Siswa Indonesia Raih Emas di Olimpiade Informatika Dunia - PANTAIPOKER

Breaking

Saturday, October 19, 2019

Siswa Indonesia Raih Emas di Olimpiade Informatika Dunia

Siswa Indonesia Raih Emas di Olimpiade Informatika Dunia

Siswa Indonesia Raih Emas di Olimpiade Informatika Dunia





www.pokerpantai.org -Para siswa Indonesia tak henti-hentinya membuat bangga. Prestasi terbaik kali ini diukir di dalam ajang Olimpiade Informatika Internasional ke-31 atau 31th International Olympiad in Informatics (IOI) yang digelar pada 4-11 Agustus 2019 di Baku, Azerbaijan.

Siswa yang mengharumkan nama bangsa itu Abdul Malik Nurokhman (SMA Semesta Semarang) beroleh medali emas, R Fausta Anugrah Dianparama (SMAN 1 Yogyakarta) dan Vincent Ling (SMA Pribadi Bandung) mendapat medali perak, pas Moses Mayer (SMA Jakarta Intercultural School) beroleh perunggu.

" Kemenangan ini merupakan bukti, Indonesia punya para pemuda yang pintar dan luar biasa berprestasi, membuktikanIndonesia bangsa yang besar. Tidak kalah dengan negara lain," ujar Duta Besar RI untuk Azerbaijan, Husnan Bey Fananie di dalam info tertulisnya, Senin 12 Agustus 2019.

Terkait prestasi ini Komite IOI Indonesia, Yugo Kartono Isal menambahkan, ajang ini udah dimulai sejak 1993. Terakhir kali Indonesia menggapai emas yakni 11 tahun lalu. Tepatnya, Indonesia udah beroleh emas pada 1997, 2008 dan 2019.

" Prestasi Indonesia di Baku kali ini merupakan prestasi terbaik yang pernah dicapai selama ini. Mengingat soal-soal yang diujikan punya tingkat ada masalah yang benar-benar tinggi," ucap dia.

Tahun ini, IOI diikuti oleh 380 peserta berasal dari 88 negara. Setiap negara berhak mengirimkan empat peserta.

Prestasi membanggakan ditorehkan oleh anak bangsa di dunia internasional. Kali ini giliran dua siswi SMA Negeri 2 Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), Aysa Aurealya Maharani dan Anggina Rafitri, yang membuat harum nama Indonesia.

Kedua gadis cantik itu menggapai medali emas di dalam ajang Gold Medals pada ajang World Invention Creativity (WICO) di Seoul, Korea Selatan. mereka menyabet gelar juara gara-gara penelitian yang membuat juri memukau.

Aysa dan Anggina sanggup menemukan obat kanker payudara dengan ramuan dayak, yakni akar bajakah yang tumbuh di wilayah Kalteng.

" Akar bajakah tunggal ini ada di tanah Kalteng, sanggup mengobati kanker payudara yang tidak diketahui banyak mayarakat secara luas," ujar Aysa Senin 12 Agustus 2019.

Aysa menambahkan, akar bajakah yang ditelitinya dengan Anggina itu punya kandungan saponin, alkoloid, steroid, terpenoid, flavonoid, tanin, dan phenolic, yang sanggup mengobati tumor ganas.

Kandungan berikut termasuk udah dibuktikan berasal dari hasil laboratorium di Universitas Lambung Mangkurat (ULM) Banjarmasin. " Kandungan di dalam akar bajakah berikut menyatakan bahwa akar bajakah ini sanggup mengobati kanker payudara," kata dia.

Mereka menemukan akar bajakah dikala ada nenek teman Aysa yang pernah sakit kanker payudara dan sembuh. Usut punya usut, nenek berikut teratur konsumsi akar bajakah.

Aysa dan teman-temannya yang tergabung di dalam ekstrakulier IPA ini sesudah itu mencari tahu kandungan akar bajakah dan mengajukan ke laboratorium ULM Banjarmasih untuk tahu khasiatnya, dengan langkah dibentuk layaknya serbuk teh.

" Orang-orang pedalaman ini meyakinkan bahwa akar bajakah sanggup mengobati kanker payudara, banyak orang-orang terdahulu membuktikan," ucap dia.

Para siswa itu mengemas product teh dan sanggup dikonsumsi dengan menuangkan pada air 500 mililiter. Produk teh berasal dari akar bajakah mereka bikin secara manual dengan dukungan cahaya matahari untuk proses pengeringan, setelah itu ditumbuk manual atau diblender.

" Kami memakai alat manual gara-gara belum punya alat," ucap gadis kelahiran 2002 itu.

Tak hanya meneliti isikan kandungan akar bajakah saja, para siswa berprestasi ini menguji cobanya ke tikus putih yang terkena tumor. Hasilnya, selama dua minggu sel tumor yang ada di tikus berikut hilang.

" Bahkan tikus berikut sanggup bertumbuh besar dan berkembang biak, sel tumor yang pada mulanya positif jadi nol sentimeter," kata www.pokerpantai.org.

Sebelum menggapai medali emas di Korea Selatan, Aysa dan Anggina lebih-lebih pernah mengikuti lomba tingkat nasional pada ajang Youth National Science Fair 2019 (YNSF) di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI) di Bandung. Pemenang berasal dari kejuaraan ini berhak mewakili Indonesia di World Invention Creativity (WICO) di Seoul, Korea Selatan.

Kedua siswi cantik ini berharap, penelitiannya ini sanggup dikembangkan dan sanggup jadi obat bagi penderita kanker payudara.

" Kami inginnya penemuan ini dikembangkan dan sanggup diketahui penduduk luas," ujar Anggina.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...