Perampok Ketakutan dan Kabur, Korbannya Mengaku Terinfeksi Virus Corona - PANTAIPOKER

Breaking

Sunday, February 9, 2020

Perampok Ketakutan dan Kabur, Korbannya Mengaku Terinfeksi Virus Corona

Perampok Ketakutan dan Kabur, Korbannya Mengaku Terinfeksi Virus Corona

Perampok Ketakutan dan Kabur, Korbannya Mengaku Terinfeksi Virus Corona



Pantaipoker Dominokiu - Virus Corona 2019-NCoV yang bersumber di Wuhan, China menjadi momok masyarakat dunia. Setiap orang mengusahakan melidungi diri bersama mengenakan masker sampai galon air untuk menghambat paparan virus tersebut.

Ketakutan yang sama juga dirasakan seorang perampok di Kota Pingba, Chongqing, China. Dia langsung kabur ketakukan ketika korbannya mengaku sedang terinfeksi virus corona.

Cerita itu bermula ketika pelaku yang berusia 25 tahun itu kabur dari rumahnya di Kota Pingba. Dia kabur gara-gara bertengkar bersama keluarga.

Kehabisan duit untuk bekal hidup, pelaku memastikan untuk merampok. Sasarannya adalah sebuah tempat tinggal punya seorang wanita di Kota Pingba. Usai sukses masuk, tiap-tiap sudut tempat tinggal diperiksanya untuk melacak barang berharga.

Kamar tidur pemilik tempat tinggal tak luput menjadi sasarannya. Kala itu wanita penghuni tempat tinggal terlihat sedang tertidur.

Nahas wanita tadi merasakan ada seseorang yang masuk ke ruangannya. Dia terbangun dan langsung berteriak melihat seorang perampok berada di kamarnya.

Tanpa pikir panjang, pelaku langsung membekap mulut dan mencekik leher wanita itu. Dengan terbatah, si wanita mengatakan kalau dia sedang mengalami gejala sama virus corona.

Tak lupa dia juga mengatakan baru mengunjungi Wuhan, kota yang menjadi pusat penyebaran virus corona.

" Saya baru saja ulang dari Wuhan dan aku udah mempunyai gejala infeksi. Jadi aku tinggal di tempat tinggal dan mengasingkan diri," kata dia.

Wanita itu lantas sebagian kali batuk. Rupanya aksi pemilik tempat tinggal itu membuat si perampok percaya. Dia ngacir kuatir terinfeksi virus corona.

Namun, asumsi jahatnya tetap saja ada, dia kabur bersama membawa duit 80 yuan atau Rp157 ribu dan handphone korban.

Usai kejadian wanita itu melaporkan peristiwa yang dialaminya ke polisi. Mulanya, polisi mengalami kesusahan melacak gara-gara pelaku pakai topeng ketika beraksi.

Namun, polisi menyelidiki aksen bahasa dan bentuk tubuhnya. Pelaku pada akhirnya ditemukan. Pelaku pun menyerah tanpa perlawanan.

Jumlah penderita virus corona di China daratan tetap mengalami kenaikan. Dilaporkan Gis And Data, per Selasa, 4 Februari 2020 kuantitas penderita virus corona yang bermutasi menjadi 2019-NCoV di China Daratan meraih 20.604 orang.

Jumlah berikut mengalami kenaikan dibanding Senin, 3 Februari 2020 sebanyak 17.485 orang yang positif terjangkit virus corona. Artinya, ada 3.119 orang penderita baru dalam kala sehari.

Situs Gis And Data juga melaporkan kuantitas pasien meninggal dunia akibat virus corona ini sebanyak 427 orang. Korban meninggal paling banyak di Wuhan yakni 414 orang, lantas di Kota Chongqing dua orang, Beijing satu orang, Shanghai satu orang, Heilongjiang dua orang, Hainan satu orang, dan Hebei satu orang.

Sementara itu, negara paling banyak yang warganya menderita vieus corona diluar China Daratan yakni Jepang. Total, ada 20 orang di Jepang menderita virus corona. Kemudian Thailang 19 orang, Singapura 18 orang, Hongkong 15 orang, Korea Selatan 15 orang, Australia 12 orang.

Negara berikutnya ada Jerman 12 orang, Amerika Serikat 11 orang, Taiwan 10 orang, Vietnam 8 orang, Prancis 6 orang, Uni Emirate Arab 5 orang, Canada 4 orang, India 3 orang, Italia 2 orang, Russia 2 orang, Filipina 2 orang, Inggris 2 orang, Nepal 1 orang, Kamboja 1 orang, Spanyol 1 orang, Finlandia 1 orang, Swedia 1 orang dan Sri Lanka 1 orang.

dari puluhan ribu persoalan itu, udah ada 649 orang yang dilaporkan sembuh dari virus mematikan itu. Kebanyakan orang yang sembuh itu berasal dari China Daratan.

Meski demikian, ada negara lain yang juga warganya menderita virus corona dilaporkan sembuh seperti, Thailand 5 orang, Australia 2 orang, Vietman 1 orang.

Keajaiban terjadi di China yang menjadi pusat wabah virus corona. Seorang ibu penderita virus yang bermutasi menjadi 2019-NCoV dilaporkan melahirkan seorang bayi perempuan yang sehat.

Kabar melegakan di sedang kepanikan dunia akan wabah viru corona itu terjadi di tempat tinggal sakit di Harbin yang berada di Provinsi Heilongjong, China.

China Global Television Network (CGTN) mengumumkan, terhadap Senin 3 Februari 2020 malam kala setempat, bayi perempuan itu negatif terjangkit virus corona.

Dalam pengumuman itu, kondisi sang ibu yang menderita virus corona dalam kondisi stabil. Meski demikian, bayi berikut wajib dipisahkan dari sang ibu untuk dilaksanakan observasi lebih lanjut.

Dilaporkan Yahoo News, dokter dan perawat yang menunjang persalinan terlihat terlampau bahagia. Hal itu tergambar dari foto-foto yang tersebut.

Meski dokter dan perawat yang menunjang persalinan wajib pakai baju khusus. Mereka tetap bekerja bersama baik sampai bayi dan ibunya selamat.

Hingga kini, udah ada 426 orang di China meninggal dunia akibat virus corona. Sementara, ada dua kematian di lokasi Heilongjong, daerah bayi perempuan itu lahir.

Wabah virus corona (2019-nCoV) yang berasal dari Wuhan, China sampai kini masih menjadi perhatian dunia. Pasalnya, udah ada ratusan orang meninggal dunia akibat virus yang belum ada obatnya itu.

Diduga, penyebab virus corona di Wuhan yakni dari kelelawar. Ahli Patologi Fakultas Kedokteran Hewan IPB University, Prof Agus Setiyono mengatakan, kelelawar yang ada di Indonesia juga mengandung virus corona.

" Kelelawar yang kita dapatkan ada (virus corona), kita kan dari lokasi barat sampai Indonesia timur meski tidak tiap-tiap kota, kita pilih Bukittinggi, di Bogor Panjalu, Ciamis sampai Manado," ujar Agus kala berbincang bersama Dream, Senin, 3 Januari 2020.

Meski demikian, Agus belum bisa meyakinkan virus corona yang ada di kelelawar di Indonesia sama atau tidak bersama yang di Wuhan. Hal itu, kata dia, wajib ada penelitian lebih lanjut.

" Sekarang yang dikhawatirkan bersama kelelawar itu gara-gara sebetulnya kita dapatkan virus corona itu ada di kelelawar. Kita nggak jelas apakah corona yang ditemukan sama bersama yang di Wuhan kemungkinan beda, serinya lain," ucap pakar yang juga Wakil Dekan Fakultas Kedokteran Hewan IPB ini.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...