Kisah Perjuangan Pria Jambi Melamar Gadis Cantik di Turki
Nama Muhammad Mutawally Asshidiqiy (27), pria asal Kabupaten Merangin, Jambi, belakangan ini mendadak populer di fasilitas sosial. Pasalnya, bersama penuh perjuangan yang tidak mudah, ia sukses melamar gadis pujaan hatinya Edanur Yilzid (22), gadis asal Turki yang tinggal di Inegol, Provinsi Bursa, Turki. Pantaipoker Ceme
Keduanya mengunggah moment bahagianya itu di fasilitas sosial Instagram, yaitu akun @eseseda98 dan @muhammad_mutawally_asshidiqy. Dalam postingannya yang diunggah, lebih-lebih Walikota Inegol, mampir dan memberikan hadiah untuk ke dua pasangan tersebut.
"Terimakasih banyak kepada Bapak Wali Kota Inegol, Bursa, Turkey, yang telah mampir memberikan ucapan selamat dan juga telah memberikan doa dan hadiah yang benar-benar cantik, beliau benar-benar baik dan benar-benar ramah banget," tulis @muhammad_mutawally_asshidiqy.
Sebelum meminang gadis pujaannya yang telah dikenal lama itu, banyak perjuangan yang mesti dilalui pria asal Desa Rantau Alai, Kecamatan Batang Masumai, Merangin, Jambi. Kisah-kisah perjuangannya pun tetap ia curahkan di fasilitas sosialnya.
Ketika bakal menjadwalkan ke Turki, dia terlbih pernah membawa dampak paspor pada Maret 2020. Ia pilih berangkat seorang diri ke Turki pada Januari 2021.
Namun, keberangkatannya ke Turki itu sempat tertunda dikarenakan hasil tes PCR tunjukkan dia positif Covid-19. Ia pun terpaksa merintis karantina di Wisma Atlet Jakarta.
Dengan penuh kesabaran, sesudah merintis karantina sepanjang 10 hari, ia kemudian beranjak terbang ke Turki. Mutawally tiba di Turki pada 2 Februari 2021, dan langsung dijemput oleh keluarga kekasihnya.
Tak menunggu selagi lama dan tanpa didampingi keluarga besarnya berasal dari Indonesia, pria asal Jambi itu langsung melamar kekasihnya pada 5 Februari 2021. Momen suka itu pecah selagi proses lamaran berlangsung.
Hubungan Jarak Jauh Selama 2,5 Tahun
Muhammad Mutawally yang merupakan alumnus UIN Imam Bonjol, Padang, mengenal Edanur Yilzid pada th. 2018 lewat fasilitas sosial. Kemudian Edanur Yilzid pernah mampir ke Indonesia pada 2019 selagi mengikuti program pertukaran pelajar.
Ketika Edanur berada di Indonesia, ia berjumpa bersama pria asal Jambi, yang mengelola sebuah kafe di Jambi. Keduanya kemudian mengenal lebih jauh dan persahabatan tumbuh.
Namun, selagi persahabatan mereka tumbuh, Edanur mesti lagi ke Turki. Keduanya pun tetap menjalin pertalian lewat fasilitas sosial. Lantas keduanya menjalin Long Distance Relationship (LDR) sepanjang 2,5 tahun. Keduanya intens komunikasi, meski terpisah jauh.
Namun, tanpa disangka, cinta tumbuh bersemi. Persahabatan mereka berubah jadi cinta. Keduanya kemudian mengambil keputusan untuk menikah.
Setelah menjalin pertalian sepanjang 2,5 tahun, pada akhirnya ia memberanikan diri menemui pujaan hatinya ke negeri Turki bersama bekal restu berasal dari ke dua orangtuanya.
"Perjuangannya sebetulnya luar biasa, abang aku nekat, yakin, Alhamdulillah pada akhirnya tercapai melamar kekasihnya di Turki," kata Ikrom Mulhadi, adik Muhammada Mutawally ketika dihubungi Kamis (11/2/2021).
Sempat Dicemooh
Ikrom menceritakan, bahwa keluarganya salut bersama perjuangan Mutawally. Keluarganya yang berasal berasal dari sebuah kampung di Merangin, sudi menghimpun duwit sedikit demi sedikit untuk cost ke Turki.
"Keluarga di sini (Jambi) senang, bahagia, sedih, pokoknya campur aduklah," ujar Ikrom.
Tercapainya melamar gadis berasal dari seberang jauh itu, kata Ikrom, adalah dambaan keluarganya. Kenekatan berasal dari kakak kandungnya itu, kata Ikrom, tak sedikit mendapat cemooh berasal dari warga di kampungnya, yang tidak percaya jikalau Muttawaly dapat melamar seorang gadis yang berbeda kewarganegaraan.
"Tapi kita sekeluarga tetap semangat, menghimpun duwit untuk berangkat ke Turki. Dan percaya atas izin Allah, semuannya terwujud," kata Ikrom.
"Baru lamaran di Turki, untuk menikah Insya Allah secepatnya," ujar Ikrom lagi.


No comments:
Post a Comment