Ahli Medis Terinfeksi, Benarkah Coronavirus Bisa Tertular Lewat Mata?

Kabar miris dirasakan seorang berpengalaman medis terkemuka di Tiongkok, Wang Guangfa. Dia ialah ahli medis di garda terdepan yang menganalisis penyebaran coronavirus. Tapi akhirnya, dia juga terinfeksi virus tersebut dan sekarang dalam perawatan intensif.
Menurutnya, sebelum tertular, dia memang tidak memakai kacamata pelindung. Artinya dia membetulkan bahwa virus mematikan tersebut sangat menular antar-manusia dan bisa ditularkan melewati mata seperti dikutip dari Mirror, Minggu (26/1).
Wang Guangfa, adalahtokoh utama dalam menolong Tiongkok memerangi SARS pada 2003. Dirinya pun terserang virus tersebut tetapi sejak tersebut dia sembuh.
Kali ini, Wang menuliskan dia yakin dia terinfeksi sebab dia tak mempunyai kacamata pelindung. Spesialis pernapasan di Rumah Sakit Pertama Universitas Peking Beijing itu dicibir netizen sebab dua minggu kemudian sesumbar mengungkapkan bahwa virus itu dapat dikendalikan. Nyatanya, dia juga tertular.
Pakar tersebut kini mengklaim bahwa ia barangkali tertular penyakit tersebut karena kurangnya perlindungan mata saat mengunjungi klinik-klinik dan ruang isolasi di Wuhan, di provinsi Hubei, lokasi wabah tersebut muncul. Berita tersebut muncul saat dokter yang mengasuh pasien juga meninggal sebab virus itu.
“Tapi lantas saya tiba-tiba menyadari bahwa kami tidak menggunakan kacamata pelindung,” ungkap Wang.
Dia menuliskan dia menderita konjungtivitis di mata kirinya sesudah kembali ke Beijing. Dan selama tiga jam lantas dia mulai merasakan demam dan radang selaput lendir yang parah.
Wang mengira dia menderita flu pada tadinya karena dia belum pernah menyaksikan seorang pasien Wuhan yang menderita konjungtivitis sebelumnya. Tetapi kemudian, dia mengekor tes guna coronavirus saat minum obat flu tidak berhasil. Dan dia ditetapkan positif coronavirus.
Dia menuliskan penjelasan yang paling barangkali adalah, dia tertular virus masuk melewati matanya. Ahli Komisi Kesehatan Nasional China, Li Lanjuan mengatakan sekarang staf medis yang mengerjakan kontak langsung dengan pasien coronavirus perlu menggunakan kacamata pelindung.
Sementara masyarakat masih disarankan lumayan memakai masker. Virus ini sekarang makin menyebar luas di mana tidak sedikit negara telah mengonfirmasi penularan pada penduduk mereka.

No comments:
Post a Comment