Nyamar Jadi Polisi Sambil Patroli, Remaja Ini Malah Bertemu Polisi Sungguhan - PANTAIPOKER

Breaking

Saturday, February 8, 2020

Nyamar Jadi Polisi Sambil Patroli, Remaja Ini Malah Bertemu Polisi Sungguhan

Nyamar Jadi Polisi Sambil Patroli, Remaja Ini Malah Bertemu Polisi Sungguhan

Nyamar Jadi Polisi Sambil Patroli, Remaja Ini Malah Bertemu Polisi Sungguhan



Pantaipoker Dominokiu - Tujuan yang baik selalu mesti dilaksanakan dengan cara yang benar. Nasihat itulah yang pantas untuk dimengerti seorang warga Johor, Malaysia, yang berpura-pura menjadi seorang polisi.

Pria yang masih berusia remaja itu menentukan menyamar sebagai polisi untuk menumpas kejahatan di daerahnya.

Dilansir The Vocket, remaja berusia 19 tahun bernama Ramdan itu terobsesi dengan hal-hal yang berbau kepolisian.

Ramdan mempunyai seragam polisi lengkap dengan pistol mainan, rompi anti peluru, kartu identitas polisi. Semua kelengkapan itu sudah lumayan untuknya menjadi seorang polisi.

Belum lagi kebiasaannya bepergian di malam hari. Dia mengenakan seragam polisi untuk mengamankan gangster jalanan.

Ramdan beraksi menumpas kejahatan pada, Minggu, 2 Januari 2020 kemarin. Sekitar pukul 2.45 pagi, remaja itu menemukan tindak-tanduk dua orang, yang menurutnya, mencurigakan.

Dengan gagah Ramdan menghampiri dan memperkenalkan diri sebagai polisi berpangkat inspektur.

Tidak cuma itu, remaja ini termasuk menjelaskan tengah menyelidiki aktivitas geng jalanan di daerah itu.

Apesnya, ternyata ke-2 orang itu merupakan polisi sungguhan berpangkat sersan dan kopral yang tengah menyamar.

Lucunya, ke-2 anggota itu termasuk tengah menyelidiki aktivitas geng jalanan disana.

Dengan perawakan yang masih sangat muda dan sudah menjadi inspektur lantas membawa dampak ke-2 polisi ini curiga.

Mereka lantas berharap Ramdan untuk menunjukan kartu identitas. Apes bagi Ramdan. Dua polisi sungguhan yang tengah menyamar itu mengetahui kartu identitas miliknya palsu.

Ramdan selanjutnya digiring ke kantor polisi untuk dilaksanakan penyidikan lebih lanjut.

Wakil kepala polisi Batu Pahat, Inspektur Muhammad Izzudin Runggai menjelaskan bahwa remaja itu mengaku menyamar sebagai polisi untuk menolong menumpas kejahatan.

Dia selagi ini ditahan oleh polisi untuk penyelidikan lebih lanjut di bawah Bagian 171 berasal dari KUHP, 36 (1) berasal dari Undang-Undang Senjata 1960 dan 89 UU Kepolisian 1967.

Seorang mahasiswa, Joseph Anugerah, ditangkap Polda Metro Jaya selagi beraksi menarik pungutan liar di Jalan Layang Non-Tol (JLNT) Kasablanka, Jakarta Selatan terhadap Minggu, 15 Juli 2018. Dalam menggerakkan aksinya, Joseph pakai modus mengenakan seragam lengkap polisi selanjutnya lintas (polantas).

" Modus pelaku pakai seragam anggota polantas dan menghentikan pengendara yang terlihat berasal dari apartemen Sahid dan segera memotong untuk masuk ke JLNT," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Raden Prabowo Argo Yuwono, Senin 16 Juli 2018.

Pelaku menghentikan mobil dan bertanya surat-surat kendaraan. Apabila pengendara tidak sanggup menunjukkan, maka pelaku bakal berharap uang Rp50 ribu.

Mantan Kabid Humas Polda Jawa Timur ini menuturkan, dalam melaksanakan aksinya pelaku seolah-olah tengah menyesuaikan selanjutnya lintas berasal dari pukul 17.00 WIB sampai 18.00 WIB.

Kepada polisi, pelaku mengaku sudah melaksanakan pungli sebanyak tiga kali. Pada 12 Juli 2018, pelaku mendapat uang Rp170 ribu, 13 Juli 2018 Rp150 ribu dan 15 Juli memperoleh Rp200 ribu.

Pelaku membeli atribut polisi itu berasal dari Pasar Senen, Jakarta Pusat. " Pelaku mengaku pakai uang tersebut untuk kepentingan sehari-hari," ucap Argo.

Polisi gadungan berpangkat Ajun Komisaris Polisi (AKP) yang sering memeras tamu hotel dan tamu sejumlah penginapan di wilayah perbatasan antara Cimanggis, Depok dan Jakarta Timur, dibekuk anggota Polsek Cimanggis, Senin malam 12 Mei 2015.

Pelaku adalah Ifan Iskandar, warga Jatibening, Pondok Gede, Bekasi. Ia mengaku baru menggerakkan aksinya sepanjang 6 bulan.

" Pelaku ditangkap sekira pukul 21:00 WIB tadi malam, sehabis dipancing oleh petugas buser. Sekarang sudah diamankan di tahanan Polsek Cimanggis," ujar Aiptu Yanto, anggota Sipropam Polresta Depok dikutip Selasa 12 Mei 2015.

Adapun modus pelaku, yakni pakai seragam dan atribut kepolisian lengkap dengan nama palsu di plat nama seragam polisinya." Ia termasuk sering menggunakan
senjata air softguns jenis glock hitam."

Pelaku diketahui mempunyai titel sarjana hukum dan dulu bekerja sebagai PNS di DLLAJ Surabaya. Dari pengalamannya sebagai PNS dan berdinas di DLLAJ, Ifan mengetahui lagak dan gaya seorang polisi.

" Kalau tidak dikasih uang cocok keinginan, pelaku tidak segan-segan memukul korban dengan senjata air softguns miliknya," kata Aiptu Yanto.

Pelaku sering berdalih tengah razia pasangan mesum yang belum menikah di hotel. Tap ujung-ujungnya, ia bakal berharap uang terhadap korban dengan alasan damai. Biasanya pelaku berharap uang antara Rp 1 Juta sampai Rp 4 Juta.

Dibekuknya Ifan berawal berasal dari banyaknya laporan berkenaan kegalauan warga lebih-lebih pengelola dan tamu hotel dan juga penginapan.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...