Tinggal di Wilayah Wabah Corona, Wanita Ini Menangis Tak Punya Masker

Pantaipoker Ceme - Wabah virus corona baru yang benar-benar ringan menular sebabkan persediaan masker di apotek dan toko kesehatan di China menipis, bahkan sampai habis.
Akibatnya, tidak sedikit warga China yang tidak sanggup meraih masker gara-gara barang yang paling dicari itu udah terjual habis di semua negeri.
Salah satu warga China yang tidak meraih masker adalah seorang wanita yang sedang naik kereta api. Seperti yang keluar dalam video yang dibagikan akun @kyuju32810 lewat Twitter ini.
Disebutkan bahwa wanita itu naik kereta di Provinsi Shaanxi, yang merupakan salah satu lokasi bersama dengan jumlah kasus 2019-nCov terbesar di China, tak hanya Hubei.
Dalam video, wanita itu tampak risau bersama dengan penyebaran virus corona. Dia mengupayakan menutup hidung dan mulutnya bersama dengan menarik kerah jaketnya.
Kondektur kereta yang memandang hal itu merasa terusik bersama dengan tingkah wanita tersebut. Dia pun berhenti dan menanyakan kepada wanita tersebut.
Wanita itu bilang bahwa dia tidak sanggup belanja masker. Saat menyebutkan itu, tampak air matanya jatuh di atas pipinya.
Tanpa berpikir dua kali, kondektur kereta merogoh saku mantelnya dan mengeluarkan masker baru sebelum saat menyerahkannya kepada wanita itu.
Dia bahkan menolong wanita itu mengenakan masker. Dia kemudian menegaskan wanita itu bahwa dia akan baik-baik saja. Masker itu akan melindunginya dari virus.
Sementara itu, dalam cuitannya, kyuju32810 mengungkapkan kesedihannya memandang kondisi wanita berikut yang tidak sanggup belanja masker gara-gara kehabisan.
Dia termasuk mengecam orang-orang yang mengfungsikan krisis virus corona baru untuk meraih keuntungan besar bersama dengan menjual masker bersama dengan harga mahal.
Wabah virus corona makin lama mengerikan saja. Virus mematikan ini menyebar bersama dengan benar-benar cepat ke lebih dari 20 negara agar mengakibatkan kekhawatiran. Data terbaru menyebutkan sekitar 20 ribu orang udah terpapar virus yang bermutasi menjadi 2019-NCoV ini.
(Baca: Pengidap Baru Virus Corona Bertambah 3.119 Orang Dalam Sehari, Cek Negaranya!)
Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) termasuk udah mengeluarkan peringatan bersama dengan menentukan kasus virus corona dalam standing darurat global.
WHO termasuk udah mengeluarkan sebagian himbauan Standar Operasional Prosedur (SOP) untuk menghambat penularan corona secara lebih masif.
Salah satunya menghimbau masyarakat untuk mengfungsikan masker. Penggunaan masker merupakan hal yang ringan dilakukan, harganya pun terbilang murah.
Namun kelangkaan masker di pusat penyebaran virus corona di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China sebabkan sebagian warga menyita cara ekstem.
Beberapa hari belakangan, banyak video yang viral di media sosial China perlihatkan warga merebus masker bekas dipakai.
Menurut video yang beredar, cara ini terpaksa digunakan untuk menghemat masker yang merasa langka untuk didapatkan.
Dalam video, tampak masker sekali mengfungsikan itu direbus di dalam wajan atau panci. Setelah itu, masker dijemur seperti biasa dan kemudian dipakai lagi.
Meski merebus masker akan kurangi efektivitasnya dalam menangkal penyebaran virus, warga China tak mempunyai cara lainnya.
Sementara itu, meski laporan mengklaim bahwa pabrik bekerja non-stop memproses masker, nyatanya toko kesehatan dan apotek senantiasa kehabisan persediaan.
Salah satu warga dari Kota Lanzhou, Provinsi Gansu, menyebutkan sekarang ini benar-benar sulit meraih masker di apotek.
" Mereka bilang virus (corona) itu sanggup dibunuh jika direbus dalam air bersama dengan suhu 65 derajat Celcius selama 30 menit. Karena itu di kala genting seperti ini butuh cara yang cepat dan tepat," katanya.
Katanya lagi, meski mengetahui bahwa efektivitas masker berkurang sesudah direbus, tetapi masih lebih baik daripada tidak memakainya mirip sekali.
Di lain pihak, seorang jurubicara Gansu Health Commission memperingatkan bahwa merebus masker sekali mengfungsikan bersama dengan suhu 65 derajat Celcius itu tidak akan berguna.
" Kami tidak merekomendasikan warga untuk Mengenakan ulang masker sekali mengfungsikan itu. Masker, khususnya yang masker N95, kudu diganti tiap-tiap empat jam sekali," katanya.
Hingga Senin, 3 Februari 2020, jumlah korban meninggal akibat virus corona di China udah capai 361 orang.
Sementara kasus orang positif terjangkit virus corona di semua dunia udah capai angka 17.391 kasus.

No comments:
Post a Comment