Trik Unik Hindari Banjir, Mobil Dibuat `Melayang` di Atas Air

http://www.pokerpantai.org/ -Banjir menjadi salah satu momok bagi pemilik mobil di daerah langganan bencana tahunan di sejumlah kota besar. Genangan air di lebih dari satu loasi mampu hingga merendam mobil yang tentu saja merusak bagian mesin.
Pemilik mobil yang kendaraannya terendam air kudu merogoh kocek untuk memperbaikinya.
Berbagai langkah dijalankan pemilik mobil untuk menghindari kendaraannya tergenang banjir. Ada yang memindahkan ke daerah yang lebih tinggi atau menitipkannya di rumah tetangga atau saudara yang aman berasal dari banjir.
Namun seorang warga Vietnam memiliki trik unik menghindari genangan banjir.
Selasa 22 Oktober 2019, seorang pemilik mobil mobil KIA Cerato merah memarkir mobilnya di atas bangku kayu dan tumpukan batu bata.
Tumpukan ini menopang mobil lebih tinggi 1 mtr. berasal dari lantai. Diduga foto ini diambil alih di daerah Nghe An, Vietnam. Sebab, terhadap 14—16 Oktober, lokasi ini sebenarnya diguyur hujan terus-menerus dan sebabkan curah hujan meningkat.
Semula, warganet menyangka foto itu adalah editan. Tapi belakangan foto itu diketahui nyata adanya.
“ Sejarah banjir menjadikan pemilik mobil terlampau berpengalaman: ban mobil dan bagian bawah mobil terendam air,” tulis warganet.
“ Punya banyak duwit untuk membeli mobil dan memadai pandai untuk hadapi banjir,” tulis yang satunya lagi.
Banjir menjadi kasus yang sering terjadi di sejumlah kota besar di Indonesia, termasuk Jakarta. Saat genangan air makin lama meninggi, salah satu bagian yang sering hadapi kasus adalah knalpot.
Kondisi ini umumnya terjadi terkecuali sopir nekat menerobos jalan yang tergenang air. Jika terlampau banyak air yang masuk, mobil mampu mendadak mogok di sedang jalan.
Saat tak mampu kembali menyala, tak tersedia langkah lain tidak cuman meninggalkan mobil di genangan tersebut. Ada pula yang mengupayakan mendorongnya ke daerah yang kering.
Ketika knalpot mobil kemasukan air dikala banjir, panik bukanlah takkan selesaikan masalah. Kalau kamu panik, yang tersedia kasus menjadi runyam.
Dikutip berasal dari Nissan Motor Indonesia, Jumat 15 Maret 2019, knalpot kemasukan air bukanlah kasus yang besar. Air tidak mampu masuk ke dalam mesin, tapi mengganggu kinerja mesin.
Air banjir akan tertampung di bagian yang disebut catalytic converter. Fungsi komponen ini untuk menyaring gas buang. Air yang menumpuk di catalytic converter akan menyulitkanmu untuk menyalakan mesin.
Seiring dengan pemakaian, genangan air di bagian itu akan berubah menjadi uap.
Sistem kelistrikan mobil, biasa disebut dengan nama electronic control unit (ECU) umumnya berada di dua lokasi, yaitu kabin atau area mesin. Ketika memutuskan untuk menerjang banjir, pastikan lebih-lebih dahulu posisi Engine Control Unit (ECU) lebih tinggi daripada permukaan air. Dengan begitu, risiko terjadinya korsleting akibat komponen listrik yang terkena air, mampu ditekan.
Ketika kamu memutuskan untuk menerjang banjir, pastikan lebih-lebih pernah bahwa posisi ECU lebih tinggi dibandingkan dengan permukaan air. Dengan begitu, risiko terjadinya korsleting akibat komponen listrik yang terkena air mampu ditekan.
Tak hanya itu, kamu termasuk kudu menyimak komponen listrik lainnya, layaknya alternator, soket, sekring, injektor, kabel, dan relay. Biasanya komponen-komponen berikut sebenarnya udah disempurnakan dengan pertolongan agar terhindari berasal dari air. Kamu termasuk kudu menegaskan secara segera bahwa kondisi komponen listrik berikut baik-baik saja setelah banjir.
Di bagian mesin, kamu termasuk kudu memeriksa lebih dari satu komponen. Pada radiator, pastikan tak tersedia kotoran yang menempel.
Kompresor AC termasuk kudu diperiksa, bahkan umumnya penempatannya berada di daerah yang memadai rendah. Sebagai langkah antisipasi, menghindari menyalakan AC mobil dikala pada mulanya memiliki kasus knalpot mobil kemasukan air.
Ketika mobil terendam banjir, sebaiknya kamu kudu mengganti saringan udara. Kalau bagian ini tak terjadi dengan baik, mampu berdampak secara segera terhadap mesin.
Kopling termasuk menjadi bagian yang tak boleh terlewatkan. Kondisi banjir sering sebabkan kompling merasa berat saat digerakkan sebab tersedia tumpukan karat yang menahan pergerakannya.
Intensitas hujan yang tinggi belakangan ini berpotensi menyebabkan genangan air. Bahkan, curah hujan berikut mampu menyebabkan banjir di lebih dari satu wilayah.
Pengemudi, termasuk mobil, tak memiliki pilihan untuk menerjangnya terkecuali sebenarnya terlampau terpaksa.
Namun terkecuali kamu berada dalam kondisi ini dan masih tersedia alternatif jalan lain, tersedia baiknya kamu berbalik arah.
Melewati banjir memiliki banyak risiko. Mulai berasal dari komponen kendaraan rusak atau terperosok akibat tak memahami tersedia lubang.
Berikut ini adalah lima tips menerobos banjir dikala mengemudi mobil berasal dari Mitsubishi, dikutip berasal dari Sabtu 29 Desember 2018.
Kamu kudu memahami seberapa dalam banjirnya. Bagian ini barangkali memadai sukar dilakukan, tapi mutlak agar kamu tak terperangkap di sedang banjir.
Kalau hapal dengan jalan yang dilewati, kamu mampu memprediksi kedalaman banjir dan daerah mana saja yang kudu dihindari. Kalau tidak, kamu mampu mengambil alih patokan berasal dari trotoar atau mobil lain untuk memperkirakan ketinggian air.
Caranya, kamu tinggal lihat seberapa dalam ban yang tergenang. Kalau udah mencapai satu ban, lebih baik putar balik, bahkan mobilmu type sedan atau city car.
Mengetahui Spesifikasi Mobil
Caranya dengan lihat information ground clearance dan kekuatan melalui genangan air. Mobil dengan ground clearance rendah layaknya sedan dan city car umumnya lebih berisiko terkecuali dipaksakan menerabas banjir. Berbeda dengan mobil sport utility vehicle (SUV), contohnya Mitsubishi Pajero Sport dan Toyota Fortuner yang memiliki ground clearance tinggi, serta spesifikasi melalui genangan air mencapai 70 cm.
Kemampuan melahap banjir termasuk ditunjang letak ketinggian saluran hawa ke mesin. Kamu kudu memahami di mana letak dan seberapa tingginya agar mampu menghindari air masuk ke mesin dan terhisap. Lebih aman kembali untuk mobil yang memiliki letak intake yang tinggi, umumnya saluran hawa yang letaknya tinggi ini tersedia di mobil SUV.
Kalau air hingga masuk ke dalam mesin, mobil akan mengalami water hammer. Kondisi ini beresiko dan ditandai dengan mobil mogok. Kalau udah begini, jangan mencoba menyalakan mesin sebab akan makin lama merusak komponen di dalamnya.
Pastikan kecepatan saat membelah banjir tidak tinggi. Gunakan gigi rendah agar mobil terjadi lancar. Jangan terburu-buru meningkatkan kecepatan sebab air berisiko naik ke atas kap mesin.
Hindari menahan 1/2 kopling atau mengocok pedal gas dalam genangan, sebab mampu menciptakan gelombang air. Tindakan ini acapkali dinilai mampu menyelamatkan mesin berasal dari kemasukan air lewat saluran knalpot, padahal ini salah.
Periksa Pengereman http://www.pokerpantai.org/
Setelah berhasil melalui banjir, kamu senantiasa kudu waspada. Periksa pengereman dengan melaksanakan trik sederhana.
Jalankan kendaraan dalam kecepatan rendah lebih kurang 5 km per jam. Lalu injak pedal rem beberapa kali fungsi memahami kinerjanya.
Mengapa ini kudu dilakukan? Rem yang basah mengalami penurunan kinerja, bahkan malfungsi. Dibutuhkan saat agar mampu berfungsi normal. Kamu tentu saja tak mau mengalami rem blong saat mengemudi bukan.
Bawa ke Bengkel
Jangan menunda pemeriksaan mobil ke bengkel resmi. Setelah melalui banjir, kondisi mobil mampu berubah, Makanya, diperlukan pemeriksaan menyeluruh di bengkel resmi, termasuk mengantisipasi terdapatnya rusaknya lebih jauh.

No comments:
Post a Comment