Bos Basuh Kaki Karyawan yang Capai Target Penjualan - PANTAIPOKER

Breaking

Saturday, November 9, 2019

Bos Basuh Kaki Karyawan yang Capai Target Penjualan

Bos Basuh Kaki Karyawan yang Capai Target Penjualan

Bos Basuh Kaki Karyawan yang Capai Target Penjualan



Login di sini
Beragam langkah ditunaikan oleh atasan untuk mengapresiasi prestasi anak buahnya. Salah satunya ditunaikan oleh para pejabat eksekutif sebuah perusahaan di China, mereka membasuh kaki anak buah yang kinerjanya cocok target.

Dikutip berasal dari Oddity Central, Jumat 8 November 2019, dua pimpinan di sebuah perusahaan kosmetik membasuh kaki para karyawan sebagai ucapan menerima kasih gara-gara sudah meraih tujuan penjualan. Upacara nyeleneh berikut berlangsung November 2019.

Pada prosesi itu, dua wanita pimpinan naik ke panggung untuk menghampir delapan karyawan yang duduk di kursi. Mereka berlutut di depan karyawan untuk menekuni prosesi, terasa berasal dari membebaskan sepatu sampai membasuh kaki karyawan sampai bersih bersama dengan tangannya.

Tak hanya wujud menerima kasih, acara ini juga diklaim mampu menaikkan moral karyawan.

Selain dipuji, acara ini juga dikritik. Tak sedikit orang mengejek acara pimpinan yang membasuh kaki karyawan. Malah, tersedia yang menyebut bosnya pelit.

“ Bosnya pelit. Mencuci kaki karyawan ini berarti mereka tak mampu diminta untuk bonus,” kata seorang warganet di Weibo.

“ Siapa yang meminta pemeran bos untuk membasuh kaki karyawan? Lalu, siapa yang menilai itu menyenangkan?” kata netizen lainnya.

Mencuci kaki karyawan bukanlah barang baru di China. Tiga bulan yang lalu, bos-bos di Shenzen, China, juga laksanakan hal yang serupa selagi pertemuan tahunan.

Sebuah perusahaan pasti miliki aturan sendiri di dalam menambahkan sanksi bagi karyawannya yang tidak patuh. Ada perusahaan yang menambahkan sanksi berupa teguran dan tersedia pula yang segera menjatuhkan sanksi berupa surat peringatan.

Namun, hukuman yang diberikan suatu perusahaan ini sebabkan orang bergidik.

Rabu 16 November 2016, perusahaan penjualan barang konstruksi dan furnitur ini menggelar pertemuan bersama dengan 60 karyawan muda di sebuah plaza di tepi kota Hanzhong, Tiongkok.

Ada seorang Laki-laki yang mempunyai tas berisi ulat, sumpit, cawan, dan beberapa botol baiju—minuman alkohol tradisional Tiongkok.

Perusahaan berikut meminta karyawan yang tidak memenuhi tujuan penjualan untuk makan ulat hidup-hidup dan minum alkohol. Ada 5-6 pegawai yang menerima hukuman ini.

Tapi, tersedia satu orang pegawai yang mundur gara-gara sedang hamil dan hukuman ini mampu membahayakan bayinya.

Seorang karyawan yang tidak disebutkan namanya ini menyatakan mereka makan empat ekor larva ulat setiap kehilangan seorang pelanggan. Hukuman ini merupakan hal yang “ lumrah” ditunaikan di perusahaan.

Awalnya, karyawan yang tidak memenuhi tujuan penjualan, dihukum bersama dengan makan gurita hidup dan semut.

Pimpinan perusahaan bernama Cao, menyatakan setiap pekerja menerima hukuman ini. Hukuman ini pun mampu menaikkan produktivitas jadi lebih tinggi.

Menurut Undang-Undang Ketenangakerjaan Tiongkok, setiap perusahaan yang menambahkan hukuman fisik kepada karyawannya dan hukuman berikut membahayakan kesegaran mereka, bertanggung jawab untuk menambahkan kompensasi atas hukuman kejam yang diberikan perusahaan.

Contoh hukuman kejam lainnya adalah karyawan yang tidak produktif, dihukum bersama dengan makan labu pahit dan dipukul atas performa buruknya. Beberapa ahli hukum menyatakan hukuman fisik berikut selayaknya dilaporkan oleh korban.

Ada-ada saja langkah seorang bos perusahaan menghukum karyawan yang gagal memenuhi tujuan yang sudah ditentukan. Baru-baru ini, di Tiongkok, sekelompok karyawan dihukum bos mereka bersama dengan langkah merangkak mengelilingi sebuah telaga di sedang kota.

Menurut Tencent, wilayah daerah para karyawan berikut menekuni hukumannya adalah di Ruyi Lake di kota Zhengzhou, Provinsi Henan. Untungnya, para karyawan itu merangkak di atas papan kayu yang jadi lantai berasal dari tepian telaga tersebut.

Saksi mata menyatakan hampir semua kemeja dan celana karyawan robek dan beberapa karyawan berdarah akibat hukuman tersebut. Untuk meyakinkan setiap karyawan yang dihukum sudah merampungkan satu putaran di telaga tersebut, perusahaan apalagi mengirim staf spesifik untuk mengawasinya.

Hukuman yang tidak biasa berikut menyebabkan reaksi keras berasal dari netizen. Umumnya mereka mempertanyakan rasa kemanusiaan berasal dari perusahaan yang menghukum karyawannya.

" Di mana serikat buruh? Di mana martabat dan batas-batas?," kata @XuMairen, netizen yang geram bersama dengan tindakan perusahaan yang mempermalukan karyawannya.  Login di sini

Seorang netizen bersama dengan account @Chengchengchengshiwo mengatakan, " Hukuman ini terlampau sebuah penghinaan. Siapa pun yang mengusulkan tipe hukuman seperti ini bodoh. Apakah kami hidup di abad ke-21? Atasan mereka tidak akan sebabkan mereka maju di dalam karier? Mengapa perusahaan tidak mampu menghukum karyawan bersama dengan langkah yang lebih terhormat?"

" Saya juga seorang bekerja di bidang pemasaran. Tapi saya tidak pernah mengalami dan menginginkan hukuman seperti itu. Kami kan juga manusia," timpal netizen bersama dengan account @Aurora0903.

Sayangnya, ini bukan masalah pertama entrepreneur asal Tiongkok menghukum karyawan yang tidak memenuhi target. Awal th. ini, sekelompok karyawan masih bersama dengan pakaian kantor rapi diminta bos mereka untuk berlutut di jalan layang di Xiamen, Provinsi Fujian selama 60 menit sebagai hukuman gara-gara tidak merampungkan pekerjaan mereka.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...