Siswa Penusuk Guru Hingga Tewas di Manado Ditangani Khusus - PANTAIPOKER

Breaking

Friday, November 22, 2019

Siswa Penusuk Guru Hingga Tewas di Manado Ditangani Khusus

Siswa Penusuk Guru Hingga Tewas di Manado Ditangani Khusus

Siswa Penusuk Guru Hingga Tewas di Manado Ditangani Khusus



http://www.pokerpantai.org/
Kasus tewasnya guru agama di tidak benar satu SMK di Manado, Sulawesi Utara menyedot perhatian. Guru bernama Alexander Pangkey itu tewas akibat ditusuk beberapa kali oleh siswanya sendiri berinisial FL, 16 tahun.

Kapolresta Manado, Kombes Benny Bawensal, menyebutkan FL dijerat bersama dengan Pasal 340 KUHP. Tetapi, perlu penanganan spesifik mengingat pelaku tetap di bawah umur.

" Ada penanganan spesifik mengfungsikan berita acara Undang-undang Perlindungan Anak," ujar Benny.

Aksi FL menusuk Alex sempat terekam kamera dan viral di fasilitas sosial. Dalam video tersebut, Alex tetap mampu berdiri usai ditusuk.

Benny menyebutkan pelaku udah diamankan. Pihaknya terhitung udah laksanakan olah daerah kejadian perkara dan memeriksa enam orang saksi.

" Dalam penanganan kasus ini, terhitung udah laksanakan koordinasi bersama dengan Bapas (Balai Pemasyarakatan) dan Badan Perlindungan Anak untuk laksanakan pendampingan," kata dia.

Benny menyebutkan momen itu berjalan terhadap Senin, 21 Oktober 2019. Awalnya, FL dan temannya terlambat masuk sekolah supaya dikenakan sanksi isi plastik bersama dengan tanah.

Saat istirahat, mereka duduk di lingkungan sekolah sembari merokok. Saat itu, Alex datang dan memberi salam FL serta temannya, mengingatkan mereka merokok dilarang di sekolah.

Tidak terima ditegur, FL pulang ke rumah untuk mengambil pisau selanjutnya kembali ke sekolah. Melihat gurunya tersedia di atas motor, pelaku mendatanginya dan menusuknya hingga lebih dari satu kali.

" Korban berusaha menghambat dan masuk halaman sekolah tapi tersangka terus laksanakan pengejaran dan penusukan lebih dari satu kali terhadap korban," kata dia.

Alex sempat tersungkur di tanah. Beberapa waktu lantas Alex dilarikan ke rumah sakit tapi tidak mampu diselamatkan.

Aparat Polresta Bogor terus menyelidiki kasus penusukan siswi SMK Baranangsiang, AA. Perempuan itu tewas ditikam sosok pria di sebuah gang sempit terhadap Selasa, 8 Januari 2019 di Jalan Riau, Kota Bogor.

Kasubag Humas Polresta Bogor, AKP Yuni mengatakan, waktu ini polisi sedang memburu terduga pelaku yang ciri-cirinya udah diketahui.

" Lagi ditunaikan pengejaran yang berkomunikasi terakhir bersama dengan korban," ujar Yuni kepada Dream, Rabu, 9 Januari 2019.

Yuni berujar, polisi terhitung menemukan terdapatnya keselarasan data pelaku berasal dari rekaman CCTV dan foto yang tersedia ponsel korban.

" Perawakan dan baju yang dikenakan orang itu di CCTV sama bersama dengan foto yang tersedia di ponsel korban," ucap dia.

Yuni belum mampu meyakinkan apakah pelaku merupakan pacar AA. " Belum pasti, kami menanti saja hasil pengejaran dan interogasi reskrim gabungan," kata dia.

Aksi penusukan siswi SMK Baranangsiang, Bogor, berinisial AA, waktu berjalan di Jalan Riau, Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 8 Januari 2018, sempat terekam kamera CCTV.

Dalam video itu nampak AA tetap mengenakan seragam sekolah. Sementara, pelaku muncul menutupi kepala bersama dengan hoodie.

Gang itu nampak sepi. Tidak muncul warga yang melintasi jalur tersebut.

Dari video terhitung tergambar bagaimana pelaku berjalan perlahan berasal dari arah berlawanan bersama dengan AA. Setelah keduanya dekat, pelaku menusuk korban.

Kasubag Humas Polresta Bogor Kota, Ajun Komisaris Yuni Astuti mengatakan, AA terkena tusukan di dada sebelah kiri.

"Ditusuk di anggota dada sebelah kiri bersama dengan mengfungsikan senjata tajam yang membuat korban meninggal dunia bersama dengan luka tusuk senjata tajam lebar tidak cukup lebih 3 cm dalam luka 22 cm," kata Yuni.

Yuni mengatakan, petugas tetap menyelidiki kasus tersebut. Sejumlah saksi, sambung Yuni, udah dimintai info terhitung laksanakan olah daerah kejadian perkara (TKP).

Keterangan warga setempat, kejadian tersebut baru diketahui sekitar pukul 16.00 WIB. Saat ditemukan, AA dalam situasi tergeletak bersama dengan pisau yang tetap menancap di dada.

" Setahu aku sekitar jam 4 tadi. Korban tetap mengfungsikan seragam sekolah. Ada luka tusukan di dadanya, bersimbah darah," kata Deki (50), warga setempat.

Deki mengatakan, berasal dari CCTV, mungkin besar pelaku kabur ke arah Jalan Raya Pajajaran.

" Kalau berasal dari CCTV sih, korban kayaknya baru pulang sekolah. Tiba-tiba pelakunya langsung nusuk terus kabur ke arah atas tembusannya ke Jalan Raya Pajajaran," ucap Dedi.

Aksi penusukan siswi SMK Baranangsiang, Bogor, berinisial AA, waktu berjalan di Jalan Riau, Baranangsiang, Bogor, Jawa Barat, Selasa, 8 Januari 2018, sempat terekam kamera CCTV.

Dalam video itu nampak AA tetap mengenakan seragam sekolah. Sementara, pelaku muncul menutupi kepala bersama dengan hoodie.   http://www.pokerpantai.org/

Gang itu nampak sepi. Tidak muncul warga yang melintasi jalur tersebut.

Dari video terhitung tergambar bagaimana pelaku berjalan perlahan berasal dari arah berlawanan bersama dengan AA. Setelah keduanya dekat, pelaku menusuk korban.

Kasubag Humas Polresta Bogor Kota, Ajun Komisaris Yuni Astuti mengatakan, AA terkena tusukan di dada sebelah kiri.

"Ditusuk di anggota dada sebelah kiri bersama dengan mengfungsikan senjata tajam yang membuat korban meninggal dunia bersama dengan luka tusuk senjata tajam lebar tidak cukup lebih 3 cm dalam luka 22 cm," kata Yuni.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...