Orang Terkaya Indonesia Beli Klub Sepak Bola Italia - PANTAIPOKER

Breaking

Friday, November 1, 2019

Orang Terkaya Indonesia Beli Klub Sepak Bola Italia

Orang Terkaya Indonesia Beli Klub Sepak Bola Italia

Orang Terkaya Indonesia Beli Klub Sepak Bola Italia




pokerlegenda 88
Satu kembali orang terkaya Indonesia menjadi pemilik klub sepakbola di luar negeri. SENT Entertainment, sebuah perusahaan yang sahamnya dimiliki Robert Wijaya Suwanto dan Robert Budi Hartono mengakuisisi Como 1907 Football Club, klub sepak bola di Italia.

Dikutip berasal dari Jumat 18 Oktober, 2019, langkah akuisisi yang dibuat SENT Entertainment dilaksanakan untuk mengembangkan konten menarik mengenai Como 1907.

“ Como punya era lalu, tradisi, dan sejarah yang unik. Pertunjukan dan pertolongan yang dibawanya merupakan sesuatu yang istimewa bagi kami,” kata Managing Director SENT, Michael Gandler.

Sekadar informasi, SENT Entertainment berbisnis di bidang tempat dan hiburan. Sementara Robert Budi Hartono diketahui sebagai orang terkaya di Indonesia versi Forbes. Selain pemilik perusahaan rokok Djarum, Robert Budi Hartono terhitung menjadi pemegang saham mayoritas bank swasta terbesar, BCA.

Mengutip laporan Forbes, Robert Budi Hartono berstatus sebagai orang terkaya di Indonesia sepanjang beberapa th. terakhir. Sementara data Bloomberg Billionaire Index melaporkan kekayaan Budi Hartono raih US$15,3 miliar (Rp216,28 triliun).

Pengusaha Indonesia makin lama tertark untuk membeli saham klub-klub sepak bola luar negeri. Setelah Erick Thohir di Intermilan, kini Santini Group yang membeli saham klub Inggris, Tranmere Rovers.

Melalui laman formal klub, Chairman Tranmere Rovers, Mark Palios, memberitakan pembelian saham oleh Santini Group. Klub yang berlaga di divisi tiga itu menerbitkan saham baru untuk investor eksternal.

“ Mereka dapat menjadi pemegang saham minoritas di klub,” kata Mark Palios, dikutip berasal dari account formal Tranmere Rovers, Rabu 4 September 2019.

Santini Group dilaksanakan oleh keluarga Wanandi, yaitu Wandi, Lukito, dan Paulus Wanandi. Grup ini menanamkan modalnya di memproduksi otomotif, pembangunan real estate, jasa keuangan, dan infrastruktur. Perusahaan ini terhitung punya beberapa saham pabrik baterai mobil listrik di Brisbane, Australia.

“ Saya dan Nicola menghabiskan waktu untuk bersama mereka di Wirral dan Indonesia untuk saling memahami. Yang paling penting, untuk memastikan bahwa investor tahu mengenai klub (Tranmere Rovers),” jadi Mark Palios.

Palios mengatakan, suntikan dana Santini dapat sebabkan klub sepak bola ini makin lama “ lincah” mengarungi League One atau kasta ke tiga Liga Inggris ini. Dana segar itu dapat sebabkan mereka menggerakkan sederet proyek, layaknya mengurangi pinjaman klub, menambah anggaran pertandingan, dan pengadaan WiFi di stadion.

“ Singkatnya, suntikan dana ini dapat sebabkan kita yakin diri. Kami dapat stabil dan juga aset dasar dan sumber keuangan dapat konsisten tumbuh,” kata pokerlegenda 88.

Palios menyebut Santini terhitung dapat mendukung klub yang berdiri sejak 1884 itu untuk mengembangkan pasar internasional, terhitung Asia. Plus, menambahkan nilai ekstra untuk memperkuat posisi klub sebagai “ More Than Just A Football Club,” kata dia.

Nantinya, jadi Mark Palios, Lukito dapat ditempatkan di jajaran direksi perusahaan. Lalu, Nicola Palios dan Mark dapat memimpin operasional klub bersama Managing Director Tranmere Rovers, Dawn Tolcher, dan tim manajemen senior lainnya.

Palios terhitung berterima kasih kepada pebisnis Indonesia, Simon Nainggolan, yang sudah memperkenalkan dirinya kepada Santini. “ Simon dapat menjadi pengunjung teratur Prenton Park layaknya dia menjembatani klub bersama bisnis internasional,” kata dia.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...