6 Komplikasi Asam Lambung Jika Tidak Diobati, Jangan Abaikan
Asam lambung terhitung penyakit yang sering ditemui. Penyakit asam lambung terjadi dikala isikan perut naik ke esofagus, saluran yang menghubungkan mulut ke perut. Kondisi ini bisa mengundang sensasi nyeri dan panas di dada. Pantaipoker Dominokiu
Asam lambung yang naik dikatakan normal jika terjadi sesekali. Namun, asam lambung naik yang sering terjadi hingga lebih dari dua kali didalam seminggu, suasana ini mengarah pada gastroesophageal reflux disease (GERD). Berbagai segi bisa menjadi penyebab asam lambung naik.
Kenaikan asam lambung sering terjadi akibat kebiasaan makan yang buruk, model hidup tidak sehat, hingga suasana lain seperti diabetes, hernia, atau kehamilan. Asam lambung bisa diatasi dengan perubahan model hidup dan penyembuhan dari dokter.
Terkadang, orang sering menyepelekan penyakit asam lambung ini. Akibatnya, asam lambung tidak tertangani dan mengundang komplikasi. GERD atau naiknya asam lambung bisa mengakibatkan persoalan kesegaran dan komplikasi yang lebih sungguh-sungguh jika tidak ditangani.
Komplikasi dari asam lambung bisa menjadi serius, khususnya jika tidak ditangani. Banyak dari komplikasi ini mengenai satu mirip lain. Berikut komplikasi yang bisa terjadi dikala asam lambung tidak segera diobati.
EsofagitisKenaikan asam lambung yang sering bisa mengakibatkan perangan pada esofagus atau kerongkongan. Kondisi ini disebut dengan esofagitis. Di ujung bawah kerongkongan, tersedia katup yang menghentikan asam di lambung naik kembali ke kerongkongan. Ini disebut sfingter esofagus.
Jika sfingter esofagus rusak, isikan perut bisa naik kembali ke esofagus (refluks). Naiknya asam lambung bisa mengiritasi kerongkongan, mengakibatkan esofagitis. Esofagitis mengakibatkan sukar menelan dan sering kadang menyakitkan. Gejala lainnya terhitung sakit tenggorokan, suara parau, dan heartburn.
Esofagitis yang tidak diobati bisa mengakibatkan luka, jaringan parut, dan penyempitan esofagus yang parah. Ini merupakan suasana darurat medis. Esofagitis terhitung bisa meningkatkan risiko terkena kanker esofagus.
Perawatan untuk suasana ini berfokus pada menghalau penyebab peradangan dan jauhi pemicu. Dalam beberapa kasus, resep obat terhitung bisa mengatasi peradangan.
Tukak esofagus
Asam lambung bisa mengakibatkan kerusakan lapisan esofagus, mengakibatkan tukak atau luka yang menyakitkan. Luka esofagus atau ulkus esofagus terhitung didalam type tukak lambung. Ini adalah luka yang menyakitkan yang terdapat di lapisan esofagus anggota bawah, di persimpangan esofagus dan perut.
Ulkus esofagus kebanyakan terbentuk akibat infeksi bakteri yang disebut Helicobacter pylori. Ini terhitung bisa disebabkan oleh erosi dari asam lambung yang bergerak ke kerongkongan. Dalam beberapa kasus, infeksi lain dari jamur dan virus terhitung bisa mengakibatkan tukak esofagus.
Tukak esofagus bisa mengakibatkan gejala, seperti sensasi terbakar di tempat dada, sensasi terbakar di tempat dada, nyeri sementara menelan, mual, dan tinja berdarah. Namun, tidak semua orang yang mengalami tukak esofagus memiliki gejala.
Jika tidak diobati, tukak esofagus bisa mengakibatkan komplikasi yang lebih serius, seperti perforasi esofagus (lubang di esofagus) atau pendarahan tukak.
Striktur esofagus
Kenaikan asam lambung yang tidak diobati bisa mengakibatkan peradangan, jaringan parut, atau perkembangan jaringan abnormal (neoplasia) di kerongkongan. Akibatnya, kerongkongan bisa menjadi lebih sempit dan kencang. Kondisi ini dikenal sebagai striktur esofagus.
Striktur esofagus seringkali mengakibatkan menelan sukar atau menyakitkan. Ia terhitung bisa mempersulit makanan dan cairan untuk mengalir dari kerongkongan ke perut. Pernapasa terhitung bisa mulai sesak.
Dalam beberapa kasus, makanan padat atau padat bisa tersangkut di kerongkongan. Ini bisa meningkatkan risiko tersedak. Selain itu, jika tidak bisa dengan mudah menelan makanan dan cairan, ini bisa mengakibatkan malnutrisi.
Pneumonia aspirasi
Asam lambung yang naik ke tenggorokan atau mulut bisa terhirup ke paru-paru. Hal ini bisa mengakibatkan pneumonia aspirasi yang terhitung infeksi paru-paru. Pneumonia aspirasi mengakibatkan gejala seperti demam, batuk dalam, sakit dada, sesak napas, mengi, kelelahan, perubahan warna biru pada kulit, dan kematian.
Pneumonia aspirasi bisa menjadi sungguh-sungguh dan lebih-lebih fatal jika tidak ditangani. Perawatan kebanyakan melibatkan antibiotik. Dalam persoalan yang lebih parah, rawat inap dan perawatan suportif untuk pernapasan.
Esofagus Barrett
Kerusakan yang terus-menerus pada esofagus yang disebabkan oleh asam lambung bisa mengakibatkan perubahan sel pada lapisan esofagus. Esofagus Barrett adalah suatu suasana di mana sel-sel yang membentuk kerongkongan mulai nampak seperti sel-sel yang menyusun usus.
Hal ini sering terjadi dikala sel rusak akibat paparan asam dari lambung. Kondisi ini mengakibatkan sel skuamosa yang melapisi esofagus anggota bawah beralih menjadi sel kelenjar. Sel-sel ini mirip dengan sel yang melapisi usus.
Gejala Esofagus Barrett meliputi nyeri dada, muntah darah, atau muntah yang menyerupai bubuk kopi, kesulitan menelan, tinja berwarna hitam atau berdarah.
Esofagus Barrett berkembang pada sekitar 10 hingga 15 % orang yang menderita GERD. Ini cenderung pengaruhi pria hampir dua kali lebih sering daripada wanita. Ada sedikit risiko bahwa sel kelenjar ini bisa menjadi kanker dan mengakibatkan kanker esofagus.
Kanker esofagus
Orang yang menderita GERD berisiko sedikit lebih tinggi terkena type kanker esofagus khusus yang dikenal sebagai adenokarsinoma esofagus. Kanker ini menyerang anggota bawah kerongkongan, mengakibatkan gejala seperti kesulitan menelan, penurunan berat badan, sakit dada, batuk, problem pencernaan, dan mulas parah.
Refluks asam yang mengakibatkan Esofagus Barrett rusaknya jaringan bisa meningkatkan risiko kanker esofagus. Sel-sel yang berkembang sering kadang bisa menjadi sel prakanker.
Kanker esofagus seringkali tidak mengundang gejala pada langkah awal. Orang kebanyakan hanya mendapatkan gejala sehabis kanker udah mencapai langkah yang lebih lanjut.


No comments:
Post a Comment