Balita 2 Tahun Terus Peluk Jasad Ibu yang Membusuk di Makassar

www.pokerpantai.org
Kondisi Eva Angelia Batti, 2,3 tahun, ditemukan dengan suasana yang tak layak. Eva ditemukan bertahan hidup dengan jasad ibunya, Marni, yang telah mengeluarkan bau tak sedap.
Kapolsek Tamalate, Kompol Arifuddin mengatakan, laporan awal persoalan ini ditemukan ketika
ibu kos di sebelah kamar korban yang mencium aroma tak sedap yang begitu menyengat. Ibu kos selanjutnya sesudah itu melapor ke ketua RT dan diteruskan ke anggota Bhabinkamtibmas dan Polsek.
" Saya sampaikan ke anggota coba cek lagi karena di dekat kos itu ada penjual kambing. Tapi pas anggota membuka jendela kaca, aroma itu langsung menyeruak keluar," kata Arifuddin, diakses dari , Selasa, 29 Oktober 2019.
" Pintu yang terkunci dari dalam sesudah itu diakses dan ditemukanlah mayat korban dengan posisi 1/2 kakinya di dalam kamar mandi. Di sisi mayat yang telah busuk dan membengkak itu ada balitanya," ujar dia.
Saat ini, Eva mendapat perawatan di RS Bhayangkara, Kombes Pol Dr Farid Amansyah mengatakan, balita selanjutnya dalam suasana sehat.
" Selain di bawah pengawasan dokter anak dan psikiatri RS Bhayangkara untuk trauma healing-nya pasca kejadian, terhitung ada bapaknya dan dua kakaknya yang menemani membuat sembuh traumanya," kata Farid.
Angelia merupakan putri anggota Yonif Linud 433 Sambueja, Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan. Dia merupakan anak terakhir.
Selama ini, Eva tinggal dengan ibunya di kos-kosan. Sementara itu, dua kakak laki-lakinya yang duduk di bangku SMP dan SD tinggal dengan bapaknya.
Meninggalnya orang yang kita cintai pasti meninggalkan rasa sedih mendalam. Apalagi yang telah tidak ada itu orang tua, ataupun anak sendiri.
Itu pula yang dirasakan Hernandez dan istrinya. Suami istri asal Meksikoitu kehilangan bayi tercintanya sebagian minggu lalu.
bayi mereka lahir pada 9 Agustus 2019 di Ocosingo, negara anggota Chiapas, Meksiko selatan. Tapi, suasana bayi pasangan ini memburuk dan wajib mendapat perawatan di ruang kritis darurat.
Karena kondisinya semakin menurun, bayi selanjutnya dirujuk ke rumah sakit umum di Palenque. Keesokan harinya, bayi selanjutnya dikabarkan meninggal dunia dengan tidak menyatakan penyebabnya.
Pihak rumah sakit sesudah itu mengurus jenazah bayi malang itu. Pihak keluarga sesudah itu mempunyai jasad bayi selanjutnya yang telah dimasukkan ke dalam peti berwarna putih.
Sesampainya di rumah dan membuka peti, mereka terperanjat karena peti selanjutnya berisi sampah plastik dan tisu. Sementara jasad bayi malang itu tidak ada. www.pokerpantai.org
Pihak keluarga lagi ke rumah sakit untuk bertanya ke mana jasad bayi mereka. Selang sebagian jam, dokter sesudah itu memberi tambahan jenazah bayi. Namun, pihak keluarga menolak kalau bayi itu adalah anak mereka.
Menanggapi persoalan ini, Departemen Kesehatan mengaku sedang menyelidiki tekait ada tidaknya penyimpangan.

No comments:
Post a Comment