Anggota TNI Duel dengan Perampok Pegadaian Sampai... - PANTAIPOKER

Breaking

Tuesday, November 26, 2019

Anggota TNI Duel dengan Perampok Pegadaian Sampai...

Anggota TNI Duel dengan Perampok Pegadaian Sampai...

Anggota TNI Duel dengan Perampok Pegadaian Sampai...



Pantaipoker Dominokiu
Aksi perampokan bersama senjata api berjalan di Kantor Pegadaian Waena Distrik Heram, Jayapura, Papua, Kamis 10 Agustus siang kira-kira pukul 10.30 WIT. Tiga berasal dari empat pelaku punya pistol buatan Jerman, Walther 9mm, yang mereka memakai untuk mengancam pegawai dan pengunjung kantor pegadaian.

Sejumlah saksi di wilayah kejadian menyebut, setelah menebar ancaman, ketiganya hendak membawa kabur hasil jarahan. Namun kala para perampok masih menebar ancaman itu, keliru satu petugas sekuriti berhasil terlihat dan melaporkan perampokan itu kepada keliru satu anggota TNI yang kebetulan berada di toko bangunan, sebelah kantor pegadaian.

Situasi didalam kantor pegadaian termasuk terdengar gaduh sebab nasabah dan pegawai telah terasa panik. Bahkan keliru satu nasabah perempuan, Sance Pui, jadi korban kekerasan sebab keningnya robek akibat hantaman gagang pistol.

Ketika para perampok hendak keluar, keadaan tambah memanas. Warga terasa ramai berteriak dan tersedia perlawanan berasal dari anggota TNI. Ketiga perampok pada akhirnya terhenti setelah tujuh anggota TNI, yaitu Serda Yusni Kahar, Serda Seger, Serda Saleh, Serda Arif, Serda Laode, Serda Suparlan, dan Serda Andik, menutup jalur terlihat dan mengakibatkan para perampok tak berkutik.

Warga pun terasa berdatangan dan menghakimi ketiganya. Hanya keliru satu perampok, berinisial Wi, yang kala itu berada di atas motor, berhasil kabur meninggalkan tiga temannya yang babak belur. Di sini termasuk senjata keliru satu perampok berhasil direbut oleh Serda Suparlan.

Danrem 172/PWY, Kol Inf Christian Boni Pardede, mengatakan bahwa empat perampok memakai dua unit motor dan masing-masing berboncengan. Setelah mengeksekusi korbannya, para perampok hendak kabur tetapi dihentikan anggotanya.

" Serda Suparlan ini ke toko bangunan untuk belanja cat dan pulsa di samping pegadaian, selanjutnya tersedia security terlihat menghendaki tolong. Serda Suparlan sempat berpapasan bersama empat pelaku sambil menodongkan pistol," kata Danrem.

Meski sempat diminta menyerah, para pelaku tambah menolak dan terjadilah perkelahian, lantas pistol para perampok terjatuh. " Pistolnya aktif, tetapi bukan buatan Indonesia," kata Boni.

Ketiga perampok bersama keadaan babak belur langsung dilarikan ke Polsubsektor Heram. " Baru kita interogasi awal dan sepertinya pelaku ini adalah grup perampok lintas provinsi, sebab pengakuannya mereka baru sepuluh hari di Jayapura," kata Kapolsubsektor Heram, Iptu Nadek.

Dari tangan para perampok itu, polisi menemukan identitas keliru satu berasal dari mereka bernama Dayat. Para perampok lantas dibawa ke Polres Jayapura Kota untuk penyidikan. " Ngakunya mereka berkenan bekerja tetapi tambah merampok supaya kita pikir mereka ini pelaku kejahatan profesional," imbuh Nadek.  Pantaipoker Dominokiu

Sementara itu Kapolres Jayapura Kota, AKBP. Marison Tober Sirait mengatakan, DH, Ma, Ha, dan Wi dengan kata lain Boy, merupakan komplotan perampok berasal dari luar Papua.

" Untuk Boy kala ini sedang didalam pengejaran, sebab kala diamankan pelaku kabur meninggalkan teman-temannya. Keempat pelaku belum genap sebulan berada di Papua. Polres Jayapura Kota sedang mendalami kasus ini," terangnya.

Sejumlah barang barang bukti yang diamankan adalah satu unit sepeda motor Honda CB 150 R PA 5209 RN, dua jaket biru dan cokelat krem, dua buah tas ransel hitam memuat obeng, tang dan platban hitam.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...