Selamatkan Nyawa Bocah dengan Kelainan Jantung, Tenaga Kesehatan Ini Diganjar Hadiah Pernikahan Impian
Tenaga kebugaran menjadi saksi mata atas banyaknya rasa sedih yang berlangsung akibat pandemi COVID-19. Setiap hari mereka harus dihadapkan pada keadaan yang tak menentu pada tiap tiap pasien yang mereka rawat. Belum kembali bakal kematian yang berlangsung akibat virus mematikan ini. Tentu ini menjadi beban psikologi bagi para tenaga kesehatan.
Sudah sewajarnya tenaga kebugaran memperoleh hadiah atau penghargaan atas jasa mereka. Seperti yang di terima oleh Nikita Horton, seorang tenaga kebugaran di Atlanta yang sehabis merasakan banyak kesulitan selama setahun terakhir. Tak disangka jerih payahnya melindungi salah satu pasien sampai sembuh membuatnya memperoleh ganjaran sebuah pesta pernikahan yang cukup mewah.
Horton harus berurusan bersama dengan kasus kebugaran pribadi dan kehilangan orang yang dicintai sambil lihat banyak kematian didalam satu hari sebagai pekerja sosial ICU pasien COVID-19. Menjadi tenaga kebugaran di sedang pandemi sebabkan Horton harus menunda pernikahan yang ia impikan bersama dengan sang kekasih.
Sebagai bentuk isyarat terima kasih dan penghargaan atas pengorbanannya, Horton memperoleh pernikahan impiannya secara gratis dari Miss Willy's Dream Wedding Giveaway bersama dengan 24 vendor ternama. Ini menjadi ajang pertolongan acara pernikahan gratis bagi tenaga kebugaran yang harus menunda pernikahan mereka karena pandemi COVID-19.
Mendapatkan pernikahan impian
"Kami tidak mampu cukup mengucapkan terima kasih. Kami terlampau berterima kasih dan mulai terhormat bahwa Anda semua telah memberi peluang dan memilih kami," ungkap Archer di hari pernikahannya.
Horton mengenakan gaun siluet putri duyung dan Archer, pasangannya yang mengenakan sehabis paisley hijau tua pada hari pernikahan mereka. Jika bukan karena hadiah, pasangan ini bakal menggunakan jutaan dollar untuk hari pernikahannya.
Horton menyebut pernikahan ini membangkitkan semangatnya sehabis melewati tahun sulit yang ia rasakan karena harus bekerja sembari mendapat perawatan di tempat tinggal sakit karena kasus pernapasan.
"Melihat kematian adalah hal yang biasa bagi saya, orang-orang ada di sini suatu hari, pergi keesokan harinya. Tidak memiliki peluang untuk bersama dengan keluarga dan termasuk berurusan bersama dengan kasus kebugaran layaknya saya itu adalah hal menakutkan," ungkap Horton.


No comments:
Post a Comment