Misteri Penemuan Jasad Balita Tanpa Kepala di Samarinda - PANTAIPOKER

Breaking

Tuesday, December 17, 2019

Misteri Penemuan Jasad Balita Tanpa Kepala di Samarinda

Misteri Penemuan Jasad Balita Tanpa Kepala di Samarinda

Misteri Penemuan Jasad Balita Tanpa Kepala di Samarinda



Pantaipoker Ceme
Kematian bocah 4 tahun, Ahmad Yusuf Ghazali, 4 tahun, menggegerkan warga Samarinda. Jasad Yusuf ditemukan di parit Jalan Pangeran Antasari II RT 30, Teluk Lerong Ilir, Samarinda Ulu, Kota Samarinda, Kalimantan Timur.

Dilaporkan , Kasat Reskrim Polresta Samarinda, AKP Damus Asa mengatakan, sejak ditemukan jasad balita sudah tidak lagi utuh.

" Banyak bagian tubuh berasal dari korban yang sudah tidak ada. Kemungkinan besar karena sudah lumayan lama sejak kejadian, sudah 16 hari," kata Damus.

Meski begitu, polisi belum menegaskan penyebab kematian Yusuf. Berikut sejumlah fakta perihal kematian Yusuf.

Sebelumnya, keluarga melaporkan hilangnya Yusuf. Sebelum hilang, Yusuf diketahui tengah berada di PAUD Jannatul Atfhaal, Jumat 22 November 2019, pukul 15.00 WITA.

Orang tua Yusuf, Bambang Sulistyo dan Meli Sari, meyakini jasad di dalam parit selanjutnya yakni anaknya.

" Sudah, sudah dipastikan itu anak saya. Istri aku tadi yang menyaksikan pakaiannya. Iya benar, itu anak saya," kata Bambang.

Balita Yusuf berada dalam pengasuhan pendidik di PAUD Jannatul Athfaal Mardiana. Terdapat dua ibu pengasuh yang bertugas di PAUD tersebut.

Satu pengasuh merawat tujuh anak. Saat tidak benar satu ibu asuh buang air kecil, Yusuf dijaga ibu asuh kedua. Ibu asuh ke-2 ini selanjutnya pergi ke dapur untuk membawa dampak susu.

Sekembalinya buang air, ibu asuh pertama sudah tak menyaksikan Yusuf. Kepala Sekolah PAUD Jannatul Athfaal Mardiana melaporkan momen hilangnya Yusuf ke orangtuanya.

Bambang Sulistyo menampik anaknya diautopsi. Dia mendambakan langsung memakamkan putranya malam itu juga.

Polisi laksanakan pra-rekonstruksi di PAUD area Yusuf bersekolah. Yusuf hilang lebih kurang 2 pekan selanjutnya dan jasadnya ditemukan tanpa kepala di parit.

Sekitar 25 personel tim Reskrim kombinasi Polsek dan Polresta Samarinda, terhitung tim Inafis memulai pra rekonstruksi lebih kurang pukul 08.15 WITA. Pra-rekonstruksi dijalankan di dalam ruangan dan luar sekolah PAUD.  Pantaipoker Ceme

Tim Inafis terhitung menyelidiki aliran untuk menguji bisa saja Yusuf tercebur dan terseret arus sampai ke wilayah jasadnya ditemukan.

Damus mengatakan adegan prarekonstruksi mengerucut kepada dugaan tindakan kriminal yang membawa dampak kematian balita Yusuf.

Sebanyak 15 personel menelusuri parit besar sampai kecil untuk mencari jasad balita Yusuf.

" Kami laksanakan pencarian di darat dan di air. Baik itu merasa bersama jalur kaki menelusuri parit sampai memakai perahu," kata tidak benar satu koordinator relawan kebencanaan Info Taruna Samarinda (ITS) Joko Iswanto.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...