Punya Rp 524 Triliun, CEO Alibaba Group Jack Ma Bingung Habiskan Kekayaannya

Siapa yang tak mengerti Jack Ma? Mungkin banyak. Akan tetapi, bagi yang mengenalnya, mereka pasti mengerti bahwa nama taipan China itu kerap masuk didalam deretan orang-orang bersama kekayaan super di dunia: dan, itu sebetulnya benar belaka. Pantaipoker Ceme
Mengutip Majalah Forbes, di th. 2017, CEO Alibaba Group Jack Ma duduki posisi sebagai orang terkaya ke dua di China dan ke-23 di dunia. Ia diperkirakan mempunyai kekayaan tak tidak cukup berasal dari US$ 39,2 miliar atau setara Rp 524 triliun.
Lantas, sesudah mengerti bahwa tersedia orang bersama kekayaan teristimewa sebanyak itu di dunia, bagaimana Anda membayangkan duit Jack Ma akan habis? Menjawabnya, Anda tak mesti bingung: Jack Ma sendiri pun kelimpungan.
Sebagai pebisnis berumur 53 th. yang membawahi 18 unit bisnis di seluruh dunia di bawah Alibaba Group, misal, Jack Ma mengaku kepayahan bikin menggunakan pundi-pundinya. Dalam sebuah wawancara bersama Bloomberg, lelaki bernama asli Ma Yun itu bilang bahwa kepayahan berikut disebabkan oleh tuntutan pekerjaan yang membuatnya “tak mempunyai banyak selagi untuk menggunakan uang”.
Sejak pembukaan kuartal pertama th. 2017, kekayaan Jack Ma sebetulnya meningkat tajam. Lantaran harga saham Alibaba yang tetap berlipat ganda, harta Jack Ma jadi tambah pesat sampai US$ 13,3 miliar. Akibat keadaan semacam ini, kekayaan miliknya seperti mengalir terus, sepanjang waktu, dan tak terbendung sama sekali.
Dalam wawancara yang sama, Jack Ma bercerita bahwa ia kerap mendapat komentar berasal dari orang-orang soal kehidupannya: “Jack, kau bisa menggunakan duit lebih banyak berasal dari pemerintah. Lebih banyak berasal dari orang lain. Dan kau adalah pemilik seluruh aset.” Meresponnya, Jack Ma hanya berbicara sambil tersenyum, “Berapa banyak duit yang bisa anda habiskan?”
Di segi lain, saking tajirnya, harta yang tak habis-habis digunakan Jack Ma untuk menanam investasi di sana-sini. Dibelilah saham banyak perusahaan besar dunia seperti seperti orang biasa membeli roti bakar: investasi Jack Ma tersebar di banyak negara, jadi berasal dari Snapchat, Lyft, perusahaan e-dagang asal Indonesia, Tokopedia, dan tetap banyak lagi.
Namun, di balik seluruh itu, mesti diketahui bahwa Jack Ma sebetulnya dikenal sebagai konglomerat yang kerap melontarkan pernyataan kontroversial. Sebuah apartemen di Hong Kong seharga US$ 36 juta atau kira-kira Rp 480 miliar yang dibeli Jack Ma barangkali jadi saran bahwa yang terlihat berasal dari mulutnya didalam wawancara bersama Bloomberg itu cuman banyolan.
Akan tetapi, menanggapi seluruh ontran-ontran itu, Jack Ma tetaplah Jack Ma: ia nyata-nyata lelaki bersama kekayaan adimanusiawi. Awal 2017 lalu, didalam Forum Ekonomi Internasional di St. Petersburg, ia berkata: "Membuat Alibaba merupakan kesalahan terbesar saya sepanjang hidup."
Mendengar pernyataan itu, Anda tak mesti bingung. Mungkin saja Jack Ma tengah mengakibatkan lelucon, atau barangkali saja tidak. Anda, toh, termasuk tak mesti menebak-nebaknya.

No comments:
Post a Comment