Arie Untung: Ada Virus Lebih Bahaya dari Corona - PANTAIPOKER

Breaking

Friday, March 20, 2020

Arie Untung: Ada Virus Lebih Bahaya dari Corona

Arie Untung: Ada Virus Lebih Bahaya dari Corona


Arie Untung: Ada Virus Lebih Bahaya dari Corona



http://128.199.71.150/pantaipoker/ - Arie Ungung jalankan imbauan pemerintah untuk jalankan social distance guna menghambat penularan virus corona baru, Covid-19. Arie dan keluarganya jalankan kesibukan di rumah bersama istri dan anak-anaknya.

Dalam foto yang diunggah ke Instagram, Arie memperlihatkan istri dan keempat anaknya tengah bersantai di atas sofa. Arie Untung rupanya mengfungsikan imbauan pemerintah itu untuk berkumpul bersama anak-anaknya.

" Tapi kalo kita fikir2 ini kaya “ hadiah” sih. Bayangin aja kebanyakan kita tuh repot sendiri2 Anak ngapain ortu ngapain sekarang?. Kita kaya di kasih waktu quality time. Cuma hang out dengerin curhatan anak, anak bisa denger nasihat ortu. Kebersamaan tambah menjadi jadi full," tulis Arie Untung dikutip Dream pada Rabu 18 Maret 2020.

Lewat unggahan lain, Arie Untung memperlihatkan sebetulnya ada penyakit lain yang tak kalah beresiko daari virus corona baru yang senantiasa dihadapi oleh masyarakat dunia. 'Virus' itu, kata Arie Untung, adalah kelaparan.

Menurut Arie, knowledge memperlihatkan bahwa 8.000 anak meninggal dunia akibat kelaparan. Arie juga mengunggah penampakan tiga bocah yang mengalami gizi buruk, tubuhnya kurus.

" LEBIH BERBAHAYA DARI CORONA. Ada virus yg kebih beresiko dari Corona Namanya “ kelaparan” kurang lebih 8000 anak meninggal di dunia perharinya. Padahal vaksinnya ada dimana2 namanya “ makanan” Tapi ngga viral kan? Knp? Soalnya virus “ kelaparan” Ngga buat orang kaya meninggal," kata Arie Untung.

" Data: ada 350 an pasien didalam pengawasan Corona.Tapi ada 22juta org indonesia kelaparan kronis dari 25 juta rakyat miskin. Mana yg lebih ditakutin? Cm ngingetin itu aja sih. #muhasabahdirijugaseringlupa" imbuhnya.

Berbagai respons dituliskan oleh warganet. Kebanyakan dari komentar sependapat bersama ayah tiga anak itu.

" pemerintah dan tempat tutup mata kalo kasus orang miskin mah soalnya ga bisa di jadiin ladang bisnis. sungguh ironis negeriku," tulis account @ateprobihanggara.

" Setuju banget...," kata account @cupink_topan.

" Yuuppp... gizi jelek itu spt fenomena gunung es, puncaknya keliatan dikit, tp didlmnya terlalu banyak," tulis account @dewifakhirah.

Arie Untung mengunggah sebuah cerita yang menggambarkan mengenai kesalahpahaman. Dalam unggahannya, suami Fenita itu juga menyinggung soal orang yang diperkarakan karena mengulas topik spesifik untuk kalangannya sendiri.

Mantan presenter yang sudah menentukan berhijrah itu mengawali ceritanya mengenai obrolan sepasang suami istri yang bisa berbahasa Jawa mengulas tetangganya yang kemalingan. Arie menuliskan cerita itu bersama judul Padang.

Dalam cerita yang ditulis Arie tersebut, sepasang suami ini tambah menjadi sasaran massa karena obrolan mereka didengar orang lain.

Berikut cerita yang dituliskan oleh Arie Untung.

" PADANG Suatu hari Di rumah suami istri asal jawa ngobrol mengenai kasus kemalingan.

“ Ono kemalingan buk ning omahe Pak Ucok”
“ Lho jam piro pak?”
“ Jam 7 pagi”
“ Walaaah Padang padaang kok nyolong”

Kebetulan
Ada tetangga yg merekam
Kemudian diperdengarkan di kelurahan
.
Sampailah pada sebuah kesimpulan “ Waah orang jawa itu sudah menuduh orang padang yg mencuri” (Bhs jawa, padang = terang).

Menurut Arie cerita obrolan tersebut menggambarkan mengenai kesalahpaham yang kerap berjalan karena perbedaan budaya. Padang didalam bahasa Jawa bermakna terang. Sementara orang yang tak tahu bahasa Jawa tambah mempersepsikannya bersama suku bangsa di Indonesia.

" Salah faham? Yes. Sengaja? Tergantung niat," tulisnya.

Dalam postingan lanjutannya, Arie sempat menyinggung mengenai orang yang diakui melanggar etika karena kesalahpahaman tersebut. Apalagi jika percakapan itu spesifik dilaksanakan untuk kalangan sendiri.

" Nah zaman ini berbicara dng yg sefaham di “ rumah”nya sendiri Untuk kalangan rumah tersebut, adalah suatu hal yg dicari2 sebagai pelanggaran etika," kata Ari.

Presenter dan mantan penyiar ini menilai jika seseorang yang sengaja menyebarkan atau merekam obrolan private sebetulnya bisa diakui melanggar hukum dan dipidanakan.

" Yg salah yg ngobrol afau yg menyebarkan agenda privasi ini? Padahal didalam kasus hukum menyebar luaskan obrolan private adalah suatu hal yg melanggar hukum (Contoh rekaman tel yg dulu viral dll)," tuturnya.

Meski tak mengatakan secara tahu cerita itu bertujuan ke siapa, unggahan Arie banyak dikaitkan netizen bersama berita mengenai Ustaz Abdul Somad (UAS) yang diakui menyinggung agama lain didalam ceramahnya. UAS didalam pembelaannya mengatakan jika ceramah tersebut disampaikan untuk kalangan internal dan jawaban pada pertanyaan salah seorang jemaah.

Unggahan pria 43 th. ini segera ramai memicu perdebatan di account Instagramnya. Beberapa netizen menunjang postingan Arie dan menegaskan dukungannya untuk membela UAS.

" Aq senantiasa diurutan terdepan membela uas..Allohuakbar," tulis account @irieloneheart.

" Didalam Al-quran sudah disebutkan. Tidak bakal suka mareka2 (yahudi) jika Islam itu belum binasa diatas muka bumi ini. I Love UAS," kata account @iswadi_nanak.

" #save ustadz abdul somad," tulis account @amsah_enuh.

Beberapa netizen lain mencoba berkomentar netral seraya berharap agar mereka bisa menelaah tiap tiap kasus yang muncul dan senantiasa utamakan NKRI.

" Moga masyarakat kita tambah pinter menelaah tiap tiap kasus secara objektif, tdk ringan terprovokasi. SARA adalah bahan baku paling ringan digoreng di Indonesia. Mari bergandengan tangan, jng biarkan musuh memporak-porandakan bangsa kita. BHINNEKA TUNGGAL IKA & SEKALI MERDEKA TETAP MERDEKA!! JAYA INDONESIA," tulis pemilik account @yr_sukadji.

Pemilik account lain, jeffreyzain12, turut berkomentar jika masing-masing agama sebaiknya utamakan diskusi dan juga waspada mengemukakan ceramah meski di hadapan jemaahnya sendiri.

" Sekarang walaupun tertutup, hati2 memberikan nasehat2 atau ceramah2, perlu memilih kosakata yg tepat. G usahlah mengulas Tuhan berdasarkan persepsi agama lain tanpa berdialog segera dgn penganut agama yg tengah dibicarakan, apalagi sampe senggol2 dikit konsep keyakinan mereka, QS Al An 'am; 108," tulisnya.

Presenter Arie Untung mempunyai kegemaran tingkatkan ilmu agama. Dia kerap menggelar pengajian dan aktif ikuti kesibukan keagamaan yang diselenggarakan para artis berhijrah.

Sayangnya, Arie mendapat tudingan miring. Forum pengajian yang dia jalankan acapkali dituduh sebagai sekte atau aliran tertentu.

Dia pun bersuara menanggapi tudingan itu. Tanggapan itu dituangkan Arie di account Instagramnya.

"Setiap ada teman baru yang hadir, ada juga teman seprofesi yang menghubungi mereka satu persatu untuk menceritakan hal negatif yang dituduhkan ke kita," ujar Arie, di Instagram pribadinya @ariekuntung, dibuka pada Minggu 10 Maret 2019.

Dia menyebut banyak kerabat dan saudara dari kawannya melarang ikuti kajian agama yang diikuti Arie.

"Jangan ngaji serupa mereka, mereka itu aliran, sekte dan lain-lain. Dengarnya sih sudi ketawa," kata dia.

Arie mengatakan prasangka negatif itu berkunjung karena menghubungkan pengajiannya bersama isu politik. Selain itu, dia menduga banyaknya larangan itu karena ada dukungan ke salah satu sosok didalam politik`.

"Ya ampun beda pilihan itu biasa kok di kita dan enjoy saja nggak ada yang terlalu fanatik," ucap dia.

Arie mengatakan beda pilihan politik, suku, dan aliran seutuhnya ada di pengajian yang dia ikuti.

"Mau beda pilihan politik, beda suku, beda pengajian sudi NU, salafi, JT, Muhammadiyah ada seluruh kok. Nggak ada standar lain tak hanya bersyahadat `rahmatan lil alamin`," kata dia.

Dia menyebut tayangan pengajian yang dia ikuti kerap diunggah ke Youtube. Dari unggahan itu dia berharap masyarakat menilai apakah betul pengajian yang dia ikuti juga anggota dari sekte.

"Tayangan konten kajian kita “terbuka” tersebar luas di Youtube bisa di pelajari di anggota mananya yang “sekte”? Atau aliran?" ujar dia.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...