Innalillahi, Pria Pemilik Baju Emas Tewas Dilempari Batu - PANTAIPOKER

Breaking

Saturday, October 26, 2019

Innalillahi, Pria Pemilik Baju Emas Tewas Dilempari Batu

Innalillahi, Pria Pemilik Baju Emas Tewas Dilempari Batu

Innalillahi, Pria Pemilik Baju Emas Tewas Dilempari Batu




http://www.pokerpantai.org/
Kabar mengejutkan mampir dari India. Pria asal Pune yang tenar bersama baju emas seharga Rp 2,5 miliar, Dattatray Phuge, tewas dibunuh pada Jumat pagi, 15 Juli 2016.

Phuge dibunuh bersama menggunakan batu dan senjata tajam. Polisi sudah menangkap empat orang berkenaan kasus pembunuhan ini, terhitung keponakannya.

Polisi menduga kuat motif pembunuhan ini adalah masalah keuangan. Phuge, kata para pejabat polisi, memang memutarkan uang yang dia kumpulkan dari sejumlah investor.

Sebuah sumber yang dikutip oleh Hindustan Times, menyebut sejumlah investor mengeluhkan penyimpangan keuangan di jaman lalu. Inilah yang dikira sebagai motif di balik pembunuhan ini.

Selain itu, suami mantan politisi Partai Kongres Nasional ini terhitung memiliki rencana ikuti pemilu perwakilan rakyat dan bersaing bersama sebagian investor.

Sementara, istri Phuge, Seema, mengatakan, sebagian orang mampir ke tempat tinggal mereka di Bhosari pada Thursday malam. Orang-orang itu berharap Phuge untuk menemani mereka.

“ Setelah mengambil alih suami saya ke Bharatmata nagar di Dighi, mereka menyerangnya bersama batu dan senjata tajam,” kata Seema.

Nama Phuge jadi tenar setelah dimuat di beragam fasilitas karena membeli baju emas 22 karat seberat 3,5 kilogram. Saat itu, dia menyebutkan sengaja membeli baju ini untuk menarik perhatian banyak orang.

Masih ingat bersama Pankaj Parakh, politisi dan saudagar kaya raya asal Maharashtra, India, yang punya baju emas? Pada Selasa kemarin, pria berjuluk ‘The Man With The Golden Shirt’ itu mendapar sertifikat Guinness World Records.

Ya, Guinness World Records menobatkan Parakh sebagai Laki-laki pemilik baju emas paling mahal di dunia, bersama harga Rs9,835,099 atau kira-kira Rp 2 miliar.

“ Ini tak bisa dipercaya. Saya seorang pria kecil dari area terpencil di Maharashtra. Saya suka bahwa prestasi ini sudah melambungkan nama desa saya ke seluruh dunia,,” kata Parakh Rabu 4 Mei 2016.

Pria 47 tahun yang dulu di-drop out dari sekolah ini menumpuk pundi-pundi kekayaan dari perusahaan garmen. Dia terhitung jadi Wakil Walikota Yeola di Distrik Nashik, lokasi yang berjarak 260 kilometer dari Mumbai.

Baju seberat 4,1 kilogram sementara ini dihargai lebih dari Rs 13 juta atau kira-kira Rp 2,5 miliar, dilengkapi bersama perlengkapan emas lainnya, terhitung jam tangan emas, sebagian rantai emas, cincin emas yang besar, penutup ponsel emas, dan kacamata berbingkai emas berbingkai. Berat total barang mewah ini adalah 10 kilogram.

Setiap kali Parakh berjalan-jalan di Yeola, dia tetap bercahaya bersama baju emas itu. Diam-diam dia terhitung melengkapi diri bersama pistol revolver, untuk menjaga keamanan. Selain itu, dua pengawal teristimewa terhitung tak dulu jauh-jauh berdiri darinya.

“ Saya memicu kemeja emas spesifik bersama tujuh kancing emas untuk lagi tahun ke-45 saya, dua tahun yang lalu. Saya sudah kagum oleh emas sejak jaman sekolah dan sepanjang bertahun-tahun itu jadi gairah, nyaris jadi obsesi,” tutur Parakh sambil tersenyum.

Kemeja itu didesain oleh Bafna Jewellers dan dibuat oleh Shanti Jewellers di Parel, Mumbai. Sebanyak 20 orang dipilih untuk memicu baju ini dalam sementara 3.200 jam, lebih dari dua bulan untuk menempatkan perhiasan emas 18 hingga 22 karat.

Meski terbuat dari emas, kemeja itu terlalu fleksibel dan nyaman sementara dipakai, terlalu lembut dan tak membahayakan. Di bagian dalam dipasang puring untuk menghambat kulit pemakainya terluka.

Itulah lambang kemakmuran Parakh, pria yang tiga dekade silam tetap melarat. Dia di-DO sementara kelas VIII, dan akhirnya meniti bisnis garmen kecil punya keluarga di Yeola. Pada 1982 mendirikan bisnis sendiri dan sukses sebagian dekade berikutnya.

“ Pada sementara pernikahan saya 25 tahun silam, banyak tamu yang mengolok saya karena kenakan emas lebih banyak ketimbang pengantin perempuan,” kenang dia.

Tahun demi tahun dia menumpuk kekayaan, tapi tak dia menggunakan sendiri. Dia memenuhi kebutuhan seluruh keluarganya. Pria yang terlalu sudah mentas dari kemiskinan itu punya tempat tinggal mewah yang dirawat istrinya, Pratibha. Anak-anaknya pun tak di-DO layaknya dia. Siddharth (24) plus Rahul (21) mendapat pendidikan tinggi.

Meskipun tampil glamor bersama baju emas, Parakh merupakan sosok yang merakyat. Dia terlalu acuhkan bersama sesama dan terlibat dalam beragam kegiatan sosial dan pendidikan.

Misalnya, dia sudah sepenuhnya membiayai 150 operasi polio dalam tujuh tahun paling akhir melalui Rumah Sakit Narayan Seva Sansthan di Rajasthan. http://www.pokerpantai.org/

Dia menghabiskan seminggu tiap-tiap tahun untuk tawarkan layanan sukarela, pembiayaan pasien miskin, sedia kan makanan, obat-obatan, dan kebutuhan lainnya.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...