Gajah dan Badak Terancam Punah Inilah Peran Mereka bagi Bumi

http://www.cemepantai.org/ Populasi gajah dan badak sebagai fauna besar di planet ini makin berkurang dampak perburuan binal dan evolusi iklim. Padahal, eksistensi mereka pun satwa beda mempunyai peran penting untuk kehidupan di Bumi.
Studi baru yang dilaksanakan oleh campuran para peneliti di University of Arizona, Santa Fe Institute, Northern Arizona University, UN Environment Programme World Conservation Monitoring Centre, dan University of Oxford mengejar bukti hilangnya fauna besar.
Termasuk pun pepohonan berukuran besar akan mengakibatkan kemerosotan kehidupan di Bumi. Oleh sebab itu, dengan mengayomi spesies-spesies besar ini berarti dapat mengayomi ekosistem yang lebih luas.
Penelitian yang dipublikasikan di Nature Communications ini memakai simulasi berbasis komputer.
Simulasi ini dipakai untuk membandingkan suasana alam di dunia sekitar masa Pleistosen, ketika ini, dan masa depan,yang mana fauna besar bisa jadi sudah punah.
Hasil simulasi mengindikasikan hilangnya fauna besar akan mengakibatkan berkurangnya 44 persen biomassa fauna liar di planet ini.
Di samping itu, pun akan menciptakan penurunan kesuburan tanah sampai 92 persen. Padahal tanah menjadi penopang guna menumbuhkan tumbuhan dan menjaga kehidupan.
"Penelitian ini mengindikasikan ada prinsip ilmiah yang menyatakan mengapa fauna dan pohon besar begitu urgen untuk mendukung kehidupan di Bumi," kata Brian Enquist, peneliti dari University of Arizona
Pembawa Nutrisi
Alasan utamanya ialah hewan besar bermanfaat sebagai pembawa nutrisi. Saat fauna makan di satu tempat dan buang kotoran di lokasi lain.
Hewan besar laksana gajah dan badak ini, bakal membawa nutrisi dan tak jarang pun memindahkannya dari wilayah kaya nutrisi ke bagian beda yang tidak cukup subur.
Demikian pula dengan pohon-pohon besar yang adalahtanaman sangat produktif, serta berisi lebih tidak sedikit nutrisi serta karbon.
Namun, mahluk-mahluk raksasa ini lebih rentan terhadap tekanan insan dan evolusi iklim. Butuh masa-masa lebih lama guna memulihkannya, menciptakan mereka lebih cepat berhadapan dengan kepunahan.
Ketua Environmental Change Institute di University of Oxford, Yadvinder Malhi menambahkan sekitar ratusan juta tahun, Bumi menjadi rumah untuk hewan-hewan besar.
Dalam sejumlah ribu tahun terakhir saja, mahluk-mahluk tersebut hilang dan terus berlanjut sampai hari ini.
"Studi ini hendak menunjukkan mahluk-mahluk besar tersebut penting untuk jalinan kehidupan di planet dan kenapa kita mesti mengerjakan segala upaya untuk mengayomi dan mencairkan populasinya," ujar Malhi.
Tim peneliti bercita-cita studi ini dapat digunakan sebagai sumber dalam program konservasi, khususnya untuk mencairkan populasi fauna besar, laksana gajah dan badak yang dalam bahaya punah. http://www.cemepantai.org/

No comments:
Post a Comment