Keluar Karantina Tanpa Izin, Pasien Virus Corona Korea Utara Ditembak Mati

Pantaipoker Ceme - Ketika berita virus corona Covid-2019 terdeteksi di luar China pertama kali muncul, Korea Utara adalah keliru satu negara yang segera memblokir akses turis asing ke wilayahnya. Tindakan ini diambul sebagai pencegahan pada penyebaran virus tersebut.
Sejak penutupan akses, pemeirintah Korut termasuk dikabarkan mengambil alih beberapa langkah drastis. Mereka mengisolasi siapa pun yang pernah ke China atau jalankan kontak dengan warga China, untuk menghentikan penyebaran virus.
Korea Utara lebih-lebih hingga mengeksekusi setiap warganya yang tidak mematuhi imbauan pemerintah mengenai pencegahan penyebaran virus mematikan itu.
Menurut surat kabar Korea Selatan, Dong-a Ilbo, seorang pejabat Korea Utara dilaporkan telah ditembak mati gara-gara pergi ke sarana pemandian lazim disaat dia harusnya berada di karantina.
Pejabat yang tak disebutkan namanya itu ditangkap sebelum akan ditembak gara-gara mengakibatkan risiko menyebarkan virus corona pas singgah ke pemandian umum.
Dikabarkan bahwa pejabat tersebut telah dikarantina gara-gara diduga terjangkit virus corona sesudah pulang berasal dari China. Namun gara-gara melanggar hukum militer, dia dieksekusi.
Untuk mengantisipasi penyebaran virus corona, Kim Jong-un, pemimpin Korea Utara, telah mengeluarkan dekrit untuk mengisolasi siapa saja yang pernah ke China atau jalankan kontak dengan warga China.
Bunyi dekrit tersebut termasuk menyatakan bahwa siapa saja yang meninggalkan karantina tanpa izin akan dieksekusi sesuai dengan hukum militer.
Sementara seorang pejabat lainnya diduga telah diasingkan ke sebuah peternakan gara-gara menutup-nutupi perjalanannya ke China.
Sudah menjadi rahasia lazim bahwa Korea Utara mengeksekusi warganya yang diakui membahayakan keamanan negara. Meski klaim layaknya ini sukar untuk diverifikasi kebenarannya.
Hingga sekarang, pemerintah Korea Utara mengaku bahwa tidak ada kasus virus Covid-2019 di negara tersebut.
Pekan lalu, pejabat kementerian kesehatan Korea Utara, Song In Bom, menyatakan kepada sarana pemerintah bahwa tidak ada kasus virus korona di negara itu. Tetapi mereka akan siap jika wabah itu menyebar di Korea Utara.
" Hanya gara-gara tidak ada kasus virus corona di negara kamu, bukan artinya kami boleh menjadi lega. Kami tetap waspada dan bekerja serupa untuk jalankan pencegahan," katanya.

No comments:
Post a Comment