12 Tahun Bisu dan Tak Tahu Penyebabnya, Wanita Ini Bisa Bicara Setelah Batuk - PANTAIPOKER

Breaking

Tuesday, November 19, 2019

12 Tahun Bisu dan Tak Tahu Penyebabnya, Wanita Ini Bisa Bicara Setelah Batuk

12 Tahun Bisu dan Tak Tahu Penyebabnya, Wanita Ini Bisa Bicara Setelah Batuk

12 Tahun Bisu dan Tak Tahu Penyebabnya, Wanita Ini Bisa Bicara Setelah Batuk



www.pokerpantai.org
Pada usia 13 tahun, Marie McCreadie kehilangan suaranya. Dia jadi bisu tiba-tiba. Saat itu, dokter menyebutkan penyebabnya adalah virus.

Namun, 12 th. kemudian, wanita Australia itu benar-benar terkejut. Ternyata, yang sebabkan kebisuannya adalah sebuah uang logam lama yang terselip di antara pita suaranya.

Uang logam threepence Australia tersebut menghindar pita nada Marie untuk bergetar sampai tidak dapat membuahkan suara.

Ini adalah kisah lama Marie, yang sekali lagi mendapat banyak perhatian sesudah bukunya berjudul " Voiceless" diterbitkan terhadap bulan Juli th. ini.

Dalam buku itu, Marie menceritakan secara teliti pengalaman traumatis kehilangan suaranya di usia muda, dan baru mendapatkannya lagi sesudah 12 th. kemudian.

Ketika Marie tiba-tiba kehilangan kemampuan untuk berbicara terhadap suatu hari th. 1972, para dokter menyebutkan penyebabnya adalah penyakit bronkitis yang parah.

Namun, meski Marie sudah sembuh dari penyakit bronkitis, dia masih tidak dapat mengeluarkan suara. Para dokter pun jalankan bermacam model tes namun tidak mendapatkan hasil.

Karena tidak mendapatkan penyebabnya, para dokter menyerah. Mereka cuma bilang penyebabnya adalah sebuah virus. Marie bahkan diminta untuk lagi merintis kehidupan normal sebagai gadis bisu.

Marie yang selagi itu masih berusia 13 th. jadi bingung dan takut. Orang tuanya tidak mengerti bagaimana menanggulangi kasus Marie.

Beruntung, Marie dan teman-temannya menjadi mendapatkan cara-cara baru untuk berkomunikasi, seperti saling bertukar catatan.

Cara berkomunikasi tersebut diakui mengasyikkan dan mempermudah kehidupan Marie. Dia jadi terbiasa dengan dunia tanpa suara.

Namun, situasi jadi lebih tidak baik bersamaan berjalannya selagi gara-gara suaranya tidak langsung pulih. Reaksi anak-anak lain terhadap situasi Marie tidak benar-benar gawat dibandingkan dengan perlakuan yang ia dapatkan dari gurunya.

Marie bersekolah di St Anne di Dapto. Namun, alih-alih diperlakukan secara tertentu oleh sekolah, Marie dikucilkan dan dituduh sebagai penyihir.

Dia ingat tidak benar satu guru menyebutkan kepada teman-temannya bahwa Marie kehilangan nada gara-gara ulah iblis.

Awalnya dia dan lebih dari satu sahabatnya berpikiran julukan penyihir sebagai lelucon. Namun seutuhnya jadi menakutkan disaat sekolah memisahkan Marie dari kelas agar tidak dapat merubah yang lain.

Karena tidak tahan, Marie kelanjutannya muncul dari sekolah selagi berusia 14 tahun. Setelah satu th. menganggur sekaligus memulihkan traumanya, Marie mencoba melamar pekerjaan di kota kelahirannya, Wollongong, Sydney.

Tapi orang-orang tambah menghinanya. Mereka menyuruh Marie pulang dan menikah, gara-gara tidak tersedia perusahaan yang rela mempekerjakan gadis bisu.

Beruntung, sesudah mengikuti kursus mengetik, Marie kelanjutannya di terima bekerja di kantor layanan publik. Kehidupan Marie pun berjalan normal sesudah itu, sampai sebuah keajaiban muncul di th. 1984.

Saat sedang bekerja di suatu hari di th. 1984, Marie yang selagi itu berusia 25 th. menjadi batuk-batuk. Dia ingat selagi itu adalah tidak benar satu batuk paling gawat yang tidak bisa saja dihindari.

Karena tidak dapat berhenti, Marie pergi ke kamar mandi. Namun batuk Marie menjadi mengeluarkan darah. Dia panik dan kudu dilarikan ke tempat tinggal sakit dengan ambulans.

Marie menjadi tersedia suatu hal di tenggorokannya, dan ternyata perasaannya benar. Ketika memeriksa tenggorokannya, dokter melihat sebuah benda berlumuran darah dan lendir.

Setelah mengeluarkan dan membersihkan benda yang mencurigakan itu, dokter terkejut. Benda itu ternyata sebuah uang logam threepence Australia yang diterbitkan terhadap th. 1959.

Yang lebih mengejutkan lagi, Marie menjadi dapat mengeluarkan nada meski cuma mengerang saja. Bagi Marie, itu adalah sebuah keajaiban yang tidak pernah dia dapat jalankan dalam 12 tahun.

Dokter menganjurkan Marie untuk tidak berbicara selama seminggu, untuk jauhi tekanan terhadap suaranya. Namun Marie sudah tidak sabar.

" Saya menjadi belajar mengeluarkan bunyi-bunyian, seperti mengerang, menangis. Tidak butuh selagi lama saya sudah dapat berbicara gara-gara pada mulanya saya sudah menirukan sebelumnya. Hanya saja kalimat yang saya keluarkan tidak bersuara," kenang Marie.

Kembalinya nada Marie jadi berita viral di th. 1984. Hingga selagi ini masih banyak yang penasaran perihal kisah unik Marie.  www.pokerpantai.org

Beberapa pertanyaan pun muncul, seperti Apa Marie tidak pernah merintis X-Ray? Bagaimana dokter tidak mengerti tersedia uang logam di tenggorokannya?

Dalam bukunya, Marie menyebutkan dia sudah merintis X-Ray selagi kehilangan suaranya. Hanya saja, uang logam itu tersangkut dalam posisi horizontal di antara pita suaranya agar dokter susah menemukannya.

Banyak termasuk yang menjadi heran bagaimana uang logam itu dapat tersangkut di antara pita nada Marie. Untuk kasus ini, Marie sendiri termasuk tidak tahu. Dia tidak ingat pernah tersangkut uang logam sebelumnya.

Memang masih banyak misteri yang menyelimuti kisah unik ini. Namun, jika Sahabat Dream masih penasaran, dapat membaca buku Marie berjudul Voiceless.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...