Kisah Mualaf Bos JNE Johari Zein dan Mimpi 99 Masjid

www.pokerpantai.org
kami pasti tak asing kembali dengan JNE. Ya, perusahaan ini tawarkan layanan pengiriman paket.
Tapi, tahukah anda bahwa sang pendiri JNE merupakan seorang mualaf?
Kamis 31 Oktober 2019, pendirinya adalah Johari Zein adalah Djohari Zein. Johari ini lahir di Medan, Sumatera Utara, pada 1954 berasal dari keluarga pedagang Tionghoa. Keluarganya menganut agama Budha dan dia pernah bersekolah di sekolah Katolik.
Pada 1982, Johari “ berjumpa” dengan Islam dan memutuskan untuk mualaf. Sejak itulah, Alquran jadi wejangan hidupnya.
Mengapa memilih jadi mualaf? Tak diceritakan secara detail apa yang membawa dampak founder JNE ini memutuskan menganut Islam. Dikatakan bahwa Johari sudah bertemu dengan kebenaran didalam Islam. Inilah yang mengetuk pintu hati untuk memeluk agama Islam.
Insting bisnis Johari jadi tumbuh di usia muda. Kala itu tetap 12 tahun. Kala itu, dia tukar ke Jakarta pada 1966.
Johari muda yang tetap duduk di bangku SMP berjualan majalah kepada teman-temannya. Usaha ini konsisten berlanjut sampai SMA.
Sadar menyukai dunia bisnis, Johari melanjutkan pendidikan ke Akademi Perhotelan Trisakti. Setelah lulus, dia segera bekerja di Hilton International Hotel.
Pada 1980, Johari tukar ke perusahaan pengiriman multinasional, TNT. Di sana, pria ini bekerja sebagai sales.
Beberapa tahun kemudian, Johari dipromosikan jadi operation manager TNT Indonesia. Namun, dia memilih mundur waktu berada di puncak karier. Pria asal Sumatera Utara ini memilih mendirikan perusahannya sendiri.
Pada 1985, Johari meniti perusahaan jasa pengiriman. Namanya, Worldpak dan berubah nama jadi Pronto.
Lima tahun kemudian, seluruh sahamnya dijual. Johari pun mendirikan PT Jalur Nugraha Ekakurir (JNE).
Pada awal berdirinya JNE, Johari sudah delapan tahun memeluk Islam. Dia percaya apa yang dilakukannya demi kebaikan, demi menopang orang yang lebih membutuhkan.
Pernah suatu hari, Johari berdoa di Masjidil Haram waktu umroh tahun 2009. Pada kesempatan itu, dia menghendaki kepada Allah untuk dapat diizinkan mendirikan masjid.
Lalu, pria ini mendapatkan jawaban lewat mimpi. “ Jangankan 1, 99 masjid pun diizinkan”. Suara itu keluar di mimpinya. Baginya itu bukan sekadar mimpi yang biasa, melainkan sebuah perintah yang perlu dilaksanakan.
Munculah tekad untuk mendirikan 99 masjid. Setiap masjid diberi nama sesuai dengan Asmaul Husna.
Dari tekad itu, berdirilah Johari Zein Foundation yang didirikan pada 3 Mei 2017. Tujuan yayasan ini yakni untuk membangun 99 masjid di penjuru dunia.
Tak hanya membangun masjid, Johari juga aktif melakukan kesibukan amal lainnya, seperti menopang fakir miskin dan anak-anak yatim. Baginya, beramal jadi kewajiban tiap tiap Muslim yang diwajibkan gara-gara diperintahkan di Alquran.
Ketika bepergian ke Texas, tidak lengkap terkecuali tidak mencicipi gurihnya daging barbekyu ala negara anggota yang kental dengan nuansa koboi itu. Sayangnya, barbekyu yang dijual di Texas mayoritas tidak halal.
Padahal negara anggota Amerika Serikat tersebut mempunyai populasi imigran Muslim berasal dari beraneka belahan dunia yang tak sedikit.
Melihat kesempatan bisnis lumayan besar, dua pria asli Texas, Robert West dan Jason Bones coba menangani kerinduan dapat daging barbekyu yang harum tapi halal. Mereka mengakses toko barbekyu keliling Chopped n Smoked pada musim semi tahun lalu.
" Anda tidak dapat menggunakan seluruh hidup Anda di Texas terkecuali tidak pernah mencicipi daging BBQ. Seseorang perlu melakukan sesuatu," kata West seperti dikutip Dream berasal dari laman wrln.org, Rabu, 1 Juli 2015.
Menggunakan food truck sebagai toko, Chopped n Smoked selalu ada di kira-kira Sugar Land, sebuah kota yang jadi anggota berasal dari Greater Houston.
West lahir dan besar di Houston sebagai penganut Mormon. Dia pernah masuk Korps Marinir AS dan dikirim ke Irak dan Kuwait. Kemudian, ia jadi mempertanyakan keyakinannya dan memutuskan memeluk Islam pada tahun 2009. Setelah itu dia menikahi wanita Texas keturunan Indian yang keluarganya adalah Muslim.
Sementara Bones adalah keturunan Indian-Amerika dan memeluk agama Katolik.
" Kami coba untuk mendobrak stereotype," kata West, yang memelihara jenggot, kenakan kacamata dan topi jerami ala koboi. " Ketika pelanggan melongok ke jendela food truck, mereka selalu memberi salam 'Assalamualaikum! kepada Bones. Dan dia hanya menjawab 'Hai'. Lalu, saya menjawab salam berasal dari samping. Dan mereka berbicara 'Oh, itu orang putih di sudut (yang Muslim)'."
West mengakui tetap banyak pelanggan Muslim mencurigakan kehalalan daging BBQ yang digunakan maupun identitas muslimnya.
Beberapa Muslim lebih ketat daripada yang lain dikala dihadapkan pada masalah daging halal. Daging babi haram bagi Muslim. West mengatakan daging BBQ yang dijualnya sudah memenuhi standar halal menurut Islam.
Bagi West dan Bones, daging BBQ yang mereka menjual seluruhnya diolah dengan langkah tipe Texas. Bumbu yang digunakan sepanjang mengasap BBQ juga sederhana, terdiri berasal dari garam, merica, bubuk bawang putih dan bawang merah, jinten dan gula. " Mayoritas pelanggan kami adalah Muslim yang mencari BBQ halal," kata West. www.pokerpantai.org
Dalam waktu singkat, Kedatangan food truck Chopped n Smoked jadi terdengar berasal dari mulut ke mulut. Banyak pelanggan yang perlu antre untuk dapat menikmati kelezatan BBQ halal West dan Bones.
" Banyak wanita berhijab yang berdiri mengantre mengobrol dengan pelanggan lainnnya. Semuanya berkomunikasi akrab dan bergaul tanpa ada sekat. Inilah yang kami inginkan," ujar dia.
Hanya satu rahasia BBQ Chopped n Smoked yang tidak berkenan dibagikan oleh West dan Bones, yakni pengganti berasal dari bourbon (alkohol dilarang didalam Islam) yang biasa dipakai sebagai saus tradisional BBQ.
West beralasan mereka perlu bekerja keras untuk mendapatkan saus yang setara dengan bourbon.

No comments:
Post a Comment