Wabah Virus Korona, Masih Ada 1.890 WNI di Tiongkok - PANTAIPOKER

Breaking

Tuesday, February 11, 2020

Wabah Virus Korona, Masih Ada 1.890 WNI di Tiongkok

Wabah Virus Korona, Masih Ada 1.890 WNI di Tiongkok

Wabah Virus Korona, Masih Ada 1.890 WNI di Tiongkok


Kendati virus korona mewabah di Tiongkok, tidak seluruh WNI memilih pulang. Hingga kemarin, masih terdapat 1.890 WNI yang bertahan bermukim di sana.

Hal tersebut diungkapkan Dubes RI guna RRT dan Mongolia Djauhari Oratmangun lewat konferensi video di Kantor Staf Presiden kemarin (10/2). Dia menjelaskan, dari 1.890 WNI itu, beberapa besar berstatus mahasiswa.

Jumlah itu turun menyeluruh jika dikomparasikan dengan data Desember kemudian yang menjangkau sekitar 16.500 orang.

Djauhari menjelaskan, 1.890 WNI tersebut berada di distrik kerja KBRI Beijing (722 orang), KJRI Shanghai (841), dan Guangzhou (327). Mereka memilih tidak pulang sebab merasa daerahnya aman dari virus korona. Kota yang mereka tinggali pun bukan tergolong kota yang diisolasi pemerintah Tiongkok.

Kemarin senja 21 orang kembali ke Indonesia. Namun, penerbangan mereka tidak melewati Tiongkok. Sebab, penerbangan dari Tiongkok ke Indonesia maupun kebalikannya sedang ditutup. ’’Pakai Malaysia Airlines,’’ lanjut Djauhari.

Juru Bicara Kemenlu Teuku Faizasyah menuturkan, 21 orang itu bertolak belakang dengan yang dipulangkan dari Wuhan. Semuanya berasal dari distrik yang tidak merasakan isolasi. ’’Mereka telah menjalani pengecekan kesehatan dan mendapat sertifikasi sehat,’’ terangnya. Karena itu, otoritas Tiongkok memperbolehkan mereka terbang. Faizasyah tak mau mengungkap identitas maupun asal 21 WNI tersebut. Yang pasti, mereka ditetapkan sehat oleh otoritas Tiongkok.

Penjelasan itu dibetulkan Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kemenkes Anung Sugihantono. Berdasarkan keterangan dari dia, terdapat perbedaan perlakuan antara Provinsi Hubei dan daratan Tiongkok lainnya. Di luar Hubei, karantina dilaksanakan bila terdapat kasus. ’’Kalau bukan dari Wuhan atau Hubei, prosesnya (pemeriksaan) tidak melewati karantina,’’ terangnya. Kecuali yang terkaitpunya riwayat kontak dengan penderita korona.

Anung pun mengklarifikasi isu masuknya empat WNI dari Singapura ke Provinsi Kepri yang dinamakan sempat kontak dengan penderita korona. Berdasarkan keterangan dari dia, pemerintah Singapura tidak menyatakan kapan dan bagaimana format kontak yang dilaksanakan para WNI tersebut. Pihaknya telah bertemu dan mengecek para WNI itu. Hasilnya, suhu tubuh mereka normal.

Untuk ketika ini, empat WNI itu dikarantina di lokasi tinggal mereka. Bukan sebab sakit, melainkan sebab diinformasikan pernah bertemu dan kontak dengan suspect korona di Singapura. Karantina dilaksanakan sejak dua hari lalu.

Pada unsur lain, kendati negara-negara tetangga telah mendeteksi virus korona, pemerintah Indonesia masih mengaku bahwa distrik Nusantara bebas dari virus mematikan itu. Pernyataan itu membuat sejumlah media dan figur kesehatan dari luar negeri meragukan keterampilan Indonesia mendeteksi virus korona. Namun, Kemenkes pulang menegaskan bahwa Indonesia mempunyai alat (kit) guna mendeteksi virus korona.

Dalam penyampaian di KSP kemarin, Kepala Badan Litbang Kemenkes Siswanto menjelaskan, semenjak 2009 institusinya ditunjuk sebagai laboratorium nasional. Salah satunya guna penyakit new emerging alias yang baru muncul. ’’Kami telah sangat kawakan karena telah menangani flu burung, MERS bila ada jamaah haji, dan sebagainya,’’ terangnya.

Pemeriksaan terhadap virus yang baru memakai pendekatan biomolekuler. Menggunakan PCR atau polymerase chain reaction. ’’Kami mempunyai empat mesin NGS (next generation sequencing) sampai-sampai nanti dapat dilacak apakah betul ini ialah nCoV (novel coronavirus) atau bukan,’’ lanjutnya.

Secara keseluruhan, di Indonesia terdeteksi 62 subkasus yang diperkirakan sebagai korona. Tersebar di 16 provinsi, beberapa besar di DKI Jakarta (14) dan Bali (11). Sebanyak 59 di antaranya telah selesai dicek dan ditetapkan negatif. Tiga sisanya masih dalam proses pemeriksaan. ’’Cara memeriksanya tidak laksana di lab kesehatan umum yang dua jam selesai, nggak begitu,’’ tambahnya. Dibutuhkan masa-masa paling tidak satu hari untuk mengecek dan meyakinkan apakah tersebut virus korona atau bukan. Yang jelas, laboratorium Litbang Kemenkes dapat mendeteksi korona. Selain sebab sudah berpengalaman, kemudahan itu sudah memakai standar WHO dan sudah diakreditasi badan kesehatan dunia tersebut.

Sementara itu, Sekretaris Direktorat Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) Kemenkes Achmad Yurianto menegaskan bahwa seluruh spesimen yang sudah dicek selalu diadukan ke WHO. ”Nanti dilaksanakan verifikasi oleh WHO. Ini untuk menyaksikan akreditasi validitas pengecekan oleh laboratorium kita,” tuturnya.

Dia mengakui, tidak seluruh laboratorium mumpuni untuk mengecek virus korona. Sebab, laboratorium tersebut minimal mesti mempunyai sertifikasi biosafety 2 dan 3 serta terstandardisasi dan tersertifikasi oleh WHO. Di Indonesia, melulu ada tiga institusi yang mempunyai kapasitas untuk mengecek virus. Yakni, Pusat Penyakit Kritis Universitas Airlangga, Eijkman, dan Laboratorium Balitbangkes Kemenkes.

”Kita telah berkoordinasi dengan institusi yang punya kapasitas mengecek virus ini,” ujarnya.

Dia menjelaskan, pengecekan virus korona tidak seperti pengecekan untuk memahami darah. Karena spesimen yang diperiksa ialah lendir drainase napas, mesti dilaksanakan swab dengan kapas dari hidung atau tenggorokan pasien suspect. Setelah itu, diperiksa dengan mengerjakan sequencing DNA atau polymerase chain reaction (PCR).

Pemeriksaan sequencing memang memerlukan waktu lebih lama. Pasalnya, spesimen dicek melalui dua tahap. Pertama, di-sequencing dengan pan-coronavirus, yaitu reagent guna korona jenis apa pun. Seperti saringan besar. Seandainya positif dipercayai korona, selanjutnya di-sequencing memakai reagent nCoV yang spesimennya didapat dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Atlanta.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...