Kisah Pilu Bocah 10 Tahun Hidup Sebatang Kara, Saban Hari Makan Nasi & Singkong - PANTAIPOKER

Breaking

Monday, December 2, 2019

Kisah Pilu Bocah 10 Tahun Hidup Sebatang Kara, Saban Hari Makan Nasi & Singkong

Kisah Pilu Bocah 10 Tahun Hidup Sebatang Kara, Saban Hari Makan Nasi & Singkong

Kisah Pilu Bocah 10 Tahun Hidup Sebatang Kara, Saban Hari Makan Nasi & Singkong



www.pokerpantai.org
Sungguh sedih dan pilu terkecuali ditinggal oleh kedua orang tua untuk selamanya. Apalagi terkecuali hidup sebatang kara.

Cobaan semakin berat terkecuali yang ditinggalkan itu bukan dari keluarga berada, yang sanggup mencukupi kebutuhan hidup sehari-hari.

Bagi orang dewasa, kehilangan orang tua yang jadi daerah tergantung telah memadai memilukan. Apalagi terkecuali yang mengalaminya masih anak-anak

Seorang bocah Laki-laki Vietnam berusia sepuluh tahun terpaksa hidup sendirian. Setelah ditinggal neneknya yang tak lama sesudah itu disusul ayahnya.

Bocah itu dilaporkan telah kehilangan ibunya saat masih kecil, saat ayahnya pernah bekerja sebagai kuli bangunan di kota.

Sebelumnya, bocah bernama Dang Van Khuyen itu tinggal di desa dengan neneknya dan pergi ke sekolah setiap hari.

Ibunya telah meninggal dunia saat dia masih kecil. Sementara ayahnya hidup terpisah dengan bekerja sebagai kuli bangunan di kota.

Dang Van Khuyen dan neneknya tergantung satu mirip lain untuk meniti kehidupan yang simple karena mereka tidak punyai banyak uang.

Mereka mendapat kiriman duwit setiap bulan dari kota setiap kali ayahnya terima upah sebagai kuli bangunan.

Sayangnya, nenek Khuyen meninggal karena usianya telah tua, meninggalkan cucunya itu sendirian di rumah.

Tak lama kemudian, Khuyen terima berita mengejutkan lainnya kala dia berada di sekolah.

Bagaikan telah jatuh ditimpa tangga, ayahnya dikabarkan meninggal karena kecelakaan kerja.

Dengan tidak ada lagi anggota keluarga yang mengasuhnya, bocah Laki-laki itu saat ini kudu meniti kehidupan sebatang kara.

Untuk bertahan hidup sehari-hari, Dang Van Khuyen menanam singkong dan sayuran. Hasilnya dia makan dengan nasi dan sayuran.

Namun Khuyen adalah sosok anak kecil yang sabar dan penuh tanggung jawab. Dia memasak singkong dan sayurannya sendiri.

Semua orang melihat betapa sulitnya kehidupan anak ini. Tetapi Dang Van Khuyen dengan tegar menghadapinya dengan penuh keteguhan hati.

Tidak kira cuaca panas atau hujan, anak ini masih pergi ke sekolah dan belajar keras. Pihak sekolah dan pejabat daerah yang terasa kasihan berupaya mencarikan keluarga angkat untuk Dang Van Khuyen.  www.pokerpantai.org

Namun dengan tegas bocah itu menampik untuk diadopsi. Dia bersikeras menginginkan hidup sendiri dan independent meski sebatang kara.

Sementara itu, guru sekolahnya sukses menghimpun sumbangan sekitar 10 juta dong Vietnam atau Rp6 juta untuk membawa pulang jenazah ayah Khuyen dari kota untuk dimakamkan di desa.

Ketabahan dan kedewasaan Dang Van Khuyen terlalu mengesankan netizen. Dia menginginkan hidup independent biarpun baru berusia 10 tahun.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...