Video Detik-Detik Atlet Parkour Nyaris Tewas Kala Beraksi di Puncak Gedung

Pantaipoker Ceme
Olahraga parkour sebenarnya sedang banyak digandrungi anak muda selagi ini. Tak jarang para atletnya kerap jalankan aksi berbahaya demi memacu adrenalin mereka.
Parkour merupakan sebuah olah fisik sarat gerakan dimana si atlet berganti dari satu tempat ke tempat lainnya bersama dengan amat efektif dan cepat.
Par atlet parkour profesional bahkan dapat melompat dari satu gedung ke gedung lainnya tanpa pengaman.
Tetapi, olahraga yang masuk di dalam kategori ekstrem ini tak jarang menyisakan kisah mengerikan untuk para penggemarnya.
Seperti halnya yang keluar di dalam video yang sedang viral di media sosial ini. Seorang atlet parkour hampir saja meregang nyawa dikarenakan kurang fokus bersama dengan gerakannya
Adalah Sergey Shorokhov seorang atlet parkour yang sukses membuat dengkul jadi lemas.
Pada awal video, keluar Sergey bersiap untuk jalankan aksi berbahaya bersama dengan berlari dan melompat di tepian gedung berlantai 25.
Sayangnya, Sergey lupa untuk mengecek semua spot untuk pijakan kaki. Dia luput menyimak kabel listrik yang terkait di gedung tersebut.
Saat melompat, kaki Sergey tak sengaja tersangkut kabel listrik yang membuat tubuhnya limbung dan hampir jatuh menemui ajal.
Beruntung, Sergey ditemani seorang rekan yang sigap menangkap dan membantunya naik. Entah apa yang terjadi kepada Sergey terkecuali selagi itu ia sendirian.
Selama jadi atlet parkour, Sergey mengakui terkecuali insiden itu merupakan pertama kalinya ia amat dekat bersama dengan kematian.
Semoga momen ini jadi pelajaran bagi anda penggemar parkour atau yang baru bakal menggemari olahraga ekstrim satu ini, untuk lebih berhati-hati.
Larry Ely Murillo-Monccada menghilang sejak 8 November 2009. Orang tuanya pun melapor ke polisi bahwa Larry sudah hilang, mereka risau sang anak bertindak tidak rasional dikarenakan obat-obatan yang dia minum.
Ketika Larry dilaporkan hilang, polisi mencoba menghubungi anggota keluarga, pusat tahanan, dan lembaga penegak hukum lainnya. Tetapi tidak satupun dari lembaga itu yang jelas keberadaan Larry.
Tapi, lebih dari satu selagi lalu, misteri keberadaan Larry terkuak. Kontraktor yang membongkar swalayan No Frill Supermarket di Bluffs, Iowa, Amerika Serikat (AS), menemukan jasad Larry.
polisi menduga Larry sudah pergi ke swalayan tempat dia bekerja dan naik ke atas keliru satu kulkas. Ruangan itu kerap digunakan untuk menyimpan barang dagangan swalayan tersebut.
Tetapi, ruangan itu terhitung jadi tempat karyawan untuk 'bersembunyi' disaat mereka menginginkan beristirahat selagi jam kerja.
Polisi menduga, Larry tidak sengaja jatuh ke celah selebar 45 sentimeter di antara dinding dan anggota belakang lemari es. Larry diduga terjepit dan tak dapat keluar.
Kondisi semakin buruk dikarenakan nada kompresor kulkas amat berisik supaya nada Larry tidak terdengar. Pantaipoker Ceme
" Saat itu badai salju. Dia pergi tanpa sepatu, tanpa kaus kaki, tanpa kunci, tanpa mobil," kata Sersan Danielson, polisi setempat.
" Tinggi kulkas 3,65 meter. Kebisingan dari unit lemari es membuatnya susah untuk mendengar tangisan minta tolong. Suara kompressor amat keras, bisa saja tidak tersedia orang yang mendengarnya. "
Otopsi yang dilakukan, tidak menemukan tanda-tanda trauma terhadap tubuh Larry. Kasus ini dianggap sebagai kematian dikarenakan kecelakaan.
Swalayan tempat Larry meninggal ditutup terhadap 2016.

No comments:
Post a Comment