Saling Bantu, Warga Thailand Sumbang Bahan Pokok di Lemari Bantuan Pinggir Jalan

Thailand tengah jadi sorotan dunia karena dinilai udah berhasil mengatasi wabah Covid-19. Kunci kesuksesannya disebut karena ketatnya lockdown sejak awal dan masyarakat yang bekerja serupa dengan baik. Hingga hari ini Kamis (14/5), Thailand cuma melaporkan 3 ribu persoalan positif Covid-19 yang memicu 56 kematian. Pokerlegenda 88
Tentunya dua bulan berada di dalam lockdown berikan efek negatif terhadap masyarakat, terlebih rakyat kelas bawah yang pendapatannya berkurang drastis. Tetapi publik Thailand selalu perlihatkan solidaritasnya terhadap sesama di dalam lewat era menantang ini, seperti muncul terhadap foto yang disebar @karllesteryap di sebuah tweet yang kini viral dan udah disukai ribuan orang.

Gambar di atas perlihatkan warga di ibu kota Bangkok yang saling membantu, dengan menyimpan bahan kebutuhan pokok di di dalam sebuah lemari kecil. Nantinya, warga yang membutuhkan bahan pokok itu mampu mengambilnya secara gratis, dan warga yang lainnya termasuk saling menunjang untuk memberi tambahan stok di di dalam lemari itu.
Gerakan sosial ini termasuk terjadi di seluruh negeri, lemari-lemari kecil berisi bahan kebutuhan pokok menjadi bermunculan di pinggir jalur sejalan orang saling menunjang satu serupa lain, guna mencukupi kebutuhan sehabis wabah Covid-19 udah melumpuhkan perekonomian negara.
Berisi barang-barang perlu seperti mi instan, air kemasan, telur, ikan kaleng, dan obat-obatan dasar Ada secarik kertas yang tertempel di lemari-lemari itu bertuliskan, "Silakan mengambil apa pun yang anda butuhkan, dan tinggalkan apa pun yang mampu anda bagikan." Namun ada termasuk pihak dermawan yang menyumbangkan seperti kopi susu, tisu toilet, hingga durian.
Lebih mengharukan lagi, dilansir oleh Bangkok Post, warga yang mempunyai penghasilan pas-pasan termasuk ikut berdonasi mengisi kebutuhan pokok di lemari untuk orang lain. Seorang nenek berusia 64 th. udah menghabiskan beberapa dana pensiun bulanannya untuk membeli mie instan, beras, susu, dan air mineral yang kemudian ditaruhnya di dalam lemari pemberian yang berada dekat lingkungan daerah tinggalnya.
Di negara tetangga lainnya, Filipina, dikabarkan termasuk laksanakan gerakan sosial serupa yang disebut "pos kebaikan". Tidak diketahui siapa yang memulai gerakan mulia ini, namun diketahui bahwa fenomena serupa termasuk terjadi di negara-negara lain bahkan hingga di Inggris sekalipun.

No comments:
Post a Comment