Perut Hamil Ditusuk Suami, Bayi dan Ibu Selamat Setelah Menyetir Sendiri ke RS

www.pokerpantai.org
Aksi tak terduga dialami seorang ibu di Malaysia. Dia mengalami kekerasan berasal dari sang suami.
Ibu hamil berikut mengalami penusukan berasal dari sang suami pada Jumat, 8 November 2019. Dengan kondisi terluka dia melarikan diri dan menuju tempat tinggal sakit.
Juru Bicara Kepolisian Putrajaya, Rosly Hasan mengatakan, momen berikut terjadi pada pukul 09.50 WIB.
“ Seorang dokter di Rumah Sakit Putrajaya menghubungi kita sehabis merawat wanita berusia 35 tahun itu dikala dia dibawa ke ruang gawat darurat," kata Rosly, diakses Senin, 11 November 2019.
" Kami diberitahu bahwa dia diserang oleh suaminya yang berusia 39 tahun yang bersenjata pisau di tempat tinggal mereka di Presint 9, Fasa 4, di sini," ujar dia menambahkan.
Dia mengatakan korban menderita luka sayatan pada jari, lengan kanan, perut dan punggungnya. Luka itu dia terima dengan kondisi hamil 37 pekan.
“ Wanita itu kemudian dirujuk ke Departemen Obstetri dan Ginekologi untuk perawatan lebih lanjut. Kami mengirim tim ke tempat tinggal dan sukses menangkap tersangka dan mengambil alih senjata yang digunakan di dalam serangan itu," kata dia.
Roslu mengatakan, pria itu bekerja sebagai teknisi audio.
Usai penangkapan itu, Rosly terima kabar perempuan hamil itu di dalam kondisi membaik. Bahkan, si perempuan sukses melahirkan bayi laki-laki.
Istri mana yang tidak bahagia kalau ditemani suami sementara tengah melahirkan buah cinta mereka. Keberadaan suami bakal jadi pemberi semangat bagi istri sementara berada di momen taruhan nyawa itu.
Meski sementara ini tersedia pengelola tempat tinggal sakit yang melarang istri ditemani sementara melahirkan, kehadiran suami di luar ruang bersalin sudah lumayan menyebabkan tenang.
Sayangnya tidak seluruh istri untungkan mampu melahirkan sambil ditemani oleh suami.
Seperti cerita wanita melahirkan tanpa suami yang dikisahkan Athif Majidah di account Facebook-nya ini.
Majidah sudah empat malam dirawat di tempat tinggal sakit. Pada hari kelima, tersedia penghuni baru di sebelah tempat tidurnya.
Wanita itu baru saja dipindah berasal dari ruang bersalin. Rupanya dia melahirkan lewat prosedur operasi.
Dan hari itu adalah hari ketujuh dia berada di tempat tinggal sakit. Katanya dia baru nampak berasal dari ICU karena komplikasi usai melahirkan.
Ketika ditanya mana suaminya, wanita itu terdiam sejenak. Setelah menghela napas dia mengungkap kenyataan yang menyedihkan.
Wanita itu mengatakan suami sudah meninggalkannya sementara kandungannya tetap berumur lima bulan.
Yang lebih menyedihkan, dia memiliki 6 orang anak yang tetap kecil-kecil. Si sulung baru berumur 12 tahun. Sementara bungsunya berusia satu tahun.
Dia singgah ke tempat tinggal sakit atas perlindungan para tetangga. Untuk makan anak-anak, tetangga pula yang sediakan selama ini.
" MasyaAllah, terdiam aku mendengar cerita mengharukan berasal dari wanita ini," tulis Majidah.
Ketika ditanya sumber pendapatannya? Wanita itu mengatakan bekerja menghimpun botol untuk dijual. Dia menyewa tempat tinggal di Kota Tanjung.
Majidah makin terharu dikala mendengar wanita ini tengah berupaya melacak orang yang mampu membayar ongkos persalinannya. www.pokerpantai.org
" Katanya dia bakal menyerahkan semuanya hak asuh bayinya kepada orang tersebut," kata Majidah.
Apalagi Majidah mengetahui ongkos persalinan wanita itu mencapai tujuh ribu ringgit atau Rp23,7 juta.
Majidah mengetahui ongkos berikut karena dia diminta tolong untuk menghubungi tetangga wanita tersebut.
Dia minta tetangganya untuk membawakan dokumen-dokumen yang diperlukan untuk mengurus pembayaran persalinannya.
Di akhir tulisannya, Majidah menghendaki netizen tak menyalahkan wanita hamil yang ditinggal suaminya.
Karena seluruh kehidupan ini sudah diatur Allah agar manusia mampu mendapat hikmah di baliknya.

No comments:
Post a Comment