Usai Gadaikan Istri Rp 250 Juta, Suami Salah Bunuh Orang

www.pokerpantai.org
Warga Desa Jenggrong, Kecamatan Ranuyoso, Lumajang, Hori, 43 tahun, menggadaikan istrinya ke orang lain. Dia menggadaikan sang istri dikarenakan tak dapat membayar pinjaman senilai Rp250 juta.
Awalnya, Hori idamkan memperoleh lagi sang istri bersama langkah menukarnya bersama sebidang tanah. Tapi, langkah itu ditolak si pemberi utang, Hartono, Warga Somo, Kecamatan Gucialit.
Demi memperoleh lagi sang istri, Hori pun nekat dan melakukan tindakan kriminal. Dia berencana membunuh Hartono.
Tapi, upaya pembunuhan pada Hartono itu justru tidak benar sasaran.Hori justru membunuh Toha, yang posturnya sama bersama Hartono.
Polres Lumajang menyebut, Hori sebenarnya telah melakukan pengintaian untuk membunuh Hartono dan menjemput sang istri. Setelah pengintaian, Hori berencana menghadang Hartono di sebuah jalur di desa Sombo.
Jalan tersebut, kata Kapolres Lumajang, AKBP Arsal Sahban, sering dilewati Hartono. Tapi, Hori ternyata justru mengeksekusi Toha.
" Ini persoalan pembunuhan unik dan baru pertama kali saya tangani. Motifnya, menggadaikan istrinya bersama senilai uang," kata Arsal, diakses Kamis, 12 Juni 2019.
Selain menyoroti persoalan pembunuhan yang terjadi, Arsal termasuk menyaksikan persoalan penggadaian manusia yang dikerjakan Hori.
" Kalau betul ini terjadi, berarti ada degradasi moral dan problem sosial yang perlu kami benahi bersama," ucap dia.
Arsal menyebut, Hori telah mengakui persoalan pembunuhan yang dilakukannya. " Kita telah periksa dan tersangka mengakui," ucap dia.
Sungguh tega perlakuan HN kepada ayah kandungnya, N yang telah berusia 64 tahun. Wanita 30 th. itu menusuk sang ayah cuma dikarenakan perkara sepele.
Senin 3 Juni 2019, peristiwa itu berlangsung pada Sabtu 1 Juni 2019, kira-kira pukul 17.00 Wita di Lingkungan Karang Baru Selatan, Kelurahan Karang Baru, Mataram.
Saat itu HN yang tengah tidur dibangunkan oleh sang ayah untuk melakukan sholat Ashar. Namun, wanita yang bekerja sebagai perawat di rumah sakit Mataram itu justri mengamuk.
" Korban membangunkan pelaku untuk sholat Ashar, tetapi pelaku tidak terima," kata Kabid Humas Polda NTB, AKBP Purnama.
Dibangunkan sang bapak, HN justru emosi. Dia masuk ke dapur dan muncul sambil menghunus pisau. Tanpa basa-basi, HN menusuk sang ayah di dada dan pinggang.
" Korban mengalami luka kronis dan tetap pendarahan. Korban sempat dilarikan ke Rumah Sakit Angkatan Darat. Namun nyawanya tak tertolong," malah Purnama.
Nasib tragis dialami oleh S, anggota DPRD Sragen, Jawa Tengah. Dia ditemukan tewas sesudah diduga diracun oleh wanita selingkuhannya, dosen berinisial N (41).
Menurut Kasat Reskrim Polres Wonogiri, AKP Aditya, polisi telah menjebloskan N di tahanan Kejaksaan Negeri Wonogiri. N sengaja dititipkan dikarenakan polisi tidak mempunyai sel spesifik wanita.
Penangkapan N dikerjakan sesudah polisi mendapat panduan dari hasil autopsi sebagian organ didalam S. www.pokerpantai.org
" Kematian anggota DPRD Kabupaten Sragen ini murni pembunuhan berencana," ujar Aditya, dikutip dari , Sabtu 20 April 2019.
Namun, Aditya tidak menyebutkan organ tubuh yang di check itu. Selain hasil autopsi, lanjut dia, tim penyidik termasuk mengundang sejumlah orang dekat S untuk diperiksa. Salah satunya N, yang sesudah itu ditetapkan sebagai tersangka.
" Kami meminta keterangan N, tidak benar satu orang dekat korban. Tetapi ada kejanggalan waktu dia berikan keterangan. Dan kami pada akhirnya tingkatkan statusnya jadi tersangka," lanjut Aditya.

No comments:
Post a Comment