warga satu desa dengan pelaku juga telah menyimpan curiga sebab menduga kerap manfaatkan duwit palsu untuk berbelanja.

Akibat perbuatannya, Sutinggal terancam Pasal 26 ayat 1, 2, 3 Undang-undang Nomor 7 Tahun 2011, Juncto Pasal 245 KUHP, mengenai peredaran dan membelanjakan duwit palsu.

Belakangan ini viral kisah perjuangan seorang bapak untuk anaknya. Kali ini kejadiannya berjalan di negeri tetangga, Vietnam.

Sang bapak yang bekerja sebagai driver ojek online di Vietnam tengah berbahagia sebab beroleh duwit lebih banyak dari kerja kerasnya.

Untuk merayakan kebahagiannya itu, bapak driver itu memutuskan untuk membelikan anaknya sebuah hadiah.

Ia punya niat membelikan sepatu dari hasil kerjanya seharian.

Namun sayang, tersedia saja orang tak bertanggung jawab yang menipunya dengan beri tambahan duwit palsu.

bapak itu diketahui datang ke sebuah toko untuk membeli sepatu. Ketika ditanya penjaga toko, ia mengungkapkan kalau mendambakan membeli sepatu untuk anak perempuannya

Putrinya baru saja lulus ujian kelas 10. Sepatu ini dikehendaki jadi kado hadiah kelulusannya.

Namun malang bagi bapak Ojol itu. Saat hendak membayar di kasir, duwit yang ia berikan ternyata palsu. Dengan terpaksa, pengelola toko tak sanggup produksi pembeliannya.

Usut punya usut, duwit palsu itu sebelumnya ia dapatkan dari penumpangnya.

Ia baru saja bolak-balik mengantar dua penumpang di bawah cuaca Vietnam yang sementara itu bersuhu 40 derajat celcius.

Dari dua perjalanan itu ia mendapat Rp 334 ribu. Nah, satu pecahan sebanyak Rp 300 ribu yang dibikin membayar di toko itu merupakan yang palsu.

Ketika mendengar cerita dan pernyataan driver ojek yang malang ini, lebih dari satu pegawai lantas berdiskusi untuk membantu.

Akhirnya mereka setuju patungan untuk membelikan sepatu yang diinginkan oleh bapak ini.

Akhirnya driver ojek online berikut pulang ke rumahnya yang tersedia di dataran tinggi dengan menentang hadiah untuk putrinya.

" Meskipun hadiahnya tidak luar biasa, namun dengan besar hati kita meminta akan kesehatanmu," ujar seorang karyawan kepada driver ojek online tersebut.

Ada-ada saja sebenarnya kalau kita melihat pembicaraan di atas. Siapa sangka pelanggan ternyata tidak mengerti kalau ayam geprek itu sebenarnya di sediakan dalam suasana 'hancur'.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...