Cara Pelaku Bom Medan Sembunyikan Bahan Peledak - PANTAIPOKER

Breaking

Monday, November 18, 2019

Cara Pelaku Bom Medan Sembunyikan Bahan Peledak

Cara Pelaku Bom Medan Sembunyikan Bahan Peledak

Cara Pelaku Bom Medan Sembunyikan Bahan Peledak



Pantaipoker Ceme
Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo mengatakan, pelaku bom bunuh diri di Mapolresta Medan menyembunyikan bom yang dibawa bersama dengan langkah diikat di tubuhnya.

" Itu dililit di tubuhnya," ujar Dedi di Jakarta, Rabu, 13 November 2019.

Dari hasil olah area perihal perkara (TKP), polisi menemukan baterai 9 volt, plat besi metal, sejumlah paku, irisan kabel.

" Pakai ini cukup banyak berbagai ukuran. Beberapa potong kabel cukup besar, tombol switch on-off," ucap dia.

Meski demikian, Dedi belum sanggup menyebutkan secara rinci energi ledak bom yang dibawa pelaku.

" Tentunya tidak sanggup membuat suatu kesimpulan apakah high explosive atau low explosive. Karena ini butuh uji laboratorium forensik," kata dia.

Polri mengimbau masyarakat untuk selamanya tenang di dalam menggerakkan aktivitas. Polisi menjamin keamanan di lingkungan masyarakat.

" Keamanan secara lazim kondusif dan percayakan kepada aparat," ujar dia.

Satu polisi terluka akibat ledakan bom bunuh diri yang terjadi di Mapolresta Medan, Sumatera Utara.

" Satu orang polisi terluka," kata seorang bagian polisi dikutip berasal dari , Rabu 13 November 2019.

Polisi yang terluka udah dievakuasi dan mendapat perawatan di Rumah Sakit Bhayangkara.

Sebelum ledakan terjadi, polisi sempat mengejar pelaku yang menerobos masuk ke markas polisi. Pelaku meledakkan diri di dekat kantin.

" Kasi Propam sempat mengejar pelaku yang menerobos masuk Mapolres. Kemudian meledak di dekat kantin," ujar dia.

Setelah terjadi ledakan pada pukul 08.45 WIB, polisi menutup akses area perihal perkara. Masyarakat dan sarana tidak diizinkan masuk ke Mapolresta Medan.

Masyarakat diminta berada di radius 15 mtr. berasal dari pintu masuk. Saat ini polisi tetap melaksanakan olah area perihal perkara dan satu unit ambulans berkunjung ke lokasi.

Kadiv Humas Polri, Irjen Muhammad Iqbal, menyebutkan satu orang tewas dan enam lainnya mengalami luka akibat bom bunuh diri di Mapolresta Medan, Sumatera Utara pagi tadi. Orang yang meninggal dikira pelaku.

" Ada enam korban, lima berasal dari personil Polri dan satu sipil. Tetapi, Alhamdulillah, laporan selagi korban tidak tersedia yang luka parah, tapi tersedia luka-luka," kata Iqbal, Rabu 13 November 2019.

Sementara, Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, menyebutkan ledakan menimbulkan sejumlah kerusakan. Tercatat empat mobil mengalami rusak.

" Kerusakan tersedia empat kendaraan, tersedia tiga kendaraan punya dinas, satu pribadi," kata dia.

Usai insiden, tim Densus 88, Inafis, dan Pusat Laboratorium Forensik melaksanakan olah TKP. Polisi mengecek sidik jari punya pelaku serta menyelidiki penggunaan bahan peledak di dalam aksi ini.

Lebih lanjut, Dedi mengimbau khusus masyarakat yang dambakan membuat Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK) dapat diberlakukan layanan terbatas. " Kita melaksanakan di polsek-polsek terdekat," ucap dia.

Densus 88 Anti Teror Polri langsung menggelar olah area perihal perkara (TKP) beberapa selagi usai ledakan di Mapolresta Medan. Olah TKP ini termasuk melibatkakan Polda Sumatera Utara.

" Saat ini tengah dilaksanakan olah TKP oleh Densus dan Polda Sumatera Utara," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Dedi Prasetyo, Rabu 13 November 2019.

Selain Densus 88, petugas Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) udah tiba di wilayah memanfaatkan dua unit mobil. Petugas dapat melaksanakan observasi dan dokumentasi awal dan selagi ini tetap bekerja.

Polisi belum sanggup beri tambahan informasi mengenai alur bom bunuh diri tersebut. Saat ini, petugas tengah menyatukan barang bukti di lapangan.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri, Brigjen Pol Dedi Prasetyo membantah lemahnya proses keamanan di Mapolresta Medan.

" Sesuai bersama dengan standar operasional prosedur tingkat kewaspadaan tiap satuan atau Mako Polri selamanya melaksanakan itu (kewaspadaan)," ujar Dedi di Jakarta, Rabu, 13 November 2019.

Dedi mengakui, tidak seperti hari biasa, hari ini Mapolresta Medan banyak didatangi masyarakat yang dambakan mengurus Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK).

" Namun demikian sesungguhnya hari ini secara kebetulan masyarakat cukup banyak berbondong-bondong untuk membuat SKCK," kata dia.

" Jadi selamanya kewaspadaan kami waspadai perihal selanjutnya belum hingga ke central layanan SKCK tetap tersedia di halaman parkir begitu sementara," kata dia.

Hingga kini, tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Anti Teror tetap melaksanakan penyelidikan untuk menyatukan barang bukti.

" Nanti kami sanggup membuat suatu kesimpulan apakah ini (bom) low eksplosif atau high eksplosif," ucap dia.

Usai bom bunuh diri di Mapolrestabes Medan, Sumatera Utara, PT Angkasa Pura II (Persero)/ AP II memperketat pengamanan 19 bandara yang dikelolanya. Perusahaan pelat merah ini dambakan menegaskan bandara-bandara yang dikelolanya safe berasal dari aksi teror.  Pantaipoker Ceme

“ Kami mengupayakan bandara-bandara di bawah pengelolaan Angkasa Pura II safe berasal dari aksi teror dan sanggup beroperasi bersama dengan normal,” kata Presiden Direktur Angkasa Pura II, Muhammad Awaluddin, di dalam keterangan tertulia yang diterima Dream, Rabu 13 November 2019.

Awaluddin menggandeng TNI dan Polri untuk meningkatkan keamanan. Pengetatan pengamanan ini dilaksanakan bersama dengan random check pada penumpang pesawat dan pengguna jasa bandara beserta barang bawaan.

Random check dilaksanakan di security check point (SCP), yaitu area pemeriksaan bersama dengan metal detector, walking metal detector, dan x-ray. Pemeriksaan termasuk dilaksanakan pada kendaraan dan orang yang dambakan memasuki area bandara dan terminal.

Unit K9 termasuk dikerahkan untuk memeriksa barang bawaan serta tas/koper di baggage handling area.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...