Petugas Kebersihan yang Wajah Cantiknya Sempat Viral Alami Kecelakaan

Pantaipoker Ceme
Petugas Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) yang sempat viral di sarana sosial, Sellha Purba mengalami kecelakaan pagi tadi. Dia diserempet pengemudi sepeda motor selagi tengah bertugas menyapu jalanan.
" Saat ini Sellha di RSUD Koja untuk perawatan," ujar Kasat Lantas Polres Metro Jakarta Utara, AKBP Agung Pitoyo dikutip dari
Agung mengatakan kecelakaan terjadi di Jalan Raya Kelapa Nias, Kepala Gading, Jakarta Utara. Tepatnya di Traffic Light Nias
Pengendara motor itu diketahui bernama Anang Dwi Prasetyo. Menggunakan Honda Beat, Anang melaju dari utara ke selatan.
Tiba-tiba, Anang menyerempet Sellha yang tengah menyapu di sekitar TL Nias. Baik Anang maupun Sellha langsung dilarikan ke tempat tinggal sakit.
" Sellha mengalami luka di bagian kepala kanan memar, kuping kanan robek, hidung lecet, kepala belakang memar. Sedangkan, pengemudi motor di Puskesmas Kelapa Gading," ucap dia.
Musibah yang dialami Sellha menjadi perhatian para netizen. Selain paras wajahnya yang cantik, warganet prihatin bersama dengan suasana Sellha yang ternyata mengalami luka lumayan parah.
Mengutip account instagram @net2netcomm, Sellha dikabarkan langsung menjalani kontrol gunakan CT Scan. Hasilnya, ada gumpalan darah di kepala sebelah kiri.
Masih dari account yang sama, Sellha dilaporkan akan langsung menjalani operasi. Rambut panjang yang biasa muncul dari tampilan Sellha dilaporkan telah dipotong habis.
" Diperkirakan untuk persiapan bedah. krn pasca kecelakaan..mnurut medis (hasil X-Ray) ada gumpalan darah pada kepala," ujar pengelola account tersebut.
Kesedihan dirasakan ibu asal Desa Mlaten, Kecamatan Mijen, Demak, Jawa Tengah. Ibu selanjutnya masih belum dapat menerima suasana sang putri yang meninggal dunia akibat kecelakaan.
Dalam foto yang diunggah account Facebook Yuni Rusmini, ibu selanjutnya terlihat menunggui makam sang putri. Dia terlihat tidur di atas pusara yang tanahnya belum jadi kering itu.
" Ibu kandung anak perempuan SD yang menjadi korban tabrak lari selagi berboncengan tempo hari hingga kayak gini. Tidur di atas kuburan anaknya," tulis unggahan itu.
Dia menyebut, tabrakan itu terjadi selagi anak ibu selanjutnya hendak berangkat saksikan konser dangdut bersama dengan kawannya.
Ditelusuri dari unggahan pengguna Facebook, Minggu 31 Maret 2019, sebenarnya terjadi kecelakaan di depan Masjid Gajah Jalan Raya Tuban, Demak, Jawa Tengah.
Salah satu unggahan yaitu dibikin account Facebook, Mama'Enovydnadiba. Akun selanjutnya mengunggah suasana dua korban pasca kecelakaan tersebut.
" Bagi pelaku tabrak lari mohon ampunan padaNya dan beriktikad baiklah menemui ibu ini. Lihatlah beliau minta maaflah dan menyerahkan diri untuk bertanggung jawab," tulis Yuni.
Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, bertakziah ke tempat tinggal duka Naufal Rosyid, petugas kebersihan yang wafat karena ditabrak pemotor di kawasan Pasar Rebo, Jakarta Timur.
Pada unggahan foto di account Isntagram, Anies muncul ikut memanggul keranda jenazah Rosyid. Anies muncul pada bagian depan, mengenakan baju dan peci hitam.
Bersama Anies, muncul para petugas kebersihan berseragam oranye. Mereka juga ikut memikul keranda yang berisi jasad Naufal Rosyid. Mereka melewati gang sempit.
Naufal Rosyid meninggal akibat ditabrak pada Selasa Subuh, 26 Maret 2019. Pada Subuh itu, Naufal Rosyid telah bertugas untuk membersihkan jalanan. Namun nahas, di bawah jembatan layang Pasar Rebo itu, dia ditabrak. Sang pelaku melarikan diri.
Tubuh Naufal Rosyi lantas ditemukan oleh rekan-rekan kerjanya. Kondisinya kritis, agar dilarikan ke tempat tinggal sakit.
Naufal perlu menjalani sejumlah operasi karena mengalami pendarahan di otak. Namun sayang, nyawa Naufal tidak dapat diselamatkan. Dia kelanjutannya meninggal dunia.
Melalui unggahan itu pula, Anies mengirim pesan menggetarkan untuk pelaku tabrak lari ini. Berikut pesan lengkap Anies Baswedan:
Hai kau pengemudi motor. Ketahuilah petugas penyapu jalur yang kau tabrak itu hari ini dikuburkan. Kau tabrak dia hari Selasa Subuh, 26 Maret. Lalu kau lari. Kau tega meninggalkan anak manusia terkapar tak berdaya di jalur raya.
Naufal Rosyid ditemukan terkapar di pinggir jalan. Masih bersama dengan sapu dan seragamnya. Di bawah jalur layang Pasar Rebo. Tak sadarkan diri. Pukul 5.30 pagi dia ditemukan oleh teman kerjanya.
Pagi itu sejak masih gelap. Naufal, anak usia muda 24 tahun ini telah berada di jalur raya. Dia dan puluhan ribu petugas sejak pukul 3 pagi telah bangun. Mereka yang paling berpeluh menegaskan jalanan bersih. Demi kenyamaan jutaan orang melintas menuju kerja. Jika ada yg kebetulan tersisa, lebih dari satu pelalulalang akan bersama dengan gampang memaki melalui jempol tangannya di sarana sosial seakan tak berkhayal beratnya mereka bekerja.
Subuh itu, teman-teman kerjanya sesama petugas kebersihan, melarikan korban ke RS Pasar Minggu. Tim dokter bekerja keras, dioperasi karena ada pendarahan di otak. Kondisinya berat.
Ibunya mencintai Naufal, tapi Allah lebih mencintainya. Panggilan pulang ke Rahmatullah yang ia songsong. Ia pulang ke Ibunya. Tapi ibunya di tempat tinggal cuma dapat menyambut anaknya sebagai jenazah. Pantaipoker Ceme
Tadi kita takziyah ke keluarga ini. Rumahnya di tengah kampung, melalui gang sempit. Wajah duka muncul di warga sekampung itu. Ibunya tabah, ayahnya pula. Tampak ada duka tapi ada juga iman. Saat kafan dibuka, wajah almarhum jernih ada senyum. InsyaAllah penanda ia husnul khatimah.
Untuk semua pengguna jalan. Kurangi kecepatan kalau melihat ada petugas bekerja di jalur raya. Seragam mereka berwarna terang. Dan menjadi bersinar kalau terkena lampu di selagi gelap. Ingat, tiap tiap petugas itu memiliki ibu, ayah, anak, istri, suami dan keluarga. Bantu pastikan mereka, yang bekerja untuk kita semua ini, dapat pulang ke tempat tinggal bersama dengan selamat.
Dan kau penunggang kendaaran tak dikenal itu... Ingatlah bahwa kau dapat lari pagi itu, tapi kau tidak dapat lari dari pertanggungjawaban di hadapan Yang Maha Adil.

No comments:
Post a Comment