Perangi Covid-19, Ferrari Produksi Ventilator dari Masker Selam

Siapa yang tak kenal masker untuk diving dan snorkeling. Berenang di lautan mengamati hidupan laut, jadi terumbu karang hingga pelbagai group ikan warna-warni, bersama dengan bantuan dua pilihan masker tertentu yang menjamin visibilitas keindahan pemandangan dan kesibukan bernapas di air tidak mengalami kendala.
Di tangan Ferrari, butik supercar eksotis asal Italia, peran masker selam ini dapat diubah jadi salah satu peranti penting penanganan pasien Coronavirus Disease atau Covid-19. Yaitu ventilator, bersama dengan langkah membawa dampak ubahan di bagian valve atau katupnya. http://128.199.71.150/pantaipoker/
Dikutip dari laman Ferrari.com, di markas Ferrari yang berlokasi di Maranello, Italia, para teknisi memodifikasi masker selam memproduksi Mares--salah satu perusahaan terkenal peralatan diving atau selam--menjadi ventilator pasien Covid-19.
Sementara itu, tersedia pula masker snorkeling yang dipasok oleh Decathlon, dan dimodifikasi jadi googles bagian dari Alat Pelindung Diri (APD) tenaga kebugaran atau nakes sementara menangani pasien Coronavirus Disease.
Rekanan Ferrari lainnya adalah Solid Energy yang ikut menunjang mengubah fungsi masker snorkeling jadi perlengkapan APD. Serta Nuovamacut Gruppo TeamSystem di bagian kerja sama pengadaan alkes ini.
Tidak cuma itu, para penjahit interior atau kabin Ferrari termasuk membawa dampak masker sebagai pelindung hidung dan mulut di era pandemi Covid-19.
Dikutip dari Reuters, John Elkann, Chairman Ferrari menyatakan, "Saat ini, masker snoreling ini tengah dikembangkan. Nantinya dapat kita kirimkan dalam sementara dekat ke tempat tinggal sakit di semua Italia."
Adapun ide untuk memproduksi alat kebugaran atau alkes ini mulanya diusulkan oleh insinyur asal Italia dan sekarang siap digunakan di pelbagai negara untuk memenuhi lonjakan keperluan ventilator.
"Saat ini Ferrari memproduksi bagian-bagian katup ini melalui teknologi cetak 3D-nya," mengerti John Elkann.
Di Indonesia perihal sama termasuk coba diterapkan supaya pabrikan mobil bisa mencetak ventilator. Namun hingga sementara ini pabrikan masih menunggu cetak biru dari pemerintah supaya bisa memproduksi ventilator yang sesuai standar kesehatan.
Sebelumnya Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita mendorong bermacam industri untuk ikut memproduksi APD yang dapat dipasok bagi para tenaga kebugaran dalam menangani pasien positif Covid-19.
Menperin termasuk mendorong produsen otomotif di dalam negeri untuk bisa ikut memproduksi alkes layaknya ventilator atau alat bantu pernapasan, yang benar-benar krusial dalam memelihara pasien Covid-19.

No comments:
Post a Comment