5 Posisi Bercinta yang Aman saat Hamil Trimester Ketiga

Kehamilan bukanlah penghalang Mama dan Papa untuk selalu memadu kasih bersama dengan bercinta. Banyak ibu hamil yang justru merasakan libidonya makin lama tinggi disaat hamil, lebih-lebih di trimester ketiga.
Namun, di trimester terakhir kehamilan ini, Mama dan Papa mesti lebih berhati-hati disaat dambakan berhubungan seksual. Pasalnya, tubuh mama beralih bersamaan bersama dengan janin yang makin lama membesar di perut. Mama kemungkinan saja jadi tidak nyaman, canggung, lebih-lebih kesakitan.
Tak mesti khawatir, dikarenakan membuat perubahan posisi dan mengfungsikan pelumas adalah perihal yang dapat dilakukan untuk kurangi ketidaknyamanan pada Mama. Pantaipoker Dominokiu
1. Woman on Top
Dalam sebuah wawancara, seksolog dan pendidik seks bersertifikat, Dr. Logan Levkoff memberi saran wanita hamil untuk tidak jalankan posisi misionaris. Ini dikarenakan posisi ini beri tambahan banyak tekanan pada perut yang membahayakan, terlebih pada trimester ketiga. Sebaliknya, Levkoff memberi saran posisi woman on top yang sangat mungkin Mama mengendalikan kecepatan dan kedalaman penetrasi.
2. Doggy style
Posisi doggy jenis adalah posisi kedua yang direkomendasikan dikarenakan minim tekanan pada kandung kemih dan rahim. Selain itu, posisi ini tergolong lebih nyaman dikarenakan tidak merangsang sensasi untuk membuang air kecil. Jika akan jalankan posisi ini, direkomendasikan agar Papa diam di posisinya, kala Mama lah yang lebih aktif menjalankan pinggul dikarenakan Mama yang lebih dapat menakar seberapa dalam penetrasi yang nyaman
3. Spooning
Terapis perkawinan dan seks berlisensi, Dr. Kat Van Kirk, perlihatkan bahwa posisi spooning adalah posisi seks kala hamil yang terbaik. Posisi ini terlalu nyaman dan tidak membutuhkan banyak bisnis dari keliru satu pihak. Posisi ini termasuk sangat mungkin penetrasi yang tidak terlalu dalam dari Papa agar safe bagi rahim dan janin mama.
4. Side by side
Posisi side by side atau berdampingan ini termasuk termasuk posisi seks kala hamil tua yang aman. Posisi ini membantu pasangan untuk kurangi beban pada berat badannya dari perut mama. Selain itu, kala Mama berbaring saling berhadapan, Mama dapat mengganjal bantal di bawah punggung untuk membantu dan menempatkan kedua kaki di atas kaki pasangan untuk mengistirahatkannya.
5. Reverse cowgirl
Dalam posisi reverse cowgirl ini, Mama dapat bersandar atau maju untuk menyesuaikan sudut penetrasi. Dalam posisi ini, Mama memiliki pengecekan lebih besar pada kecepatan dan kedalaman penetrasi yang nyaman bagi Mama. Selain itu, Papa termasuk dapat mengendalikan diri dan beban tubuhnya agar tidak menumpu pada tubuh mama.
Itu dia beberapa posisi seks kala hamil tua yang safe dan nyaman untuk dilakukan. Jagalah agar tidak ada tekanan di lebih kurang perut dan rahim agar tidak berjalan kontraksi yang dapat membahayakan janin. Semoga informasi ini bermanfaat, Ma!

No comments:
Post a Comment