Kelakuan `Horang Kaya`, Puluhan Motor Dibeli Cuma Buat Jadi Pagar Rumah

Klik di Situs ini
Memiliki kehidupan yang berkecukupan, bahkan berlimpah uang, mengakibatkan siapaun sanggup laksanakan segalanya.
Belakangan, istilah 'orang kaya mah bebas' hadir menggambarkan kondisi ekonomi dan gaya hidupnya kalangan hartawan yang gemar berfoya-foya.
Enggak heran terkadang tersedia saja kelakuan orang-orang kaya untuk menghabiskan uangnya.
Salah satunya layaknya kisah pria asal Thailand ini. Ia memborong puluhan sepeda motor bukan untuk koleksi. Entah mau pamer atau sekadar nyentrik, dia menjadikan kendaraan roda dua itu pagar rumah!
Dilansir dari akun instagram @pheonix777invasion, tidak tanggung-tanggung 25 sepeda motor Yamaha RX King dan RX-Z yang dijadikan pagar.
Padahal tipe varian motor motor Yamaha RX King dan RX-Z tetap banyak diburu kolektor. Harga jualnya pun tetap lumayan.
Pria saudagar kaya dari Chonburi bernama Tan itu setidaknya menghabiskan Rp250 juta demi meminang motor legendaris 2-tak Yamaha RX-Z itu sebagai material pagar rumahnya.
Jangan berpikir negatif dahulu. Motor-motor itu dibeli lewat jalur legal sebab mempunyai surat-surat resmi. Bukan motor bodong.
Tan terhitung tetap mempunyai 3 motor RX-Z dan RX Spesial yang tidak ia jadikan pagar rumah.
Selain motor legendaris, deretan mobil mewah terhitung keluar terhadap bagian garasi yang cukup lebar.
Berapa tagihan makan termahal yang dulu kalian bayar? Hitunglah sementara mentraktir teman-teman sekantormu. Sepuluh juta?
Mungkin bagi sebagian besar dari kita, angka itu cukup besar. Untuk makan saja hingga sepuluh juta rupiah. Untuk sekali makan pula.
Tapi, kalau orang kaya, angka itu biasa saja. Tidak seberapa. Bagi kalangan pebisnis yang tajir melintir, pengeluaran besar untuk sekadar sarapan maupun makan siang, telah biasa.
Simaklah kisah miliarder Kevin O'Leary selanjutnya ini. Dia telah biasa merogoh belasan juta dari kantong untuk sekali makan.
Profesi sebetulnya penasihat tabungan dan investasi. Tapi lihatlah gaya hidupnya, dia tambah menghamburkan uangnya untuk makan. Tangannya enteng saja merogoh belasan juta untuk sekali makan.
Dalam sehari, untuk makan saja, Kevin sanggup menghabiskan Rp14 juta. Kevin menghabiskan lebih kurang US$1.000 didalam sekali jamuan makan.
Tapi, pengeluaran belasan juta untuk makan itu bukan untuk bersenang-senang semata. Melainkan sebagai langkah memelihara bisnisnya agar tetap stabil.
O'Leary kerap mengadakan rapat bersama para klien. Dia tak mau menjamu tamu bersama asal-asalan.
Bahkan sementara sarapan saja Kevin sanggup menghabiskan US$200 atau setara bersama Rp2,8 juta. Belum lagi sementara makan siang dan malam. Klik di Situs ini
" Aku menghabiskan USD 1.000 per hari(setara USD 14,2 juta), atau lebih kurang USD 5.000 (sekitar Rp 71,2 juta) didalam seminggu, cuma untuk makan. Misalnya hari ini sarapan USD 200, lantas makan siang dan makan malam," ujarnya.
O'Leary mengaku tak mau teman bisnisnya membayar makan sendiri. Dia bersama bahagia hati membayar tagihan makan para kliennya.
" Aku tak inginkan berutang kepada siapapun, jadi biarlah saya yang membayar tagihan makannya," pungkas O'Leary.

No comments:
Post a Comment