Detik-detik Kapal Tongkang Jebol, Batubara dan Buldozer Jatuh ke Laut - PANTAIPOKER

Breaking

Tuesday, December 17, 2019

Detik-detik Kapal Tongkang Jebol, Batubara dan Buldozer Jatuh ke Laut

Detik-detik Kapal Tongkang Jebol, Batubara dan Buldozer Jatuh ke Laut

Detik-detik Kapal Tongkang Jebol, Batubara dan Buldozer Jatuh ke Laut



Pantaipoker Dominokiu
Peristiwa jebolnya kapal tongkang pengangkut batubara terekam di dalam sebuah video berdurasi 25 detik.

Video itu diunggah oleh akun Instagram @makassar_iinfo, keluar sisi kapal terbelah dianggap tidak kuat menahan beban batubara.

Akibatnya, batubara dengan kuantitas yang banyak itu jatuh ke laut. Tak cuma itu, buldozer yang biasa digunakan untuk memindahkan batubara juga turut jatuh ke laut.

Beruntung, tidak semua batubara yang tersedia di kapal tongkang itu tidak semuanya jatuh ke laut.

Dalam keterangan akun tersebut, moment itu berlangsung pada Sabtu, 14 Desember 2019 di Muara Berai, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur.

Lokasi perihal diketahui sebagai daerah pemindahan batu bara dari kapal kecil ke kapal besar untuk dikirim ke luar Kalimantan. Batu bara di kapal selanjutnya tumpah dikarenakan kurangnya koordinasi antara petugas buldozer dengan kapal tongkang.

Para peneliti menemukan sebuah kuburan kuno berisi puluhan bangkai kapal di kedalaman Laut Hitam. Situs kuno misterius yang berada ribuan kaki di bawah laut itu dipercaya dapat mengungkapkan asal-usul air bah yang membanjiri Bumi di masa Nabi Nuh.

Berada di lepas pantai Bulgaria, dekat kota Nessebar, kuburan itu berisi 60 bangkai kapal yang kondisinya senantiasa utuh sejak 400 SM.

Para peneliti menemukan bangkai kapal selanjutnya pada tahun 2016 kala memetakan dasar laut di kedalaman antara 1.000 kaki (304,8 meter) dan hampir 6.000 kaki (1,8 kilometer) di bawah permukaan.

Mereka menggunakan kala sebulan di atas kapal Stril Explorer untuk merekam temuan luar biasa mereka di dalam wujud foto dan video.

Tim peneliti itu kemudian menyebabkan jenis 3D dari 60 bangkai kapal, yang tersebar di lebih dari 700 mil persegi, dengan menyebabkan gambar secara digital.

Para ilmuwan menyebut kuburan kapal karam sebagai zona mati. Di laut itu ditemykan 60 kapal dari zaman Alexander Agung hingga abad ke-19 yang tidak termakan oleh waktu.

Selain itu, segala macam bangkai kapal dari armada Cossack abad ke-17 hingga kapal dagang Romawi membeku di sana.

Bahkan, kapal karam utuh tertua yang ditemukan 2 km di zona mati pada 2017 berusia 400 SM atau lebih dari 2.400 tahun yang lalu.

Pada kedalaman 300 hingga 1,8 km itu, oksigen amat sedikit supaya kayu hampir tidak kemungkinan dapat membusuk.

Dalam video keluar struktur kayu dan bahkan ukiran rumit pada kapal yang telah berusia ribuan tahun kelihatan tetap utuh.

Keberadaan kapal-kapal selanjutnya dipercayai dapat memecahkan misteri mengenai asal-usul air bah di zaman Nabi Nuh.

Beberapa pakar yakin bahwa banjir besar, yang dikirim di dalam kala yang singkat di masanya itu, berasal dari Laut Hitam pada 7.600 tahun yang lalu.

William Ryan dan Walter Pitman membuktikan bahwa pakar geologi kelautan mengklaim bahwa mereka telah menemukan asal mula banjir besar yang menurut kisahnya telah menghancurkan peradaban kuno yang berada di pinggir Laut Tengah dan Laut Hitam.

Menurut Ryan dan Pitman, kira-kira 20.000 tahun yang lalu, yang sekarang disebut Laut Hitam adalah danau air tawar kecil yang terputus dari Laut Mediterania oleh jembatan darat raksasa.

Meski tidak dapat dukungan fakta ilmiah, teori Noah's Flood membuktikan bahwa jembatan darat raksasa ini jadi terkikis sejak akhir Zaman Es terakhir.

Lapisan es kutub yang mencair selanjutnya menyebabkan air Laut Mediterania naik, menyebabkan banjir air laut besar 200 kali lebih kuat dari Air Terjun Niagara.

Laut Hitam yang tadinya sebatas danau air tawar kecil, kemudian beralih jadi lautan. Tidak itu saja, banjir air laut itu juga menenggelamkan wilayah seluas Irlandia di dalam lebih dari satu bulan di sekitarnya.

Pada tahun 2000, para pakar menemukan apa yang mereka katakan adalah garis pantai pra-banjir Laut Hitam.

Mereka menemukan bukti bersifat bangunan-bangunan dari peradaban kuno yang terletak 12 mil atau 19,3 km dari pantai Laut Hitam di anggota Turki.

Dengan mempelajari sampel tanah bawah air di dekat bangkai kapal di Nessebar, para ilmuwan menghendaki dapat mengungkapkan hal baru dari teori banjir Nabi Nuh.

Mereka menghendaki dapat menemukan bukti apakah air bah amat membanjiri Laut Hitam dan sekitarnya dengan cepat dan sesaat pada ribuan tahun yang lalu. Pantaipoker Dominokiu

Sementara itu, para peneliti dari Black Sea Maritime Archaeology Project (MAP) tidak yakin bahwa air bah di zaman Nabi Nuh dikirim di dalam kala yang cepat dan singkat.

" Ahli geofisika dan spesialis lain dari pusat oseanografi di Southampton University, menyatakan tidak tersedia bukti yang menopang teori ini," kata peneliti maritim Dr Zdravka Georgieva.

Menurut Dr Georgieva, information yang dihimpun timnya tidak membuktikan bencana itu datang di dalam kala singkat dan cepat seperti dideskripsikan selama ini.

" Data kita cenderung membuktikan terdapatnya kenaikan permukaan air laut secara bertahap," kata Dr Georgieva.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...