Kisah Pilu Wanita Indonesia Dijual ke China, Modus Nikah Palsu - PANTAIPOKER

Breaking

Friday, November 1, 2019

Kisah Pilu Wanita Indonesia Dijual ke China, Modus Nikah Palsu

Kisah Pilu Wanita Indonesia Dijual ke China, Modus Nikah Palsu

Kisah Pilu Wanita Indonesia Dijual ke China, Modus Nikah Palsu




dewapoker
Sebanyak 29 wanita sukses diselamatkan berasal dari kejahatan perdagangan orang. Mereka dijual ke Tiongkok oleh penyalur dengan modus pernikahan pesanan.

Para korban ini mengalami banyak variasi perlakuan yang tidak manusiawi. Salah satu korban, Monika, membeberkan tragedi yang dialaminya.

Senin 24 Juni 2019, wanita 23 tahun asal Pontianak, Kalimantan Barat, itu menceritakan kisah kelamnya. Semula, dia diperkenalkan oleh temannya kepada perekrut yang biasa disebut makcomblang.

Waktu itu, Monika bersua dengan dua orang perekrut. Satu orang berasal berasal dari Tiongkok, sedang lainnya berasal dari Indonesia.

Monika kemudian ditawari menikah dengan pria Tiongkok oleh makcomblang. Dia dijanjikan duwit Rp20 juta disempurnakan jaminan kesejahteraan untuknya dan keluarga.

" Saya dipertemukan dua pria Tiongkok di Pontianak, ditawari nikah dengan dia. Saya enggak rela dan aku dicarikan pria lainnya oleh makcomblang," kata Monika.

Monika kemudian dibawa ke Singkawang. Di sana, makcomblang mempertemukannya dengan dua pria yang termasuk berasal dari Tiongkok.

Pertemuan berjalan di sebuah rumah. Dalam pertemuan itu, Monika mengaku ditanya apakah sepakat menikah dengan pria Tiongkok selanjutnya atau tidak.

" Saya bertanya aman enggak di sana gara-gara nikah sama orang luar negeri. Kata dia, 'kamu di sana hidupnya enak nanti'. Oke lah, aku rela yang ini, aku menentukan salah satu laki-laki itu," ucap dia.

Sesaat kemudian, dia menjalani prosesi pernikahan yang sudah disiapkan perekrut. Wanita itu menerima cincin kawin dan duwit mahar Rp19 juta.

Setelah prosesi pernikahan, Monika diminta pulang dulu ke rumahnya. Keesokan harinya, dia dijemput makcomblang lantas dibawa ke sebuah tempat tinggal untuk menandatangani surat nikah.

" Di situ tersedia dua orang laki-laki, aku enggak kenal. Dia bertanya saya, benar rela ikut ke Tiongkok? Saya bilang oke mau, habis itu aku isyarat tangan surat itu," terang dia.

Sepekan berlalu, Monika diberangkatkan sendirian ke Tiongkok terhadap 18 September 2018 lewat Bandara Internasional Soekarno-Hatta. Di bandara, dia bersua dengan dua orang agen berasal dari Tiongkok.

" Itu adik bos besar (agen) Tiongkok. Lalu berangkat, aku terbang ke Tiongkok bertiga," kata dia.

Tiba di sana, Monika tidak langsung diantar ke area tinggal suaminya melainkan sebuah apartemen. Di sana rupanya sudah tersedia tiga wanita Indonesia lainnya.

Barulah keesokan harinya, Monika dijemput keluarga sang suami. Dia lantas dibawa ke tempat tinggal mertuanya.

Tinggal di tempat tinggal mertua, Monika tidak memperoleh kebahagiaan sama sekali. Dia justru sering diperlakukan tidak manusiawi dan sering mendapat kekerasan baik berasal dari suami maupun mertuanya.

Bahkan, dia dulu ditelanjangi gara-gara menolak terjalin badan dengan suaminya. Padahal, kala itu dia tengah menjalani siklus bulanan.

" Pas aku lagi singgah haid itu aku tidak melayani suami saya. Saya dimarahi mertua dan ditelanjangi pas musim dingin," ucap Monika.

Wanita itu mengaku tidak rela menuruti niat suaminya dan terus menangis. Dia termasuk minta dipulangkan.

Penderitaan Monika tidak selesai sampai di situ. Dia termasuk dipekerjakan dengan jam kerja yang tidak paham dan tidak menerima upah.

" Saya termasuk dipekerjakan sama mertua merangkai bunga, aku dipekerjakan berasal dari jam 7 pagi sampai 7 malam, dipaksa kerjanya harus cepat kalau telat dimarahi. Saya enggak dikasih duwit sama sekali," tutur Monika.

Serikat Buruh Migran Indonesia (SBMI) mencatat 29 korban TPPO yang sukses diselamatkan berasal berasal dari dua daerah. 13 orang berasal dari Kabupaten Senggau, Kalimantan Barat, sedang 16 lainnya berasal dari Jawa Barat.

Seorang wanita asal Indonesia menjadi korban penyerangan dan pemerkosaan di Rotterdam, Belanda. Insiden ini dilaporkan berjalan terhadap Sabtu pekan lalu.

Laman fasilitas setempat, NOS, melaporkan wanita yang merupakan mahasiswi itu tengah bersepeda berasal dari Stasiun Pusat Rotterdam menuju area tinggalnya di Herman Bavinckstraat. Dia sampai di kediamannya lebih kurang pukul 5.30 pagi kala setempat.

" Tidak lama sehabis mengunci sepedanya, dia diserang sampai terluka dan harus dilarikan ke tempat tinggal sakit," demikian laporan NOS, dikutip berasal dari merdeka.com, Senin 23 Juli 2018.

Kepolisian langsung membentuk tim penyidikan usai mendapat laporan terkait insiden tersebut. Mereka mencari saksi di lebih kurang lokasi, memeriksa rekaman CCTV, dan mencari rute yang dilewati korban.

" Pelaku diyakini berumur lebih kurang 20 tahun dan mengfungsikan mantel gelap. Dia nampak mengendarai sepeda berwarna gelap," ujar salah satu polisi.

Stasiun televisi lokal, RTV Rijnmond, melaporkan korban adalah seorang mahasiswi Indonesia yang mengikuti program pertukaran di Universitas Erasmus. Warga lebih kurang mendapatkan mahasiswi itu usai mengalami pemerkosaan.

Diduga, mahasiswi selanjutnya sudah dikuntit sejak berasal dari Avenue Concordia sampai ke area tinggalnya. Korban termasuk sempat dicekik dengan rantai sepeda.

Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal, membetulkan terjadinya insiden ini. Saat ini, korban mengalami trauma.

" Sejak tadi malam, tim pertolongan WNI KBRI Den Haag sudah berada di wilayah untuk menambahkan pendampingan. Selain itu, tim termasuk sudah berkoordinasi dengan otoritas setempat peranan memburu pelaku," kata dewapoker.

Kemlu tidak bersedia mengungkap identitas korban. Ini sesuai permohonan keluarga korban sekaligus prosedur yang sudah ditetapkan.

" Atas permohonan keluarga korban, kami mengusahakan memelihara privasi berasal dari kasus ini. Sesuai SOP Kemlu, kami harus memelihara identitas korban," terang Iqbal.

No comments:

Post a Comment

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental

Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Kung Fu hingga Terpental Viral Pemuda Aniaya Tukang Sol Sepatu dengan Tendangan Ku...