Kabar Perundungan Anak Nunung Tak Benar, Komisioner KPAI Minta Maaf - PANTAIPOKER

Breaking

Tuesday, December 3, 2019

Kabar Perundungan Anak Nunung Tak Benar, Komisioner KPAI Minta Maaf

Kabar Perundungan Anak Nunung Tak Benar, Komisioner KPAI Minta Maaf

Kabar Perundungan Anak Nunung Tak Benar, Komisioner KPAI Minta Maaf




Pantaipoker dominoqq
Komisioner Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI), Retno Listyarti, meminta maaf karena telah mengeluarkan tanggapan tentang kabar anak komedian Nunung telah jadi korban perundungan di sekolah.

Retno memberikan pengakuan berikut terlihat karena dia diminta komentar berasal dari awak media tentang kabar perundungan anak Nunung yang dikabarkan hingga pindah sekolah.

" Kalau tidak nyaman saya memberikan permintaan maaf," ujar Retno di Jakarta, Selasa 23 Juli 2019.

Menurut Retno, sebagai anggota KPAI, dia mulai prihatin waktu pertama kali mendengar kabar anak Nunung jadi korban perundungan. Dalam menambahkan komentar, Retno termasuk mengaku hanya mengeluarkan pengakuan standar.

" Nah, waktu itu sebagai KPAI ada bully pasti kita prihatin. Dan statement-nya standar karena hingga pindah (sekolah)," kata Retno.

Tanggapan Retno ternyata tak cocok dengan Info di lapangan. Pihak sekolah, tempat anak Nunung belajar, sempat mengunjungi kantor KPAI untuk mengklarifikasi kabar anak didiknya yang jadi korban perundungan.

Koordinator kelas atau perwakilan orangtua, Rana Amiruddin, menyayangkan pengakuan yang disampaikan KPAI mengenai kabar anak Nunung jadi korban perundungan. Dia menilai pengakuan berikut tidak akurat.

" Mohon dengan KPAI menambahkan pengakuan dan sekolah melayangkan surat ke KPAI meluruskan berita ini. Mohon sebaiknya kroscek yang menyajikan berita yang akurat," ujar Rana di kantor KPAI, Jakarta, Selasa 23 Juli 2019.

Ia menegaskan, tidak ada perundungan yang terjadi di sekolah anaknya bersekolah.

Kasus tertangkapnya komedian Tri Retno Prayudati atau Nunung Srimulat menambahkan pengaruh kepada keluarga. Tersiar kabar miring yang tunjukkan anaknya yang tetap sekolah jadi korban bully atau perundungan.

Menanggapi perihal itu, putra sulung Nunung, Bagus Permadi secara tegas tunjukkan kabar berikut merupakan hoax. Dia tunjukkan adiknya mengalami perundungan di sekolahnya.

" Sekali ulang saya menekankan buat rekan-rekan media, jika tentang di-bully itu hoax, itu berita tidak benar," ujar Bagus di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin 22 Juli 2019 malam.

Bagus mengatakan Nunung dan suami, July Jan Sambiran, ditangkap pada Jumat, 19 Juli 2019 pukul 13.15 WIB. Menurut dia, waktu penangkapan berikut bertepatan dengan jam pulang sekolah.

" Itu telah jam pulang anak sekolah, dan Sabtu, Minggu termasuk telah hari libur. Baru masuk hari Senin, terus adik saya di-bully-nya kapan?" ucap dia.

Pada Senin, tiga hari usai Nunung ditangkap, sang adik selalu masuk sekolah. Dengan perihal ini, pihak keluarga lebih berhati-hati untuk melindungi sang adik berasal dari kelakuan bully.

" Karena saya minta mbaknya yang ada di tempat tinggal untuk jagain dia di sekolah, 'mbak cobalah dikawal di sekolah, siapa tahu jika sesungguhnya ada berita-berita layaknya itu namun semoga aja tidak', dan itu tidak terjadi gitu lho," kata dia.

Anak sulung Nunung Srimulat, Bagus Permadi mengungkapkan kabar pilu usai penangkapan sang ibu dan ayah tirinya yang terjebak masalah hukum. Hingga waktu ini, putra bungsu Nunung belum tahu jika ibunya ditahan polisi.

Bagus yang sempat menyambangi Rutan Polda Metro Jaya, Senin, 22 Juli 2019 mengatakan adik bungsu yang belum tahu kabar penahanan Nunung berikut tetap duduk di bangku kelas 4 Sekolah Dasar.

Namun, lanjut Bagus, kabar penahanan ibundanya telah diketahui oleh anak Nunung yang kedua.

Meski belum tahu kabar Nunung yang terlibat masalah hukum karena masalah Narkoba Bagus memastikan bakal memberikan kabar berikut ke adik bungsunga.

Dia meminta jawaban yang nantinya bakal disampaikan takkan hingga melukasi psikis berasal dari adiknya tersebut.

" Ya kita jawab saja, yang mutlak tidak merusak psikisnya, lebih-lebih kita pasti jaga itu dulu lah," tuturnya.

Disinggung soal barangkali Nunung dijerat hukuman lima th. penjara, Bagus memberikan jika perihal itu beum jadi ketetapan berasal dari pengadilan. Sata ini pihak keluarga menyerahkan sepenuhnya penanganan masalah hukum Nunung kepada pengacara.

Nunung Srimulat menyesal tak kunjung berhenti konsumsi Narkoba. Padahal nyaris tiap-tiap hari sang suami, July Jan Sambiran, mengingatkannya untuk menghentikan tradisi buruknya tersebut.

" Saya mohon maaf ke suami saya, karena tiap hari telah ingatkan, 'kamu berhenti'," ujar Nunung di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin 22 Juli 2019.  Pantaipoker dominoqq

Sang suami dulu meminta kado spesifik kepada Nunung waktu merayakan ulang th. pada 2 Juli 2019. Saat itu, Iyan meminta hadiah bersifat Nunung yang berhenti konsumsi sabu.

" Saya ingat tanggal 2 Juli kemarin, tepat ulang th. dia, saya tanya dia minta kado apa, dia bilang sudi saya berhenti," kata dia.

Saat menceritakan kenangan tersebut, air mata Nunung tak sanggup terbendung dan jatuh membasahi pelipisnya.

Pada Jumat, 19 Juli 2019, Nunung dan suami ditangkap di kediamannya. Ketika digeledah, polisi menemukan barang bukti 0,36 gram, keduanya pun positif telah konsumsi barang haram tersebut.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...