Meski Pakai Robot, Pabrik Ponsel Tetap Butuh Pekerja Wanita - PANTAIPOKER

Breaking

Friday, February 7, 2020

Meski Pakai Robot, Pabrik Ponsel Tetap Butuh Pekerja Wanita

Meski Pakai Robot, Pabrik Ponsel Tetap Butuh Pekerja Wanita

Meski Pakai Robot, Pabrik Ponsel Tetap Butuh Pekerja Wanita

cdd3c596-964b-485b-bf2a-054df5b28836-169
Pantaipoker Ceme - Oppo menyebut walau pabrik buatan ponselnya telah memakai teknologi robot, namun tenaga insan tetap diperlukan. Berdasarkan keterangan dari Oppo, robot tak bakal menggantikan tenaga kerja insan baik lelaki maupun wanita.

Sebelumnya, Kepala Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Bahlil Lahadalia yang sempat mengaku perkembangan teknologi laksana robot akan membuat penyerapan tenaga kerja turun, khususnya untuk wanita. Namun, ia lantas meralat pernyataannya tersebut.

Aryo menuliskan tenaga kerja di pabrik ponsel Oppo di Tangerang bahkan didominasi oleh wanita. Ia menuliskan wanita ingin lebih teliti dikomparasikan pria, oleh karena tersebut wanita ditempatkan di lini buatan dan pengendalian kualitas.

Ia menyatakan pekerja lelaki ditempatkan di kegiatan yang lebih berat laksana di unsur gudang sampai pengemasan produk ponsel.

"Memang kekuasaan paling tidak sedikit pada wanita. Biasanya mereka bekerja pada lini perakitan. Wanita memiliki kecermatan yang lebih baik," kata Aryo.

Aryo menyatakan teknologi robot telah dipakai dalam lini buatan ponsel. Robot telah dipakai untuk perangkat pemasangan komponen. Robot telah diprogram dengan koordinat yang paling presisi, sehingga melulu perlu menempatkan ponsel dan robot bakal otomatis mengerjakan pemasangan komponen bersangkutan.

"Alat pengetesan otomatis yang telah diprogramkan sedemikian rupa, sampai-sampai operator melulu bertugas menempatkan handphone dan mesin bakal mengetes dengan sendirinya," ujar Aryo.

Tak hanya pabrikan ponsel, pabrikan mobil juga menyebut mengelak bila kemajuan teknologi akan menggantikan tenaga kerja wanita.

"Pengaruh peradaban teknologi tidak tidak jarang kali berarti menggeser tenaga kerja manusia, tapi mengolah pembagian kerja antara robot dan insan untuk menambah efisiensi sekaligus menjaga kualitas," kata Business Innovation & Sales Marketing Director Honda Prospect Motor (HPM) Yusak Billy melewati pesan singkat, Jumat (31/1).

Yusak juga menyebut pengaruh peradaban teknologi tidak tidak jarang kali berarti menggeser tenaga kerja manusia. Selain tersebut Yusak juga menekankan bila Honda memperlakukan pekerja perempuan dan lelaki setara cocok dengan faedah dan profesionalisme masing-masing.

Yusak mengemukakan saat ini di pabrik Honda pihaknya mempunyai 5.000 karyawan, sedangkan 10 persen di antaranya wanita. Wanita dinamakan Yusak tetap mempunyai bagian urgen dalam kegiatan memproduksi mobil.

Wanita yang bekerja di pabrik Honda mengisi sekian banyak departemen, contoh pengecekan kualitas mobil, kontrol produksi, material servis, kualitas komponen, dan perencanaan produk.

Sementara kegiatan yang dipungut teknologi otomatisasi atau robot laksana stamping, pengelasan, pengecatan, perakitan, dan inspeksi akhir. Berdasarkan keterangan dari Yusak kegiatan yang dipungut robot sehubungan dengan akurasi tinggi. Pantaipoker Ceme

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...