Kumalasari Tak Hadir di Persidangan, Galih Ginanjar Singgung Soal Kesetiaan

Pantaipoker Dominokiu
Barbie Kumalasari absen menghadiri sidang perdana Galih Ginanjar di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan. Ketidakhadirannya kembali sebabkan spekulasi kalau pernikahan mereka sedang hadapi masalah.
Di sela sidang perdana kasus ikan asin, Galih membantah pernikahan mereka sedang bermasalah. Mantan suami Fairuz A Rafiq ini meyakinkan Barbie tidak datang gara-gara sedang sibuk bekerja.
" Nggak (ada masalah), Kumala ada syuting telah bilang kalau nggak dateng," ujar Galih Ginanjar di Pengadilan Negeri, Jakarta Selatan, Senin, 9 Desember 2019.
Galih memaklumi ketidakhadiran Barbie di sidang perdana kasus ikan asin tersebut. Menurutnya, pekerjaan sang istri lebih perlu agar dia tak sanggup membatalkannya.
" Kalau namanya syuting, kalau namanya telah kontrak hari apa, kan nggak sanggup diganti," imbuh dia.
Diketahui, Barbie telah dua kali tak muncul menemani Galih. Sebelum sidang perdana kasus ikan asing, wanita bernama asli Kumalasari Mukhlisah itu juga tak kelihatan selagi Galih dipindahkan ke Kejaksaan.
Kala itu Kumalasari absen bersama alasan yang sama yaitu sedang menjalani syuting.
Namun Barbie sempat lebih dari satu kali muncul awak media datang di persidangan Kriss Hatta.
Terkait perihal tersebut, Galih kembali menjelaskan perihal perlu yang diminta berasal dari istrinya adalah dukungan.
" Yang perlu kan perlindungan sepanjang ini, kesetian dia sepanjang ini," ujar Galih.
Galih Ginanjar perlu menjalani sidang pembacaan dakwaan kasus 'ikan asin' di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan tanpa kehadiran sang istri, Barbie Kumalasari. Menurut dia, Barbie sedang sibuk
" Dia enggak berkunjung gara-gara ada kerjaan," kata Galih Ginanjar, Senin 9 Desember 2019.
Galih mengaku memaklumi ketidakhadiran Barbie Kumalasari. Sebab dia percaya Barbie tetap menambahkan perlindungan moral kepadanya.
" Ya dia tetap bilang i love you, tetap dukung saya," ungkap Galih.
Meski tanpa kehadiran Barbie, Galih tetap hadapi dakwaan yang dapat dibacakan oleh Jaksa Penuntut Umum.
" Oke ya terimakasih teman-teman," tutur Galih.
Putri Barbie Kumalasari, Keisha Aira, mengaku malu memandang tingkah laku sang ibunda. Menurut dia, apa yang ditampilkan Barbie Kumalasari jauh berasal dari kenyataan hidupnya.
" Ya malu sih. Malu sama kesel, tapi masih banyak malunya," kata Aira di Jakarta, Senin 2 Desember 2019.
Aira apalagi berpikiran Barbie Kumalasari sepanjang ini banyak berbicara bohong, sangat jauh berasal dari realita kehidupan.
" Malu berkenaan mami ya iyalah, orang ibunya dihujat sama orang-orang, wanita paling halu. Gimana enggak malu," tambah Aira seraya tertawa.
Menurut Aira, ibunya sangat terlalu berlebih soal harta benda yang dipamerkan sepanjang ini. Harusnya, tambah dia, ibunya tidak usah bermulut besar bersama menunjukkan harta bendanya.
" Mami tuh mestinya kurangin yang terlalu berlebih gitu, jangan mami yang paling tinggi, orang yang paling rendah gitu," tutur Aira.
Keisha Aira, putri berasal dari Barbie Kumalasari protes bersama jadwal padat ibunya. Padahal Aira mengaku tetap rindu selagi bermain bersama ibunya yang dinilai seru selagi bermain bersama.
" Mami baik dan seru kalau diajak main, hanya sibuk mulu," ujar Keisha Aira di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin, 2 Desember 2019. Pantaipoker Dominokiu
Gadis remaja yang karib disapa Aira itu menceritakan kalau ibunya belakangan lebih sibuk bermain bersama handphone daripada menggunakan selagi bersamanya.
Aira juga mengakui kalau dia kini lebih kerap tinggal bersama ayahnya gara-gara Barbie kerap pergi ke luar kota.
" Kalau mami kembali ke mana, Aira dititipin ke papa," ujarnya lagi.
Disinggung soal ibunya yang kerap mendapat cibiran berasal dari publik, Aira mengungkapkan kalau dia sepanjang ini tak pernah sadar apa yang sedang dialami sang bunda.
Menurut Aira, dia sepanjang ini memang tak pernah lihat tayangan televisi agar tak sadar apa yang sedang dialami Barbie selagi ini.
" Sebenarnya sih biasa aja, soalnya jarang banget nonton tv, sukanya nonton youtube. Dan nggak sadar mami diluar kaya apa," tuturnya.

No comments:
Post a Comment