Bocah Kecil Terus Panggil Ibu Saat Bermain di Makam Kedua Orang Tuanya

Pantaipoker dominoqq
Ulah keji manusia pada hewan kadangkala di luar nalar. Selain menyakiti tubuh mereka karena kesal bersama dengan perilakunya, segelintir penduduk lakukan tindakan yang memicu orang lain kesal.
Salah satu perilaku tak terpuji itu diantaranya dikerjakan bersama dengan memberi makanan tak wajar kepada hewan-hewan tersebut.
Akun Instagram @makassar_iinfo belum lama ini mengunggah sebuah foto roti dan daging yang telah disisipi paku-paku kecil. Makanan tersebut diduga sering di sajikan untuk anjing.
"Ada-ada saja perbuatan manusia membunuh hewan, biar manapun seekor anjing itu ciptaan Tuhan Yang Maha Esa," demikian narasi dari account tersebut.
Dari foto-foto yang diunggah, terlihat paku-paku kecil melekat pada roti dan makanan diduga daging tersebut.
Namun unggahan tersebut tak menyebutkan di mana wilayah penemuan makanan itu termasuk hewan yang telah jadi korban.
Narasi yang dibikin pemilik account telah memicu banyak warganet kesal. Meski belum diketahui kebenarannya, netizen segera mengutuk perilaku pelaku yang tega memicu makanan jebakan berisi paku itu.
Seorang pria berusia 63 tahun di Jerman dinyatakan meninggal setelah mengalami infeksi yang langka. Infeksi ini diyakini disebabkan oleh air liur anjing peliharaannya.
Pada awalnya, lansia yang tak disebutkan identitasnya ini miliki tanda-tanda layaknya selesma. Selain itu termasuk terkandung bercak darah, memar dan pergantian warna kulit pada tubuhnya.
Sayangnya, kesehatannya memburuk dan dia meninggal karena mengalami kegagalan manfaat organ setelah 16 hari dirawat di rumah sakit.
Namun, apa yang menimpa pria Jerman ini bukan masalah kematian pertama yang diakibatkan oleh air liur anjing.
Pada tahun 2018, dua orang Amerika dilaporkan mengalami infeksi dari anjing mereka. Salah satu dari mereka meninggal. Sementara yang lain harus diamputasi sehingga infeksi tidak menyebar.
Dokter hewan Dr. Stephen Cole menyebutkan bakteri yang memicu infeksi adalah 'flora normal yang ada pada mulut anjing' dan umumnya tidak memicu penyakit mematikan apa pun.
Tetapi menurut riwayat medisnya, pria Jerman tersebut sehat, tidak menyatakan faktor-faktor tersebut di atas.
Pemilik hewan peliharaan dianjurkan untuk memeriksakan diri ke dokter jikalau miliki tanda-tanda layaknya selesma parah.
Masalahnya, tanda-tanda layaknya yang diderita pria Jerman itu mungkin besar disebabkan oleh hewan peliharaan sendiri.
Menurut Dr. Cole, bakteri tersebut ditularkan ke manusia hanya dalam masalah yang jarang. Penularan umumnya dari gigitan, bukan jilatan.
Meski begitu pria Jerman berusia 63 tahun itu meninggal setelah dijilat, bukan digigit, oleh anjing peliharaannya.
Pasien umumnya bakal mengalami infeksi parah layaknya pria itu jikalau miliki masalah kekebalan tubuh, limpa atau penyalahgunaan alkohol.
Dalam foto di tulisan Shamsuddin, tampak Afan sedang bermain pasir di kira-kira makam ibu dan bapaknya.
Tidak hingga di situ saja, Afan termasuk memanggil ibunya 'Bu, Bu'. Seolah inginkan mengajaknya berbicara.
" Sore ini bawa pergi ke makam ibu dan bapaknya, dia inginkan berbicara bersama dengan ibunya. Jika telah di sini, dia panggil-panggil 'Bu, Bu'," tulis Shamsuddin.
Yang menyedihkan, Afan seolah tak rela pulang. Dia inginkan bermain pasir di kira-kira makam ibu dan bapaknya. Padahal waktu di rumah dia tidak pernah bermain pasir.
Jelas sekali jikalau Afan terlampau rindu bersama dengan orang tuanya. Saat tangannya ditarik sehingga pulang ke rumah, Afan tidak mau.
" Tak rela pulang. Dia bahagia duduk main pasir di situ. Di rumah dia tak pernah rela main pasir."
" Ya Allah, sadar terlihat sekali dia rindu bersama dengan orang tuanya. Tarik tangannya ajak pulang, dia tak mau."
Bocah malang ini sekarang tinggal bersama dengan neneknya. Dia telah beberapa kali ini ziarah ke makam orang tuanya.
Tidak ada yang inginkan kehilangan orang tua tercinta, lebih-lebih di usia yang begitu muda. Semua orang tentu inginkan tumbuh dan berkembang di bawah asuhan orangtua.
Namun tidak demikian bersama dengan yang berjalan pada bocah Malaysia bernama Muhammad Arfan Ziqri atau dikenal bersama dengan julukan Afan tersebut ini.
Baru berusia dua tahun, dia kehilangan ke-2 orang tuanya. Orang tua Afan mengalami kecelakaan sepeda motor di Kuala Lumpur. Pantaipoker dominoqq
Yang lebih memilukan ulang adalah ibunya sedang mengandung adik Afan, yang diperkirakan kembar. Sekarang Afan telah kehilangan segalanya.
Ketika anak lain dirawat bersama dengan penuh kasih sayang oleh orangtua mereka, Afan yang berumur hampir dua tahun dan masih belum sadar apa-apa, telah tidak mendapat belaian manja orang tuanya.
Pilu rasanya hati menatap wajah polos Afan. Sungguh berat ujian yang ditanggung anak kecil ini.
Dia terlihat riang gembira. Bermain di kira-kira keranda, daerah jenazah orang tuanya disemayamkan.
Lebih memilukan lagi, Afan terlihat bermain waktu orang-orang sedang mensholatkan jenazah ke-2 orang tuanya.
Banyak yang mendoakan Afan jadi anak soleh yang selamanya mendoakan orang tua sehingga dimasukkan dalam golongan syurga.

No comments:
Post a Comment