Saat Raja Narkoba Bikin Api Unggun dari Uang Rp28 Miliar, Demi Anak - PANTAIPOKER

Breaking

Sunday, March 8, 2020

Saat Raja Narkoba Bikin Api Unggun dari Uang Rp28 Miliar, Demi Anak

Saat Raja Narkoba Bikin Api Unggun dari Uang Rp28 Miliar, Demi Anak

Saat Raja Narkoba Bikin Api Unggun dari Uang Rp28 Miliar, Demi Anak



Klik di Situs ini - Bandar narkoba, Juan Pablo Escobar, dulu melakukan hal “ gila”. Escoba membakar duwit kertas senilai US$2 juta (Rp28 miliar) untuk menghangatkan putrinya yang terkena hipotermia di dalam pelariannya.

Selasa 17 Desember 2019, sang anak, Medellin Pablo Escobar, menyatakan ayahnya tumbuh dalamkemewahan dan kerasnya bisnis narkoba.

Medellin yang membuat perubahan namanya menjadi Sebastian Marroquin, ini menyatakan sang ayah hidup di dalam pelarian. Pria yang disebut sebagai “ raja kokain” ini menguasi kartel narkoba dan memasok 80 prosen kokain dunia.

Pendapatan per minggunya menggapai US$420 juta (Rp5,89 triliun).

Marroquin menyatakan keluarganya tinggal di area persembunyian di Medellin mountain sides sementara sang putri, Manuela, mengalami hipotermia. Ayahnya membuat api unggun berasal dari tumpukan duwit untuk menghangkatkan tubuh sang anak.

Kepada majalah Don Juan, Marroquin mengenang sang ayah menghendaki keluarganya untuk menutup mata dan tukar tempat tinggal tiap tiap 48 jam di 15 area persembunyian yang berbeda. Pablo tak inginkan keluarganya mengerti mereka tersedia di mana.

Pada 2 Desember 1993, Pablo ditembak mati setelah mengupayakan menahan berasal dari kejaran polisi. Ya, pria ini masuk ke di dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) oleh pasukan rahasia Kepolisian Kolombia.

Kalau miliki berpikir miliarder tak miliki utang dan kaya gara-gara bisnisnya sebenarnya sukses, itu keliru besar. Karena tersedia miliarder yang justru miliki utang menumpuk.

Dikutip berasal dari Liputan6.com, Senin 2 Desember 2019, orang kaya itu adalah Sun Hongbin. Dia adalah miliarder asal Tiongkok bersama dengan kekayaan menggapai US$10,4 miliar (Rp146,41 triliun).

Tetapi, utang Sun terlampau banyak gara-gara tradisi bisnisnya yang nekat. Malah, kariernya disebut-sebut laiknya roller coaster, naik turun secara drastis.

Saat perusahaan di Tiongkok mengurangi utang gara-gara ekonomi dunia melambat, Sun tambah jor-joran mengeluarkan uang. The Financial Express menyebut orang tajir ini justru belanja tanah punya masalah yang merupakan aset berasal dari Dalian Wanda Group Co., developer yang membangun kawasan bisnis.

Pria ini termasuk belanja saham senilai US$2,2 miliar (Rp30,97 triliun) berasal dari LeEco. Padahal, perusahaan teknologi dan sarana ini terancam bangkrut.

Pembelian saham ini ternyata tambah mengerek saham perusahaan Sun naik 212 persen. Tapi, rasio utang perusahaan termasuk naik sampai 394 prosen atau lima kali berasal dari perusahaan lain. Padahal, dia miliki 84 prosen saham di Sunac China Holdings, yang tidak lain perusahaannya sendiri.

Tak lama kemudian, harga saham Sunac China Holdings turun 1,6 persen. Dampaknya, perusahaan memastikan penerbitan obligasi sebagai solusi bayar utang.

Meski demikian, analis memprediksi obligasi itu hanya laku US$1 miliar (Rp14,08 triliun).

Yang mengejutkan pertumbuhan top line perusahaan Sun justru mengagumkan. Penjualan properti meningkat dua kali lipat terhadap 2016 gara-gara pembangunannya terbukti berhasil.

Strategi yang dikembangkan Sun dinilai cerdas oleh beberapa investor agar mereka belanja saham Sunac China Holdings.

Hilangnya kekayaan tak senantiasa akibat bisnis bangkrut. Kebijakan pemerintah termasuk dapat membuat seorang miliarder kehilangan harta menggapai triliunan. Nasib apes inilah yang dialami seorang bos perusahana properti, Hui Ka Yan.

Kekayaan Hui Ka Yan mendadak menyusut 21 prosen atau Rp 45 miliar yuan (Rp90,20 triliun). Meski berkurang, Hui tetap orang tajir. Kekayaannya sementara ini tetap menggapai 170 miliar yuan (Rp340,75 triliun).

Kamis 7 November 2019, kekayaan Hui Ka Yan itu hilang setelah harga saham perusahaan, Evergrande, babak belur di bursa saham setempat. Saham Evergrande anjlok sampai 22 prosen th. ini.

Ekspansi besar-besaran yang dijalankan perusahaan sebelumnya udah menggerus aset perusahaan properti ketiga terbesar di Negeri Tirai Bambu itu.

Alhasil, kini Evergrand perlu mengurangi asetnya untuk meringankan beban utang perusahaan.

Tak hanya berasal dari aspek internal, kinerja Evergrande termasuk terpukul oleh kebijakan pemerintah yang melarang pembiayaan segera kepada pengembang yang belum mendapat persetujuan untuk memulai konstruksi. Pembiayaan ini termasuk pasar ekuitas dan surat utang.

Belum lagi pemicu berasal dari kebijakan Partai Komunis China kepada pemerintah yang mendesak untuk tidak lagi menggenjot properti sebagai fasilitas pendorong pertumbuhan ekonomi.

Tak dulu terbayang berasal dari benak Masaru Wasami bahwa dia akan menjadi miliarder. Kini, dia menjadi orang kaya-raya di Jepang bersama dengan harta belasan triliun rupiah.

Senin 14 Oktober 2019, cerita ini bermula berasal dari Masaru yang menjadi karyawan paruh sementara sementara berusia 12 tahun. Dia inginkan menopang mencari duwit untuk penyembuhan sang ibu yang mengidap tuberkulosis (TBC). Tiga th. kemudian, Masaru berhenti sekolah dan berbisnis full time.

Pada 1970, Masaru menjalani bisnis truk di bawah bendera Maruwa Unya Kikan Co. Bisnisnya bergerak di bidang pengiriman produk. Awalnya, dia hanya miliki satu truk. Beberapa th. kemudian, jumlah truk yang dimilikinya sampai 100 truk.

Semula dia berbisnis pengiriman produk, kini bisnisnya berkembang menjadi pengiriman obat-obatan dan logistik supermarket di seluruh Jepang.

Kini, Masaru menjadi orang kaya-raya di Jepang dan keberhasilannya tak terlepas berasal dari peran Amazon Inc.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...