Anggota DPRD Dibunuh Dosen Cantik Selingkuhan Pakai Racun Tikus - PANTAIPOKER

Breaking

Monday, December 2, 2019

Anggota DPRD Dibunuh Dosen Cantik Selingkuhan Pakai Racun Tikus

Anggota DPRD Dibunuh Dosen Cantik Selingkuhan Pakai Racun Tikus

Anggota DPRD Dibunuh Dosen Cantik Selingkuhan Pakai Racun Tikus



http://www.pokerpantai.org/
Nasib tragis dialami oleh S, bagian DPRD Sragen, Jawa Tengah. Dia ditemukan tewas sesudah diduga diracun oleh wanita selingkuhannya, dosen berinisial N (41).

Menurut Kasat Reskrim Polres Wonogiri, AKP Aditya, polisi sudah menjebloskan N di tahanan Kejaksaan Negeri Wonogiri. N sengaja dititipkan gara-gara polisi tidak membawa sel khusus wanita.

Penangkapan N dikerjakan sesudah polisi mendapat wejangan dari hasil autopsi lebih dari satu organ didalam S.

" Kematian bagian DPRD Kabupaten Sragen ini murni pembunuhan berencana," ujar Aditya, dikutip dari , Sabtu 20 April 2019.

Namun, Aditya tidak menjelaskan organ tubuh yang di check itu. Selain hasil autopsi, lanjut dia, tim penyidik termasuk mengundang sejumlah orang dekat S untuk diperiksa. Salah satunya N, yang lantas ditetapkan sebagai tersangka.

" Kami menghendaki info N, keliru satu orang dekat korban. Tetapi tersedia kejanggalan saat dia berikan keterangan. Dan kami kelanjutannya tingkatkan statusnya jadi tersangka," lanjut Aditya.

Tersangka N, tambah Aditnya, merupakan dosen kampus swasta Kediri, kelahiran Wonogiri. Selain dosen, N termasuk seorang pebisnis konveksi.

" Korban dan tersangka ini membawa kedekatan kurang lebih dua tahun lebih. Saat ini kondisi kejiwaannya tetap labil dan sempat senang bunuh diri," tambah dia.

Menurut Aditya, polisi tetap menanti hasil visum Labfor dari Semarang. Dugaan sementara, S meninggal akibat racun tikus. Menurut dia, racun selanjutnya diberikan tersangka melalui kapsul obat diare yang teratur diminum S.  http://www.pokerpantai.org/

" Jadi racun tikus dimasukkan didalam kapsul obat, dengan langkah mengeluarkan lebih dari satu isi obat. Motifnya sakit hati," sadar Aditnya.

Selain meracuni, N termasuk menjual mobil S dengan harga Rp98,5 juta. Mobil selanjutnya bermerek Isuzu Panther seri Grand Touring tahun 2002 Nopol AD 9210 RE.

" Kami langsung laksanakan gelar perkara, tetapi tetap menanti hasil visum dari Labfor Semarang," pungkas Aditya.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...