Atlet BMX Dunia Berburu Poin di Banyuwangi demi Olimpiade 2020

Login di sini
Kompetisi Banyuwangi BMX International tahun ini telah memasuki tahun ke-empat. Sejak digelar pada 2016, kompetisi ini langsung terdaftar didalam kalender Union Cycliste International (Persatuan Balap Sepeda Internasional).
Pada 2019, kompetisi internasional ini diikuti 253 pembalap profesional yang berasal berasal dari 19 negara, di antaranya Brazil, Inggris, Denmark, Italia, Ekuador, Selandia Baru, Australia, RRC, dan lain-lainnya.
Para atlet sepeda BMX akan beradu menjadi yang paling baik untuk menyatukan poin menuju Olimpiade 2020 di Tokyo, Jepang.
Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Wawan, mengatakan, selain melombakan kelas C1 race seperti tahun-tahun sebelumnya, tahun ini meombakan kelas ‘Hors Class’. Kelas level ini lebih tinggi berasal dari kelas C1 race.
“ Hors class ini akan dijalankan di hari ke dua, Minggu 27 Oktober. Di satu benua, perlombaan di kelas ini hanya boleh digelar sebanyak 6 kali didalam setahun. Banyuwangi menjadi salah satu area yang dipilih untuk menyelengarakan kelas bergengsi ini untuk Asia,” kata Wawan.
Wawan mengatakan, level Hors Class poinnya lebih besar. Ini kesempatan bagi mereka untuk berlomba-lomba mendulang poin sebelum mampu lolos ke Olimpiade 2020 nanti.
" Maka tak heran misalnya banyak pebalap dunia ikut berlaga di Banyuwangi,” ucap dia.
Menurut Wawan, sejumlah atlet profesional berprestasi dunia, baik perempuan maupun pria, akan berkompeterisi di laga ini. Di kategori Elite Women, ada pebalap asal Australia Caroline Buchanan yang dulu 5 kali menjadi juara dunia BMX dan MTB. Login di sini
Ada pula Sarah Walker berasal dari Selandia Baru, yang dulu mencapai Medali Perak London Olympic Games 2012 dan Amanda Carr, Amerika Serikat, juara Asian Games Korea 2014.
" Di Elite Men, atlet berprestasi dunia terhitung akan turun berlaga. Di antaranya, Renato Rezende (Brazil) peraih Medali Emas South American Games 2014 dan Jimmi Therkelsen (Denmark) juara BMX Race Ljubljana 2019. Tak ketinggalan, atlet andalan Indonesia, Tony Syafrudin dan I Gusti Bagus Saputra terhitung telah mengkonfirmasi kepesertaannya," kata Wawan.
Banyuwangi International BMX 2019 sendiri melombakan 27 kelas. Yakni challenge boys, usia 5-6 thn, 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16; challenge girls.usia 5-7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, 16; dan challenge men, junior men & women, elite men & women, serta master spesifik usia lebih berasal dari 30 tahun.

No comments:
Post a Comment