Satu Anggota TNI Bubarkan Tawuran Siswa STM

Klik di Situs ini
Kopral Dua (Kopda) Imanuel duduk di angkot. Dia dikejutkan oleh serangan sekelompok siswa yang mengejar lawannya di di dalam angkot.
Kelompok siswa pengejar memukul-mukul angkot yang ditumpangi Imanuel. Tak tunggu lama, Imanuel bersama dengan seragam lengkap turun dan mengejar puluhan siswa yang hendak memukul dan melempari angkot tersebut.
Jumlah yang terlampau banyak menyebabkan Imanuel bingung. Dia cuma memperoleh seorang siswa saja.
Siswa selanjutnya dipiting. Beberapa kawan mendambakan membebaskan, namun tak berani.
" Awas kalian e. Kenapa harus main rusak mobil orang? Tidak ada salahnya ini angkot," kata Imanuel.
Siswa selanjutnya turut menghambat lebih dari satu orang warga yang geram dan mengupayakan memukuli siswa yang lari.
Para siswa yang tertangkap kemudian dibawa ke Polres Kendari. Sekitar 10 menit usai tawuran, tiba di area kejadian perkara.
Kapolres Kendari, AKBP Didik Erfianto mengatkaan, anggotanya mengamankan pelajar yang diduga terlibat tawuran untuk dibina. Terkait motifnya, belum diketahui apa penyebabnya.
" Kami bina, anggota kami data dan dilaksanakan pembinaan sebelum saat dikembalikan ke orangtuanya," ujar Didik Erfianto, Jumat, 6 Desember 2019.
Tawuran itu diduga persoalan sepele. Dandi, salah seorang siswa, mengklaim, perkelahian berjalan gara-gara dia tak sengaja menginjak gelas air mineral bekas memuat air.
Percikan air mengenai salah satu kakak kelasnya. Lupa menghendaki maaf, Dandi dikeroyok sampai memar. Klik di Situs ini
Besoknya, sejumlah pelajar kemudian terbagi dua. Ada yang menolong Dandi, namun ada pula yang menolong pelaku pemukulan.
Sempat berjalan adu mulut dan ajakan berkelahi satu lawan satu, tawuran kemudian pecah terhadap Jumat, 6 Desember 2019.
Dandi mengaku tak turut tawuran. Tetapi, rekan-rekannya yang udah emosi menyebabkan tawuran pecah.
" Awalnya aku dipukul gara-gara injak air di dalam gelas. Saya mau balas bersama dengan ajak berkelahi, namun gara-gara udah terlanjur banyak orang, yaa aku tidak tahu kejadian seterusnya tawuran itu," kata Dandi.

No comments:
Post a Comment