Keluarga Mengulang Apa yang Dilakukan BJ Habibie 9 Tahun Lalu

www.pokerpantai.org
Pihak keluarga menggelar tahlilan selama 40 hari berturut-turut untuk mendoakan Presiden RI ke-3, BJ Habibie.
Kabar berikut itu disampaikan oleh putra pertama almarhum BJ Habibie, Ilham Akbar Habibie, seusai menggelar tahlilan hari kedua.
Tahlilan mendoakan almarhum BJ Habibie berikut digelar di tempat tinggal duka Patra Kuningan Jakarta dan terbuka untuk umum.
Umumnya, warga Muslim Indonesia akan menggelar tahlilan bagi yang meninggal terhadap hari-hari spesifik saja.
Biasanya mereka akan menggelar tahlilan terhadap hari ketiga, ketujuh, ke-40, atau bahkan hari ke-100.
Menurut Ilham Habibie, menggelar tahlilan selama 40 hari berturut-turut udah menjadi tradisi di keluarga ayahnya.
Ilham Habibie menambahkan, ayahnya menggelar tahlilan selama 40 hari berturut-turut pas ibunya, Hasri Ainun Habibie, wafat sembilan th. yang lalu.
" Kalau biasanya hari ketiga, ketujuh, dan 40, tapi papa menggelarnya selama 40 hari, sembilan th. yang lantas pas ibu layaknya itu," kata dia.
Rupanya, tradisi menggelar tahlilan selama 40 hari penuh itu termasuk ditunaikan oleh anak-anak kepada almarhum BJ Habibie.
" Kami rela sebabkan acara yang mirip untuk bapak, layaknya papa mengadakan sembilan th. yang lantas dikala ibu wafat," ujarnya.
Kata Ilham Habibie, kediaman ayahnya sebenarnya tidak mampu menampung publik yang menginginkan mendoakan Bapak Teknologi Indonesia itu.
" Ya barangkali kita tidak mampu mengakomodasi semuanya, gara-gara ini termasuk bukan Gelora Bung Karno, tersedia batasnya," katanya sambil tersenyum.
Mengenai tokoh-tokoh yang datang turut berbela sungkawa di tempat tinggal duka, Ilham Habibie tak mampu menghapalnya satu satu.
Namun terhadap malam ke dua kemarin, tidak benar satu tokoh nasional yang hadir adalah Akbar Tanjung.
Almarhum Bacharuddin Jusuf Habibie (BJ Habibie) baru saja meninggalkan masyarakat Indonesia untuk selama-selamanya. Dengan senyum khasnya, Presiden ke-3 Indonesia itu termasuk dikenal sebagai papa teknologi.
Habibie mengantongi puluhan hak paten berasal dari hasil karyanya sebagai ilmuwan. Kejeniusan suami mantan ibu negara Ainun Habibie itu termasuk membuatnya mendapat julukan Mr. Crack.
Usai sang presiden mangkat, sosok dua putra Habibie menjadi sorotan. Masyarakat selama ini barangkali udah mengetahui muka putra sulung Habibie yang bernama Ilham Akbar Habibie. Namun si bungsu, tak jarang yang baru melihatnya.
Putra ke dua Habibie-Ainun ini bernama Thareq Kemal Habibie. Wajahnya yang muncul pas berikan keterangan pers meninggalnya sang papa menjadi perhatian. Thareq tampil bersama dengan satu penutup mata.
(Baca: Sosok Thareq Habibie, Putra Habibie yang Pakai Satu Penutup Mata)
Ilham Habibie selama ini dikenal sebagai putra Habibie yang termasuk menggeluti dunia dirgantara. Sementara Thareq mulau muncul pas perusahaan berkolaborasi bersama dengan PT Pos Indonesia (Persero) sebabkan perangko spesifik Habibie-Ainun.
Berikut ini adalah profil lebih lengkap bisnis yang digeluti oleh ke dua anak Habibie, dikutip berasal dari Merdeka.com, Jumat 13 September 2019.
1. Ilham Akbar Habibie
Ilham lahir di Aachen, Jerman terhadap 16 Mei 1963. Dia lahir dan besar di Jerman mengikuti jejak ayahnya pas belajar dan bekerja di sana. Selama nyaris 31 th. Ilham tinggal dan menempuh pendidikan di Jerman.
Dia mengawali sekolah di Elementary School Windmuehlenweg, kemudian ke High School Hochrad, dan akhirnya menempuh belajar di Technical University of Munich, Jerman sampai menuntaskan gelar insinyur sampai doktor di kampus yang mirip bersama dengan hasil summa cum laude.
Selain itu, dia termasuk mengambil mengambil Program International Executive, INSEAD, di Prancis dan Singapura. Pada 2003 dia sukses mendapat gelar MBA (Master of Business Administration) di dalam sekolah bisnis di Universitas Chicago.
Sebagai Sarjana Penerbangan, dia membidangi Program Regio Prop, membangun proyek pesawat komersial buatan di dalam negeri, pengembangan berasal dari N-250.
Dalam proyek ini dia menggandeng Erry Firmansyah, mantan direktur utama PT Bursa Efek Indonesia (BEI), untuk membangun perusahaan PT Regio Aviasi Industri (RAI). Ilham berusaha keras mewujudkan mimpi besar ayahnya agar Indonesia mampu tetap sebabkan pesawat terbang sendiri.
Pria berusia 56 th. ini termasuk dikenal sebagai pengusaha. Dia merupakan CEO PT ILTHABI Rekatama dan komisaris berdiri sendiri perseroan PT Visi Media Asia Tbk (Viva) serta komisaris utama di PT Bank Muamalat. www.pokerpantai.org
Bersama bersama dengan PT Pollux Properti Indonesia Tbk, Ilham akan membangun gedung pencakar langit di Batam bernama Megasuperblok Meisterstadt Batam. Gedung ini dibangun lewat kerja mirip Ilham bersama dengan bersama dengan PT Pollux Barelang Megasuperblok yang perlu dana sampai US$1 miliar atau lebih kurang Rp14 triliun.
Baik Ilham maupun Thareq sama-sama fokus di dalam mengelola The Habibie Center. Thareq diketahui bekerja sebagai Anggota Dewan Pembina di The Habibie Center. Sementara Ilham tersedia di posisi Ketua Institut Demokratisasi lewat Sains dan Teknologi.
Sebagai informasi, The Habibie Center adalah yayasan yang berusaha memajukan modernisasi dan demokratisasi di Indonesia. Kegiatan yang ditunaikan berbentuk seminar, perlindungan Anugerah Habibie (Habibie Award) dan diskusi topik yang berkenaan bersama dengan sumber kekuatan manusia (SDM) dan berkenaan bersama dengan pengetahuan pengetahuan dan teknologi.

No comments:
Post a Comment